Program Terbaru: Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran untuk Dapatkan

Sebuah Kabar Gembira yang Ternyata Hoaks?

Kamu pernah dengar berita bahwa pelaku UMKM bisa mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp5 juta? Ternyata, kabar itu sudah viral di media sosial sejak 16 Desember 2025, dan bahkan diikuti oleh banyak orang yang ingin segera mendaftar. Tapi, apakah benar-benar program itu ada? Atau justru menjadi sarana penipuan yang menguras data pribadi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah?

Klaim Pendaftaran yang Menggoda

Unggahan di Facebook itu tampil dengan visual yang menarik. Poster dengan tulisan besar

“BLT UMKM BANTUAN 5 JUTA UNTUK SEMUA PELAKU UMKM”

mengusung janji menggiurkan: bantuan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, unggahan juga menyertakan menu pendaftaran yang terlihat jelas, dan jika diklik, langsung mengarah ke link yang terkesan resmi. Tapi, jangan terburu-buru percaya—karena ada yang tidak seperti di permukaan.

“Bantuan langsung tunai untuk usaha mikro, kecil dan menengah. Program ini merupakan bantuan sosial (bansos) dari pemerintah Indonesia. – Bantuan (bansos) semua masyarakat bisa mendapatkan bantuan ini – Cek dan daftar nama anda, semoga terpilih dan dapatkan bantuan langsung tunai.”

Para pelaku UMKM yang sedang terpuruk akibat krisis ekonomi mungkin langsung tergiur. Tapi, Cek Fakta Liputan6.com pun menelusuri kebenaran klaim itu. Hasilnya? Tidak ada program BLT UMKM sebesar Rp5 juta dari Kementerian UMKM atau Pemerintah. Malah, klaim tersebut disebut sebagai penipuan yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat.

Persiapan yang Terlalu Sederhana

Link pendaftaran itu meminta data pribadi, seperti nama dan nomor Telegram aktif, tapi tidak memberikan penjelasan detail tentang mekanisme pengajuan atau kriteria penerima. Justru, ini mengindikasikan bahwa pembuat hoaks sedang berusaha mempercepat proses pendaftaran dengan cara

“memudahkan”

pengguna. Karena jika banyak orang langsung menyerahkan data, maka peluang penipuan bisa terjadi lebih cepat.

“Kabarnya program BLT UMKM tahun ini telah diluncurkan. Bantuan terhadap seluruh pegiat UMKM dengan nominal sebesar Rp5.000.000-, TERBUKA LUAS UNTUK SELURUH MASYARAKAT INDONESIA DAFTARKΑΝ & ΝΙΚΜATΙ PROGRAM BLT.”

Kutipan itu menjadi bukti bahwa hoaks ini dibuat dengan niat menggoda. Pengguna media sosial mungkin terjebak karena penasaran, tapi jangan lupa bahwa semua informasi resmi seharusnya disampaikan melalui kanal yang terpercaya. Kalau kamu ingin berpartisipasi dalam program bantuan, pastikan sumbernya benar-benar valid, ya?

Bagaimana Hoaks Ini Berdampak?

Hoaks tentang BLT UMKM bisa menyebabkan kebingungan bagi masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan ekonomi. Bayangkan jika ada pelaku UMKM yang tergiur janji sebesar Rp5 juta, lalu mengirimkan data pribadi ke situs yang tidak jelas. Mereka bisa saja jadi korban penipuan atau kehilangan informasi sensitif tanpa tahu. Tapi, tidak usah panik—karena Cek Fakta Liputan6.com sudah hadir untuk memastikan informasi yang kamu baca tidak mengandung kebohongan.

Sejak 2018, tim Cek Fakta Liputan6.com terus bergerak memberikan literasi media kepada masyarakat luas. Mereka juga menjadi partner Facebook sejak bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN), menjadikan mereka sebagai pihak yang independen dan bisa dipercaya. Jadi, kalau kamu menemukan informasi yang mencurigakan, jangan ragu untuk mencari konfirmasi di sumber resmi seperti kementerianumkm.go.id.

Yang terpenting, berhati-hatilah saat menghadapi kabar baik yang terlalu mudah didapatkan. Jangan lupa, setiap langkah kecil untuk memverifikasi informasi bisa mencegah kekecewaan besar di masa depan. Semoga pengalaman ini mengajarkan kita semua untuk lebih selektif dalam menerima berita di era digital ini.