Momen Bersejarah: Samake dan Hadribeaj berebut peluang tantang juara dunia WBC
Kontes Eliminasi Samake vs Hadribeaj untuk Kehormatan Melawan Juara Dunia WBC
Jakarta – World Boxing Council (WBC) telah mengumumkan bahwa Bakary Samake dan Ermal Hadribeaj akan berlaga dalam pertandingan eliminasi untuk mendapatkan kesempatan menghadapi pemenang gelar juara dunia kelas super welter (69,8 kg) WBC pada 25 April 2026 di Paris, Prancis.
“Pertarungan di Paris akan menjadi momen penting dalam karier kedua petinju, terutama bagi Samake, yang ingin membuktikan kesiapan berada di puncak divisi kelas welter super,” demikian pernyataan WBC dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Sabtu.
Bakary Samake, yang dianggap sebagai salah satu bakat muda berpotensi tinggi di Prancis, berharap memperkuat reputasinya dengan menampilkan kemampuan fisik, agresivitas, serta proyeksi sebagai calon juara dunia di masa depan. Petinju berusia 21 tahun ini berkembang pesat sejak debut profesionalnya pada 2021, dengan catatan kemenangan yang konsisten melawan lawan berpengalaman di divisi 154 pon.
Ermal Hadribeaj, petinju berdarah Albania yang berbasis di Amerika Serikat, hadir sebagai lawan berpengalaman dengan rekor 50 kemenangan, sebagian besar diraih melalui KO, serta satu hasil imbang dan satu pertarungan tanpa hasil. Pengalaman bertarung di berbagai negara serta latar belakang di beberapa disiplin bela diri menjadikannya sebagai ancaman berbahaya bagi Samake.
Kombinasi gaya bertarung agresif, akurasi pukulan, dan kemampuan mengantisipasi pergerakan lawan menjadikannya sebagai lawan yang berbahaya bagi Samake. Petinju muda Prancis ini akan menghadapi ujian berat di kandang sendiri, di mana dukungan publik diprediksi akan menjadi faktor penentu dalam pertandingan.
Pertandingan ini menjadi poin kunci bagi kedua petinju karena merupakan laga eliminasi resmi WBC yang menentukan siapa yang akan menjadi penantang wajib untuk gelar juara dunia kelas super welter versi WBC. Saat ini, sabuk juara dunia kelas super welter WBC dipegang oleh petinju Amerika Serikat Sebastian Fundora, yang merebut gelar tersebut pada 2024 dan terus mempertahankan statusnya sebagai salah satu petinju papan atas di divisi 154 pon.
Dalam laga terakhirnya, Fundora mengalahkan mantan juara dunia Keith Thurman melalui KO pada ronde keenam di Las Vegas, Amerika Serikat, pada Maret 2026. Kemenangan ini memperkuat posisi dominannya di kelas tersebut.


