Hasil Pertemuan: Bappenas perkuat koordinasi untuk tingkatkan efektivitas program JKN

Ads
RumahBerkat - Post

Bappenas perkuat koordinasi untuk tingkatkan efektivitas program JKN

Jakarta – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memperketat kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Tujuannya adalah meningkatkan kinerja sistem jaminan kesehatan nasional (JKN) di Indonesia melalui program yang lebih optimal. Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy mengatakan, pemerintah bertugas memastikan hak dasar masyarakat terpenuhi. Ia menjelaskan bahwa kesehatan menjadi fondasi produktivitas seseorang. “Orang yang sehat lebih mampu berkontribusi secara maksimal, sedangkan yang sakit pasti mengalami penurunan kemampuan bekerja. Jika produktivitas negara menurun, maka pembangunan tidak bisa mencapai tingkat yang seharusnya,” ujarnya saat bertemu Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.

Perjanjian Kerja Sama sebagai Dasar Koordinasi

Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis, Rachmat menegaskan bahwa BPJS Kesehatan adalah salah satu lembaga yang perlu diperhatikan secara serius. Ia menyebut bahwa kerja sama antara Bappenas dan BPJS Kesehatan telah berjalan sejak perjanjian kerja sama ditandatangani bulan September 2025. Dokumen tersebut masih menjadi acuan utama dalam penggunaan data serta penyempurnaan kebijakan JKN hingga saat ini.

“Ketidaksesuaian antara iuran peserta dan beban pembiayaan layanan kesehatan perlu diperhatikan secara teliti, lalu dicari solusi yang tepat,” kata Rachmat Pambudy. Ia menyoroti tantangan struktural dalam sistem JKN, terutama terkait kesenjangan antara kontribusi peserta dan biaya layanan yang dihasilkan.

Langkah Strategis BPJS Kesehatan untuk Penguatan Program

Rachmat juga mengapresiasi upaya BPJS Kesehatan dalam menyiapkan strategi untuk memperkuat layanan dan keberlanjutan program. Pihaknya menyebut bahwa lembaga tersebut fokus pada pendekatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta serta penerapan teknologi untuk meningkatkan efisiensi. “Dengan pendekatan ini, kita bisa menjawab berbagai tantangan secara bertahap dan terarah,” tambahnya.

Menteri PPN mendorong tim direktur BPJS Kesehatan memperkuat kolaborasi serta membangun kepemimpinan yang berlandaskan contoh baik. Ia berharap hal ini mampu mendukung pengelolaan JKN yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara maksimal.

Ads
RumahBerkat - Post