Zakat

Cara Menghitung Zakat Mal Penghasilan dengan Mudah

Saya ingin berbagi cara mudah untuk menghitung1 zakat penghasilan atau zakat profesi. Zakat penghasilan adalah bagian dari zakat mal yang harus dibayarkan dari pendapatan rutin yang halal1.

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjelaskan, penghasilan termasuk gaji, honorarium, dan lainnya yang diperoleh dengan cara halal1. Ini berlaku untuk pekerjaan rutin dan tidak rutin, seperti dokter dan pengacara.

Untuk menghitung zakat mal penghasilan dengan mudah, ada beberapa hal penting:

1. Nishab zakat penghasilan adalah 85 gram emas per tahun1.

2. Kadar zakat penghasilan adalah 2,5% dari penghasilan bulanan1.

Jika Anda punya penghasilan rutin, bayar zakat penghasilan setiap bulan. Ini penting jika penghasilan Anda lebih dari nishab bulanan, yaitu 2,5% dari total penghasilan1.

Itu mudah, bukan? Saya harap penjelasan ini membantu Anda menghitung zakat mal penghasilan dengan benar. Jangan lupa bayar zakat Anda untuk keberkahan hidup. Semoga bermanfaat!

Pengertian Zakat Mal Penghasilan

Zakat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang punya lebih dari cukup harta. Mereka harus menyisihkan sebagian hartanya untuk dibagikan kepada yang membutuhkan2. Perintah zakat ada di banyak ayat Al-Quran, menunjukkan pentingnya2.

Definisi Zakat Mal Penghasilan

Zakat mal penghasilan adalah zakat dari kelebihan penghasilan setelah kebutuhan pokok terpenuhi3. Nishabnya adalah Rp. 5.240.000 per bulan, dan tarifnya 2,5% dari total penghasilan3.

Dalil dan Hukum Zakat Mal Penghasilan

Kewajiban zakat berdasarkan perintah Allah SWT di Al-Quran. Salah satu ayatnya adalah Surat Al-Baqarah ayat 43, meminta umat Islam untuk menunaikan zakat2. Hukum zakat mal penghasilan adalah wajib untuk Muslim yang punya lebih dari cukup harta2.

Jenis Zakat Nisab Tarif Zakat
Zakat Emas dan Perak 85 gram emas 2,5%
Zakat Perusahaan 85 gram emas 2,5%
Zakat Perdagangan 85 gram emas 2,5%
Zakat Saham dan Reksadana 85 gram emas 2,5%
Zakat Rikaz 20%
Zakat Fitrah Rp 40.000

Zakat mal penghasilan adalah kewajiban Muslim yang punya lebih dari cukup harta. Mereka harus mengeluarkan zakat dengan nisab dan tarif tertentu. Zakat ini akan dibagikan kepada yang berhak menerimanya342.

Syarat Wajib Mengeluarkan Zakat Mal Penghasilan

Umat Islam yang sudah balig dan punya penghasilan tetap, serta penghasilannya mencapai nisab, wajib bayar zakat penghasilan5. Nishab zakat untuk tahun 2024 adalah 85 gram emas, dengan harga per gram Rp1.016.681 pada 24 Januari 20245. Jadi, nishab per tahun adalah Rp86.417.885, dihitung dari Rp1.016.681 x 85 gram5.

Nishab zakat bulanan adalah Rp7.201.490, setara dengan 1/12 dari 85 gram emas dengan kadar 2,5%5. Jika gaji seseorang lebih dari Rp7.201.490 per bulan di tahun 2024, wajib bayar zakat 2,5% dari gajinya5. Orang harus bayar zakat jika gajinya lebih dari nishab yang ditetapkan5.

Nisab zakat penghasilan di setiap negara berbeda, tapi biasanya sekitar 85 gram emas per tahun6. Zakat penghasilan adalah 2,5% dari penghasilan bersih setahun6.

