Bacaan Doa Amil Menerima Zakat Fitrah
Bacaan Doa Amil Menerima Zakat Fitrah – Apakah Anda ingin mengetahui tentang doa yang harus dibaca oleh amil ketika menerima zakat fitrah? Baca artikel ini untuk memahami lebih lanjut tentang proses ini dan doa yang relevan.
Dalam bulan suci Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia melaksanakan kewajiban zakat fitrah. Zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan pada akhir bulan Ramadan sebagai tanda syukur atas nikmat selesai menjalani ibadah puasa.
Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk amil zakat yang bertanggung jawab atas pengumpulan dan distribusi zakat tersebut. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi doa yang seharusnya dibaca oleh amil ketika menerima zakat fitrah.
Doa Amil Menerima Zakat Fitrah
Berikut ini adalah doa yang biasa dibaca ketika menerima zakat fitrah:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَالِحَ الْأَعْمَالِ، وَاغْفِرْ لَنَا زَكَاةَ أَمْوَالِنَا، وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
“Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma taqabbal minna salihal a’maal, waghfir lana zakata amwalina, wa sallallahu ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa sahbihi wa sallim.”
Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, terimalah dari kami amal-amal yang shaleh, dan ampunilah kami atas zakat harta kami. Semoga rahmat Allah dilimpahkan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, serta keluarga dan sahabat-sahabatnya.”
Menurut situs resmi Nahdlatul Ulama, doa yang biasanya dibacakan saat menerima zakat fitrah adalah sebagai berikut menurut Habib Hasan Ahmad Muhammad Al Kaf:
ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ
Arab Latin: jarakallâhu fî mâ a’thaita wa bâraka fî mâ abqaita wa ja’alahu laka thahûran.
Artinya: Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu. (Habib Hasan Ahmad Muhammad al-Kaf, Taqrîrâtus Sadîdah, 2003: 418-420) Wallhu a’lam.
Kedua, doa saat menerima zakat menurut Syekh Nawawi Banten
طَهَّرَ اللهُ قَلْبَكَ فِي قُلُوْبِ الأَبْرَارِ وَزَكَّى عَمَلَكَ فِي عَمَلِ الأَخْيَارِ وَصَلَّى عَلَى رُوْحِكَ فِي أَرْوَاحِ الشُّهَدَاءِ
Arab Latin: Thahharallāhu qalbaka fī qulūbil abrār, wa zakkā ‘amalaka fī ‘amalil akhyār, wa shallā ‘alā rūhika fī arwāhis syuhadā’.
Artinya: Semoga Allah menyucikan hatimu pada hati para hamba-Nya yang abrar. Semoga Allah bersihkan amalmu pada amal para hamba-Nya yang akhyar. Semoga Allah bershalawat untuk rohmu pada roh para hamba-Nya yang syahid.
Bacaan Saat Memberi Zakat
Sama halnya dengan orang yang menerima zakat, pemberi zakat juga dianjurkan untuk membaca doa. Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia (MUI) berikut bacaan ketika membayar zakat:
Imam Nawawi dalam karyanya al-Adzkar, menganjurkan agar saat membayar zakatnya, seseorang membaca doa berikut:
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۗ اِنَّكَ اَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Arab Latin: Rabbanaa taqabbal minnaa, innaka antas samii’ul ‘aliim.
Artinya: Ya Tuhan kami, terimalah (amal) dari kami. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah [2]: 127) (Lihat: Zakariya an-Nawawi, al-Adzkar, hal 327)