AS klaim pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas
AS Nyatakan Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, Tewas
Tokyo (ANTARA) – Pernyataan yang dibuat oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran, telah gugur akibat serangan bersama yang dilakukan AS dan Israel. Dalam media sosial, Trump menulis, “Khamenei, salah satu tokoh paling berbahaya dalam sejarah, telah tewas,” tanpa memberikan bukti konkrit untuk mendukung klaim tersebut.
Teheran mengklaim bahwa pemimpin tertingginya masih dalam kondisi aman, meskipun tidak menyertakan bukti pendukung. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan kepada media AS bahwa Khamenei tetap sehat, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.
“Khamenei tidak bisa menghindari sistem intelijen dan pelacakan yang canggih di Amerika Serikat,” tegas Trump, menambahkan bahwa kerja sama kuat dengan Israel memungkinkan pengeboman tersebut terjadi.
Sementara itu, kantor berita Rusia Sputnik melaporkan bahwa Wakil Presiden Iran Mohammad Jafar Ghaempanah menyatakan Presiden Masoud Pezeshkian dalam kondisi sehat setelah serangan gabungan Israel dan AS pada Sabtu. “Meskipun serangan dari rezim Zionis dan AS berlangsung selama perundingan, Pezeshkian tetap dalam keadaan kesehatan baik,” tulis Ghaempanah di platform X.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Baghaei juga mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi tidak terluka dalam insiden tersebut. “Abbas Araghchi dalam kondisi baik-baik saja,” ujarnya, seperti dilaporkan oleh IRNA.