Zakat penghasilan hanya wajib bayar jika penghasilan mencapai nishab6. Orang harus menunggu satu tahun sebelum bayar zakat6. Zakat harus dari harta halal yang dimiliki penuh6.

Zakat penghasilan harus dibayarkan oleh orang dewasa yang berakal6. Tidak wajib bayar jika harta penghasilannya cukup untuk kebutuhan6. Zakat dari harta yang berkembang, bukan hanya gaji6.

Orang dengan utang tidak wajib bayar zakat karena harta masih ada utang6. Zakat harus dibayarkan kepada orang yang berhak menerimanya6.

Nishab dan Kadar Zakat Mal Penghasilan

Mengetahui nishab dan kadar zakat sangat penting untuk menunaikan zakat penghasilan. Nishab zakat setara dengan 85 gram emas atau 653kg gabah7. Pada tahun 2024, nishab zakat penghasilan adalah Rp82.312.725 per tahun atau Rp6.859.394 per bulan1. Kita harus mengeluarkan zakat 2,5% dari pendapatan dan jasa.

Batasan Nishab Zakat Mal Penghasilan

Menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 17/08/BR/VII/2017, yang wajib bayar zakat adalah mereka dengan penghasilan Rp 5.240.000 per bulan7. Jika harga emas adalah Rp. 900.000, maka nishab zakat profesi adalah Rp. 76.500.000 per tahun atau Rp. 6.375.000 per bulan8. Saat ini, harga emas adalah Rp938.099/gram, jadi nishab zakat penghasilan tahunan adalah Rp79.292.9781. Nishab zakat pendapatan per bulan pada tahun 2024 adalah Rp6.859.394.

Kadar Zakat Mal Penghasilan yang Harus Dikeluarkan

7 Orang muslim dengan penghasilan atau upah lebih dari Rp. 6.375.000 per bulan wajib membayar zakat 2,5%8. Kita harus membayar zakat 2.5% dari pendapatan bulanan1. Zakat penghasilan dibayarkan setiap bulan dengan nilai nishab per bulan yang sama dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas, dengan kadar 2.5%.

8 Misalnya, Bapak Fulan dengan penghasilan Rp10.000.000/bulan atau Rp120.000.000/tahun, harus membayar zakat Rp250.000/bulan1. Kita bisa menghitung zakat penghasilan dengan mengalikan 2.5% dari jumlah pendapatan bulanan.

cara menghitung zakat mal penghasilan

Perhitungan zakat mal penghasilan itu mudah. Kita perlu menghitung 2,5% dari total penghasilan yang kita dapat. Ini berdasarkan cara menghitung zakat penghasilan9.

Jika penghasilan bulanan kita Rp7.000.000, maka zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5% dari itu. Itu sekitar Rp175.000 per bulan9. Tapi, jika penghasilan kita hanya Rp3.000.000 per bulan, kita tidak perlu membayar zakat karena belum mencapai nisab9.

Zakat mal penghasilan bertujuan untuk membersihkan harta yang kita dapat dari kerja atau profesi. Ini sesuai dengan ajaran Islam di Surah Al-Baqarah ayat 2679. Penting juga untuk memiliki niat atau keinginan untuk membayar zakat9.

Untuk memudahkan pembayaran zakat mal penghasilan, BAZNAS punya platform online. Ini memudahkan kita untuk membayar zakat dan mendukung amal-amal yang baik9.

Perhitungan Zakat Mal Penghasilan dengan Gaji Tetap

Bagi karyawan dengan gaji tetap setiap bulan, menghitung zakat penghasilan itu mudah. Contohnya, karyawan swasta dengan gaji Rp10 juta per bulan10. Nisab zakat penghasilan adalah Rp5.240.000 per bulan10. Zakat penghasilan dikenakan 2,5% dari pendapatan yang mencapai nisab10. Jadi, zakat yang harus dikeluarkan adalah Rp250.000 per bulan10.

