Yang Terjadi Saat: Gubernur: Pemerintah segera bangun pabrik pengolahan gambir di Sumbar
Gubernur: Pemerintah segera bangun pabrik pengolahan gambir di Sumbar
Kota Padang menjadi tempat pengumuman penting dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang menyebutkan rencana pemerintah untuk membangun pabrik pengolahan gambir di daerah tersebut. Tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai tambah bahan baku lokal melalui hilirisasi.
“Pernyataan terbaru dari Menteri Pertanian menyebutkan bahwa pembangunan pabrik pengolahan gambir di Sumbar akan segera dimulai,” ungkap Mahyeldi pada Kamis.
Pabrik ini diperkirakan akan dikelola langsung oleh PT Perkebunan Nusantara IV. Lokasi pembangunannya mungkin berada di Kabupaten Limapuluh Kota, yang dinilai strategis karena daerah tersebut serta Pesisir Selatan menjadi dua sentra utama produksi gambir di wilayah Ranah Minang.
Menurut Mahyeldi, persentase ekspor gambir global mencapai sekitar 80 persen, dengan Sumbar sebagai penyumbang utama. Ekspor secara rutin dilakukan ke Asia Selatan, terutama ke India dan Pakistan. Data terbaru menunjukkan peningkatan signifikan dalam dua tahun terakhir, dengan angka 13.482 ton pada 2024—naik dari 11.865 ton pada 2023—dengan nilai total mencapai Rp574,7 miliar.
Bupati Limapuluh Kota, Safni, menyampaikan kejutan terkait harga ekstrak gambir yang dijual di India. Ia menemukan bahwa harga mencapai 10 dolar Amerika Serikat per kilogram, atau sekitar Rp160 ribu, saat kunjungan kerjanya di akhir 2025. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan nilai jual yang diperoleh petani di sana, hanya sekitar Rp40 ribu per kilogram.
Dalam upaya hilirisasi, Sumbar juga mencatat pencapaian dalam pengembangan produk berbasis gambir. Salah satunya adalah tinta pemilu 2024, yang diproduksi oleh Universitas Andalas bersama perusahaan lokal. Tinta ini telah didistribusikan ke seluruh Indonesia, termasuk wilayah luar negeri, dengan jumlah total mencapai satu juta botol.



