Mengatasi Masalah: 10 Info Terkini Perkara Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Ads
RumahBerkat - Post

10 Info Terkini Perkara Aktivis KontraS Disiram Air Keras

Kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, masih dalam proses penyelidikan. Polda Metro Jaya membagikan pembaruan terkini mengenai kejadian tersebut. Menurut detikcom, kejadian diduga terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Salemba, Senen, Jakarta Pusat.

Dalam video CCTV yang viral, terduga pelaku tampak berboncengan dengan seorang pria lainnya saat melintas di lokasi. Berikut informasi terkini mengenai penyelidikan:

Proses Pemeriksaan Ilmiah

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan bahwa penyelidikan berlangsung dengan pendekatan ilmiah. “Sejak informasi masuk, Polda Metro Jaya dan Mabes Polri sudah memulai tindakan kepolisian, dengan metode scientific crime investigation,” tutur Irjen Asep.

“Semua tahapan ini dilakukan untuk memastikan peristiwa dapat diungkap objektif, didasarkan pada fakta, alat bukti, dan keterangan yang valid,” jelasnya.

Metode ini mencakup pemeriksaan kondisi korban, pengumpulan keterangan saksi, olah tempat kejadian perkara, pembuatan visum et repertum, serta pengumpulan bukti tambahan.

Ads
RumahBerkat - Post

Tim Penyidik Gabungan

Penyelidikan dilakukan oleh tim bersama dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Umum Polda Metro Jaya. Irjen Asep menegaskan komitmen untuk menangani kasus secara profesional, transparan, dan akuntabel.

“Langkah ini sesuai arahan Presiden dan instruksi Kapolri, agar semua proses berjalan baik dan tuntas,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga menegaskan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik, agar tidak muncul kesalahpahaman.

Rute Pelaku Berdasarkan CCTV

Dalam upaya mengidentifikasi pelaku, polisi menganalisis 86 titik CCTV. Dari hasil pemeriksaan, rute yang dilalui para terduga pelaku terungkap. “Mereka memantau korban sejak sebelum kejadian, dengan jalur dimulai dari Jakarta Selatan menuju Jalan Medan Merdeka Timur, dekat Stasiun Gambir,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin.

“Setelah itu, pelaku bergerak ke Jalan Ir H Juanda, lalu ke Jalan Medan Merdeka Barat, terus menuju kawasan Tugu Tani. Jalur ini mengelilingi Monas,” ujarnya.

Pelaku juga sempat berhenti di SPBU Cikini, Jakarta. Pemeriksaan terus dilakukan untuk mengungkap detail lebih lanjut.

Ads
RumahBerkat - Post

Komitmen Transparansi

Kapolda Metro Jaya menjamin penyelidikan berlangsung transparan dan profesional. “Kami menerapkan kehati-hatian agar setiap data yang disampaikan sudah diverifikasi,” tambah Irjen Asep.

“Pengusutan kasus ini dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dengan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Proses penyelidikan terus berlangsung hingga semua fakta terungkap secara lengkap.