Ada dua cara menghitung zakat penghasilan: dari pendapatan bruto atau bersih11. Jika pakai pendekatan bersih, kurangi pajak dan biaya transportasi terlebih dahulu11. Namun, lebih baik keluarkan zakat dari penghasilan kotor agar tidak ada yang terlewat11.

Contoh Perhitungan untuk Gaji Bulanan

Seorang karyawan swasta dengan gaji Rp10 juta per bulan atau Rp120 juta per tahun10. Perhitungan zakat penghasilannya adalah: Rp10.000.000 x 2,5% = Rp250.000 per bulan10.

Penghasilan Nisab Zakat Kadar Zakat Zakat yang Harus Dikeluarkan
Rp10.000.000 per bulan Rp5.240.000 per bulan 2,5% Rp250.000 per bulan

perhitungan zakat penghasilan tetap

Perhitungan Zakat Mal Penghasilan dengan Penghasilan Tidak Tetap

Untuk menghitung zakat mal penghasilan yang tidak tetap, kita hitung dalam satu tahun. Misalnya, jika penghasilan tidak tetap setahun adalah Rp40 juta12, maka zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5% dari jumlah tersebut, yaitu Rp1 juta12. Namun, ingat bahwa zakat penghasilan hanya ditunaikan jika penghasilan selama setahun sudah mencapai nisab, yakni 85 gram emas atau setara dengan Rp82.312.725 per tahun12.

Contoh Perhitungan untuk Penghasilan Tahunan

Berikut contoh perhitungan zakat mal penghasilan untuk penghasilan tidak tetap dalam satu tahun:13

  1. Seorang pegawai memiliki penghasilan tidak tetap selama setahun sebesar Rp22.200.00013.
  2. Nisab zakat profesi setara dengan 85 gram emas 24 karat dengan kadar 2,5%13.
  3. Setelah dikurangi biaya hidup, sisa penghasilan per bulan adalah Rp1.850.00013.
  4. Zakat yang harus dikeluarkan adalah 2,5% dari sisa penghasilan per bulan, yaitu Rp46.250 per bulan atau Rp555.000 per tahun13.

Ada beberapa cara dalam menghitung zakat penghasilan, seperti berdasarkan penghasilan bruto, setelah dipotong biaya operasional, atau dari penghasilan netto setelah kebutuhan pokok dikurangi14. Beberapa ulama juga berpendapat bahwa zakat penghasilan harus dikeluarkan sebelum membelanjakan penghasilan14.

Dengan memahami cara menghitung zakat mal penghasilan yang tidak tetap, Anda dapat memenuhi kewajiban membayar zakat dengan lebih mudah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku121314.

Waktu Pengeluaran Zakat Mal Penghasilan

Zakat penghasilan bisa dibayarkan per bulan atau per tahun8. Namun, lebih baik bayar per bulan setelah menerima gaji8. Ini karena zakat penghasilan adalah bagian dari zakat mal atas pendapatan rutin yang syariah8.

Menurut Fatwa MUI Nomor 3 tahun 2003, zakat penghasilan 2,5% harus dibayarkan jika pendapatan mencapai nishab8. Nishab zakat penghasilan tahun 2024 adalah Rp82.312.725,- atau Rp6.859.394,- per bulan8. Jadi, bayar zakat setiap bulan jika pendapatan lebih dari nishab bulanan, dengan 2,5% dari penghasilan8.

Contoh, jika nishab zakat penghasilan per tahun adalah Rp79.292.978,- dan penghasilan bulanan Rp10.000.000,-, maka bayar zakat Rp250.000,- per bulan (2,5% x Rp10.000.000,-)8.

Golongan Penerima Zakat Mal Penghasilan

Setelah menghitung zakat mal penghasilan, kita harus menyalurkannya. Kita bisa langsung memberikan zakat kepada orang yang membutuhkan di sekitar kita. Atau, kita bisa melalui lembaga amil untuk mendistribusikannya15. Ada delapan golongan yang berhak menerima zakat, seperti yang disebut dalam QS At-Taubah ayat 60.

