Menghadapi Tantangan: Koster minta pembangunan tahap II Turyapada Tower selesai tepat waktu
Koster Harap Tahap II Turyapada Tower Selesai Tepat Waktu
Dalam kunjungan ke lokasi pembangunan Turyapada Tower di Buleleng, Gubernur Bali Wayan Koster meminta agar proyek tahap kedua rampung sesuai jadwal. “Saya menekankan kebutuhan untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas,” katanya dalam pernyataan resmi Pemprov Bali di Denpasar, Minggu.
Koster menyatakan bahwa pengerjaan fase kedua telah mencapai 45 persen. Fase pertama selesai, dengan menara setinggi 115 meter dan ketinggian 1.521 meter di atas permukaan laut, berhasil menghasilkan sinyal digital untuk siaran TV di wilayah Bali Utara, Barat, dan Timur. Proyek ini juga berkolaborasi dengan 30 stasiun televisi.
Dalam tahap lanjutan, ia memeriksa berbagai titik progres konstruksi, termasuk kawasan komunal, jalur gondola, serta fasilitas pendukung seperti glamping, galeri, dan museum telekomunikasi. Perhatian khusus diberikan pada desain taman dan aksesibilitas, seperti jalur menuju area parkir dan koneksi antara terminal gondola dengan ruang tunggu wisata.
“Harus konsisten dengan bahan berkualitas, kita rancang dengan bagus, maka tower ini akan jauh lebih unggul dibandingkan yang lain di dunia,” ujarnya.
Koster menetapkan target selesai konstruksi akhir November 2026, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan peralatan dan persiapan peresmian bulan Desember 2026. Ia mengingatkan bahwa spesifikasi teknis proyek tidak boleh turun, termasuk desain tata ruang yang harus lebih dari standar.
Turyapada Tower dirancang sebagai menara multifungsi yang menggabungkan teknologi komunikasi dengan sektor pariwisata. Selain menjadi pemancar TV digital, internet, dan radio komunitas, kawasan ini juga dibangun sebagai destinasi edukasi dengan fasilitas seperti planetarium, skywalk, jembatan kaca, restoran putar di menara, dan restoran statis. Ada pula museum budaya Bali dan laboratorium pendidikan.
Kawasan sekitar menara juga menyediakan kebun bunga, kebun buah, taman bermain anak, serta wahana outbound seperti flying fox. Untuk menunjang akses, dibangun area parkir seluas sekitar satu hektare dan gondola sepanjang 1,4 kilometer yang menghubungkan parkir dengan menara.
Sebagai langkah mendorong ekonomi lokal, Koster menyebutkan akan ada pusat UMKM dan gedung konferensi yang menargetkan pasar wisata MICE dengan konsep pariwisata di atas awan.



