Program Terbaru: Amar Bank cetak laba bersih Rp249,6 miliar sepanjang 2025
Amar Bank Mencatatkan Laba Bersih Rp249,6 Miliar Tahun 2025
Dalam laporan keuangan tahunan 2025, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) mencatatkan laba bersih sebesar Rp249,6 miliar, meningkat 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini dianggap sebagai laba tertinggi dalam sejarah Amar Bank, menurut pernyataan Direktur Utama perusahaan, Vishal Tulsian.
“Kinerja 2025 mencerminkan fokus Amar Bank dalam membangun pertumbuhan yang semakin berkualitas. Kami berhasil mendorong ekspansi kredit secara sehat, menjaga kualitas aset tetap terkelola dengan baik, dan pada saat yang sama melanjutkan tren pertumbuhan laba secara konsisten,” jelas Vishal dalam siaran pers di Jakarta, Selasa.
Pertumbuhan kredit mencapai 35,7 persen, dengan total kredit yang disalurkan mencapai Rp3,98 triliun per Desember 2025. Rasio kredit macet (NPL) net juga mengalami peningkatan kualitas, turun menjadi 0,83 persen dari 1,07 persen tahun sebelumnya.
Capaian ini memperkuat tren pertumbuhan positif Amar Bank selama tiga tahun terakhir, menggambarkan kemampuan perseroan untuk menjaga ekspansi tetap stabil meski menghadapi tantangan. “Hasil ini menunjukkan bahwa strategi kami untuk menyeimbangkan pertumbuhan, disiplin risiko, dan profitabilitas terus berada pada jalur yang tepat,” tambah Vishal.
Ekspansi Digital dan Dukungan UMKM
Pertumbuhan kredit didorong oleh pengembangan segmen pinjaman digital melalui platform Tunaiku by Amar Bank. Lebih dari 50 persen dari total kredit dialokasikan ke sektor UMKM, memperlihatkan komitmen bank untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Pencapaian 2025 menunjukkan fundamental Amar Bank yang terus menguat. Pertumbuhan kredit serta laba bersih di angka double digit, serta perbaikan NPL net menjadi 0,83 persen, mencerminkan strategi ekspansi yang dijalankan secara selektif dan prudent,” ungkap SVP Finance Amar Bank, David Wirawan.
Dalam hal penyetoran dana, tingkat kepercayaan nasabah terhadap Amar Bank meningkat, tercermin dari pertumbuhan total simpanan yang mencapai dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. David juga menyoroti kekuatan posisi likuiditas, yang menjadi fondasi penting untuk pertumbuhan berkelanjutan.
Komitmen Amar Bank untuk mendorong inovasi digital dan ekosistem pembayaran terus dijalankan, sejalan dengan visi menjadi pelopor solusi keuangan inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia, khususnya sektor UMKM.