Delapan Asnaf Penerima Zakat

  1. Fakir: orang yang tidak punya harta dan penghasilan untuk kebutuhan pokok
  2. Miskin: orang yang punya harta tapi tidak cukup untuk kebutuhan pokok
  3. Amil: orang yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat
  4. Muallaf: orang baru masuk Islam dan butuh bantuan untuk iman
  5. Riqab (budak/hamba sahaya): orang yang ingin merdeka dari perbudakan
  6. Gharimin: orang yang punya utang tapi tidak bisa bayar
  7. Fi sabilillah: orang yang berjuang di jalan Allah, seperti pejuang dan da’i
  8. Ibnu sabil: orang yang sedang berada dalam perjalanan dan kehabisan bekal

Dengan memberikan zakat mal penghasilan kepada delapan golongan ini, kita bisa membantu mereka yang membutuhkan. Kita juga bisa meringankan beban mereka dan mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata di masyarakat15.

Cara Membayar Zakat Mal Penghasilan

Membayar Zakat Melalui Lembaga Amil Zakat

Zakat penghasilan atau zakat mal bisa dibayarkan dua cara. Pertama, langsung kepada orang yang membutuhkan di sekitar kita. Kedua, melalui lembaga amil zakat yang akan mendistribusikannya ke para mustahik (penerima zakat) yang berhak16.

Memilih lembaga amil zakat untuk membayar zakat penghasilan punya banyak kelebihan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Sasaran penerima zakat lebih luas, sehingga dapat membantu lebih banyak orang yang membutuhkan.
  • Zakat lebih tepat sasaran dan tersalurkan dengan baik.
  • Lebih praktis, karena pihak lembaga amil zakat akan menghitung dan mendistribusikan zakat anda.
  • Anda dapat menerima laporan bulanan dari setiap transaksi yang dilakukan.

Ada beberapa lembaga amil zakat yang bisa dipilih untuk membayar cara membayar zakat penghasilan. Beberapa di antaranya adalah Baznas, Rumah Zakat, dan Dompet Dhuafa4.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membayar zakat penghasilan melalui lembaga amil zakat:

  1. Pastikan lembaga amil zakat yang dipilih terpercaya dan memiliki sistem distribusi yang transparan.
  2. Lengkapi dokumen yang diperlukan, seperti formulir, fotokopi KTP, dan data penghasilan.
  3. Tentukan metode pembayaran yang sesuai, seperti transfer bank, setoran tunai, atau pembayaran online.
  4. Simpan bukti pembayaran zakat sebagai dokumentasi pribadi.

Dengan membayar zakat penghasilan melalui lembaga amil zakat, anda bisa yakin bahwa zakat anda tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran3.

Kesimpulan

Zakat penghasilan adalah kewajiban bagi umat muslim. Jika sudah memenuhi syarat tapi tidak menunaikannya, maka berdosa17. Profesi seperti pegawai, konsultan, dokter, dan notaris harus dikeluarkan zakatnya17.

Zakat harus diberikan kepada delapan asnaf: fakir, miskin, amil, muallaf, memerdekakan budak, orang yang punya hutang, ibnu sabil, dan sabilillah17.

Sekarang, pembayaran zakat penghasilan jadi mudah lewat platform online18. Nishab zakat mal di Indonesia adalah Rp 79 juta per tahun dengan tarif 2,5%18. Lembaga amil zakat seperti Nurul Hayat punya platform kalkulator zakat online yang membantu perhitungan zakat19.

Ada juga kalkulator online untuk menghitung zakat penghasilan dan lainnya19. Jika penghasilan halal mencapai 85 gram emas, wajib mengeluarkan zakat 2,5%19. Ini memudahkan umat muslim menunaikan kewajiban zakat mereka.

FAQ

Q: Apa itu zakat penghasilan atau zakat profesi?

A: Zakat penghasilan atau zakat profesi adalah bagian dari zakat mal. Ini wajib dikeluarkan atas harta dari pendapatan rutin yang sah syariah.

