140 atlet ramaikan Muaythai Wali Kota Cup Banjarmasin 2026
140 atlet ramaikan Muaythai Wali Kota Cup Banjarmasin 2026
Perayaan HUT ke-500 Banjarmasin diisi dengan ajang olahraga khas daerah
140 atlet ramaikan Muaythai Wali Kota – Sejumlah 140 atlet Muaythai turut serta dalam pertandingan Wali Kota Cup 2026 yang diadakan di Banjarmasin, Sabtu (9/5). Ajang tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Banjarmasin, yang menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas lokal dan menggali potensi olahraga tradisional. (Latif Thohir/Dudy Yanuwardhana/Hilary Pasulu)
Event yang diadakan di kompleks olahraga kota ini menampilkan berbagai kategori pertandingan, mulai dari kelas junior hingga senior, dengan tujuan menciptakan platform kompetitif yang menyenangkan serta mendorong pengembangan atlet muda. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar pelaku olahraga dan memperkuat semangat gotong royong dalam dunia sports lokal. Dengan partisipasi yang cukup besar, pertandingan ini menjadi salah satu dari sekian banyak rangkaian acara yang dirancang untuk merayakan sejarah kota yang telah berkembang selama lima abad.
Kejuaraan Muaythai sebagai cerminan prestasi daerah
Menurut pelatih tim Muaythai Banjarmasin, Dudy Yanuwardhana, ajang ini tidak hanya sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pembinaan olahraga daerah. “Pertandingan ini membantu melatih teknik dan mental atlet, sekaligus menyebarluaskan nama Banjarmasin ke tingkat nasional,” katanya dalam wawancara eksklusif. Ia menambahkan bahwa Muaythai menjadi olahraga yang cukup diminati di Kalimantan Selatan, dan kegiatan serupa sangat penting untuk mempertahankan minat masyarakat terhadap cabang olahraga ini.
“Muaythai adalah warisan budaya yang bisa dijadikan jembatan antara tradisi dan modernitas,” ujar Hilary Pasulu, salah satu atlet yang turut berpartisipasi. “Pertandingan ini memicu semangat berkompetisi dan membuat kami lebih percaya diri dalam bertanding di tingkat lebih tinggi.”
Pertandingan Wali Kota Cup 2026 dihadiri oleh atlet dari berbagai daerah di sekitar Banjarmasin, termasuk beberapa provinsi di Kalimantan Selatan. Puluhan pertandingan berlangsung sepanjang hari, dengan kejutan dari atlet muda yang menunjukkan kemampuan luar biasa di beberapa kelas. Salah satu ketua panitia, Latif Thohir, menyebutkan bahwa kegiatan ini juga dirancang untuk meningkatkan kualitas pengaturan even olahraga di kota ini. “Kami ingin menunjukkan bahwa Banjarmasin mampu menyelenggarakan event sekaliber ini dengan profesional dan terorganisir,” tegasnya.
Dalam rangka memperingati HUT ke-500 Banjarmasin, kejuaraan Muaythai ini diharapkan menjadi salah satu program yang bisa memperkuat pembinaan olahraga khas daerah. Sebagai cabang olahraga yang memiliki akar budaya lokal, Muaythai tidak hanya menawarkan tantangan fisik, tetapi juga membawa nilai-nilai tradisional seperti keberanian, ketangguhan, dan sikap sportif. Kejuaraan ini dirancang sebagai langkah konkret untuk menjaga dan mengembangkan olahraga tersebut di tengah persaingan dengan cabang-cabang olahraga internasional.
Kemitraan antar instansi dalam menyajikan even utama
Keberhasilan penyelenggaraan Wali Kota Cup 2026 didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Banjarmasin, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta organisasi Muaythai lokal. Kolaborasi ini menghasilkan pertandingan yang berjalan lancar, mulai dari registrasi hingga penilaian pertandingan. “Kami berharap kejuaraan ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk mengikuti cabang olahraga ini,” jelas Latif Thohir, yang juga menjabat sebagai ketua umum organisasi Muaythai Banjarmasin.
Sejumlah atlet yang tergabung dalam even ini mengakui bahwa dukungan dari pihak terkait sangat berpengaruh terhadap kualitas pertandingan. “Proses registrasi dan pengaturan pertandingan sangat rapi, sehingga semua peserta bisa berkompetisi secara adil,” kata salah satu atlet junior. Ia menambahkan bahwa acara ini memberikan kesempatan bagi atlet untuk berlatih dalam lingkungan yang kompetitif sekaligus menjalin persaudaraan dengan peserta dari daerah lain.
Persiapan menatap masa depan olahraga tradisional
Sebagai bentuk perayaan, Wali Kota Cup 2026 tidak hanya fokus pada pertandingan, tetapi juga pada pembinaan. Sejumlah atlet muda yang ikut serta diberikan pelatihan intensif sebelum even dimulai, dengan harapan mereka bisa berkembang di masa depan. “Mereka adalah calon pemimpin olahraga ini di Banjarmasin,” kata Dudy Yanuwardhana