Berita

Momen Bersejarah: Kini dalam Proses Cerai, Andrew Trigg Syukuri 17 …

17 Tahun Berjalan, 1 Hari Cerai: Kisah Pernikahan Andrew Trigg dan Marissa Anita

Nah, bayangkan jika 17 tahun kisah cinta dan kehidupan bersama bisa berubah menjadi momen berat dalam hitungan hari. Tapi, itu justru terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025), ketika Andrew Trigg memasuki sidang cerainya dengan Marissa Anita. Meski langkah ini mungkin terasa berat, Andrew tak menyembunyikan rasa syukur dan kehangatan di dalamnya.

Kenangan Indah yang Terekam dalam Memori

Banyak orang bertanya, bagaimana hubungan yang sudah mengarungi waktu sebegitu lama bisa berakhir begitu cepat? Tapi untuk Andrew, proses ini bukan akhir, melainkan babak baru. Ia mengungkapkan, setiap momen dalam pernikahannya dengan Marissa adalah pembelajaran berharga dan kisah yang tak akan pernah terlupakan. “Saat ini saya… bersyukur sekali sudah mengalami 17 tahun pernikahan dengan Marissa. Saya senang sekali atas semuanya,” ujar Andrew di PN Jakarta Pusat, dengan nada penuh kehangatan.

“Ada banyak pengalaman yang luar biasa baik. Banyak memori, kolaborasi kreatif, dan saya sangat berterima kasih atas semuanya,” lanjut Andrew, mengingatkan bahwa pernikahan mereka bukan hanya tentang kehidupan rumah tangga, tapi juga tentang perjalanan yang menghasilkan karya dan kenangan yang membanggakan.

Kata-kata Andrew seolah menggambarkan bagaimana pernikahan bisa menjadi tempat mengembangkan kreativitas, bahkan di tengah tantangan. Ternyata, tidak semua hubungan yang tumbuh dari kebersamaan 17 tahun berjalan sempurna, tapi setiap langkah tetap menjadi bagian dari cerita. Apakah ini menandakan bahwa pernikahan adalah tempat untuk tumbuh, atau justru saat dimana keputusan sulit harus diambil?

Harapan yang Terus Berlanjut

Sambil menatap Marissa di sampingnya, Andrew menunjukkan bahwa rasa hormat dan kehangatan masih terjaga meski proses cerai tengah berjalan. “Saya sangat menghargai Marissa. Saya mendoakan yang terbaik. Saya merasa senang sekali dengan kesuksesannya sekarang,” ucapnya, dengan nada penuh semangat.

“Marissa adalah orang baik, dan saya berharap dia akan senang di luar sana,” lanjut Andrew, yang tampak percaya bahwa kebahagiaan bisa ditemukan di tempat lain. Meski pernikahan mereka berakhir, ia tetap yakin bahwa Marissa layak meraih hal terbaik dalam hidupnya.

Kisah ini mengingatkan kita bahwa pernikahan bukan hanya tentang kebersamaan yang terus menerus, tapi juga tentang keberanian mengambil langkah yang diperlukan untuk kebahagiaan bersama. Ternyata, menyatakan keputusan berpisah tak selalu berarti mengakhiri cinta, tapi bisa jadi cara untuk memberi ruang pada kehidupan yang lebih baik.

Dari Pernikahan hingga Perceraian

Pernikahan Andrew dan Marissa dimulai pada 2008, ketika mereka memutuskan untuk menjalani kehidupan bersama. Setelah 17 tahun membangun keluarga, mereka memilih untuk berpisah, tetapi tak tanpa menghargai setiap langkah yang ditempuh. “Semoga semuanya (berjalan) sedamai-damainya,” tutur Andrew, dengan harapan bahwa proses ini bisa menjadi pelajaran untuk kedua belah pihak.

Yang menarik adalah, meski berada dalam proses cerai, keduanya tetap menjaga harmoni dan mengingatkan kita bahwa perceraian bisa menjadi bentuk kasih sayang yang penuh pertimbangan. Mungkin, 17 tahun pernikahan bukan hanya mengukir kenangan, tapi juga mengajarkan kita tentang kehidupan yang terus bergerak dan berkembang. Setiap akhir, sekaligus awal, adalah bagian dari jalan menuju kebahagiaan yang lebih baik.

Amal Zakat

Melalui situs amalzakat, kita bisa berkontribusi pada kebaikan. Temukan makna dalam berbagi untuk kesejahteraan bersama.