Agenda Kunjungan: Kilas balik hubungan bersejarah Prabowo dan Raja Yordania

Kunjungan Raja Yordania ke Jakarta: Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Kunjungan resmi Raja Yordania Abdullah II ke Indonesia akan berlangsung hari ini, Jumat. Ia akan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto serta perwakilan dari Danantara Indonesia. Setelah pertemuan tersebut, mereka akan menandatangani perjanjian kerja sama bilateral. Dalam laman resmi Kerajaan Yordania, disebutkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan ke beberapa negara Asia, termasuk Jepang, Vietnam, Singapura, dan Pakistan.

Sejarah Pertemuan Pribadi

Kedua tokoh ini telah saling mengenal sejak lama, terutama sejak masih muda. Mereka memiliki latar belakang pendidikan yang serupa, yakni alumni Sekolah Ranger Angkatan Darat Amerika Serikat di Fort Benning. Pertemuan pertama mereka terjadi pada 4 Desember 1995, saat acara pelantikan Prabowo sebagai Komandan Jenderal Kopassus. Saat itu, Raja Abdullah II menunjukkan perhatian khusus terhadap peran Prabowo dalam militer.

Sebelumnya, Prabowo juga pernah bertugas bersama Raja Yordania dalam pasukan khusus. Pada tahun 1994, Raja Abdullah II menjabat sebagai Komandan Pasukan Khusus Yordania, sementara Prabowo menjabat sebagai Danjen Kopassus. Hubungan persahabatan mereka terus berkembang hingga Prabowo meninggalkan Indonesia pada 1998, saat ia mengasingkan diri ke Yordania. Kehadirannya di sana disambut dengan hormat, meski ia menolak kewarganegaraan Yordania dan tetap mempertahankan status sebagai warga negara Indonesia.

Pertemuan Kembali di Tahun 2014

Dalam tahun 2014, Raja Abdullah II kembali mengunjungi Jakarta. Pada kesempatan itu, ia bertemu kembali dengan Prabowo. Kini, keduanya menduduki jabatan tertinggi di masing-masing negara: Abdullah II memerintah Yordania sejak 1999, sementara Prabowo dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Pertemuan ini diharapkan memperkuat kerja sama antara kedua negara, terutama di bidang pertahanan dan keamanan.