Q: Apa dasar hukum zakat penghasilan?

A: Dasar hukum zakat penghasilan ada di Quran, Surat Al Baqarah, ayat 43. Ayat ini berbunyi, “Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”

Q: Siapa saja yang wajib mengeluarkan zakat penghasilan?

A: Menurut Peraturan Menteri Agama, yang wajib bayar zakat penghasilan adalah mereka yang gajinya Rp 5.240.000 per bulan.

Q: Berapa nishab dan kadar zakat penghasilan?

A: Nisab zakat penghasilan tahun 2024 adalah 85 gram emas atau Rp82.312.725 per tahun. Kadar zakat yang harus dibayarkan adalah 2,5 persen.

Q: Bagaimana cara menghitung zakat penghasilan?

A: Untuk menghitung zakat penghasilan, cukup kalian kali 2,5% dengan jumlah penghasilan. Zakat profesi lebih utama dikeluarkan dari penghasilan kotor, tapi boleh dari bersih juga.

Q: Kapan waktu yang tepat untuk membayar zakat penghasilan?

A: Kalian bisa bayar zakat penghasilan per bulan atau per tahun. Namun, bayar per bulan lebih baik, setelah kalian dapat gaji atau penghasilan.

Q: Siapa saja yang berhak menerima zakat penghasilan?

A: Delapan golongan berhak menerima zakat, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, budak, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil.

Q: Apa kelebihan membayar zakat penghasilan melalui lembaga amil?

A: Bayar zakat lewat lembaga amil memberi banyak kelebihan. Misalnya, sasaran penerima lebih luas, lebih tepat, praktis, dan kamu dapat laporan transaksi bulanan.

Link Sumber

  1. https://baznas.go.id/zakatpenghasilan
  2. https://gramedia.com/literasi/zakat-fitrah-dan-zakat-mal/
  3. https://baznas.jogjakota.go.id/detail/index/28770
  4. https://baznas.jogjakota.go.id/detail/index/29545
  5. https://www.detik.com/sumut/berita/d-7165288/gaji-berapa-wajib-berzakat-dan-bagaimana-perhitungannya
  6. https://baznas.go.id/artikel-show/Syarat-yang-Wajib-Dipenuhi-oleh-Orang-yang-Membayar-Zakat-Penghasilan/193
  7. https://zakat.or.id/cara-menghitung-zakat-penghasilan/
  8. https://news.detik.com/berita/d-7269523/cara-hitung-zakat-penghasilan-berdasarkan-fatwa-mui-dan-sk-baznas
  9. https://baznas.go.id/artikel/baca/Zakat-Penghasilan:-Niat,-Cara-Menghitung,-dan-Cara-Membayarnya/154
  10. https://an-nur.ac.id/bagaimana-cara-menghitung-zakat-penghasilan/
  11. https://ddwaspada.org/begini-cara-hitung-zakat-penghasilan/
  12. https://bmh.or.id/begini-cara-menghitung-zakat-dari-gaji-yang-sesuai-syariat/
  13. https://lazismu.org/view/bagaimana-menghitung-zakat-profesi
  14. https://baznasgresik.com/menghitung-zakat-penghasilan-bruto-atau-netto/
  15. https://kumparan.com/tips-dan-trik/cara-hitung-zakat-mal-penghasilan-dalam-islam-20uyiwQ2vZ2
  16. https://www.detik.com/jatim/berita/d-7273710/cara-hitung-zakat-mal-penghasilan
  17. https://news.detik.com/berita/d-4800415/seputar-zakat-profesi-dan-cara-menghitungnya
  18. https://gramedia.com/literasi/zakat-mal/
  19. https://zakatkita.org/blogs/cara-menghitung-zakat-penghasilan-1630565231

Amal Zakat

Melalui situs amalzakat, kita bisa berkontribusi pada kebaikan. Temukan makna dalam berbagi untuk kesejahteraan bersama.