Yang Terjadi Saat: Deretan Hoaks Catut Nama Menteri Kabinet Merah Putih, dari Menkeu hingga Menag

Ads
RumahBerkat - Post

Penyebaran Berita Palsu yang Memanfaatkan Nama Menteri Kabinet Merah Putih

Jakarta, Liputan6.com – Sejumlah berita palsu terus muncul di media sosial, yang mengambil nama menteri Kabinet Merah Putih di masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hoaks ini menyusup dalam berbagai topik dan merusak reputasi para pejabat. Berikut beberapa kasus yang menimbulkan kontroversi:

1. Hoaks Mengklaim Menag Tak Bisa Berbuat Banyak Akibat Uang Haji Digunakan Jokowi

Salah satu berita palsu yang beredar menyebut Menteri Agama Nasaruddin Umar terkesan kalah pamor karena uang haji dipakai oleh Jokowi. Artikel ini diunggah di Facebook pada 12 Juni 2025. Di dalam postingannya, terdapat kutipan dari Detik.com dengan teks: “Menag Nazaruddin Umar saya tidak bisa berbuat banyak Pak Jokowi Tahun Ini Pakai uang haji lagi apalah Daya saya cuma Menteri Agama”. Akun yang membagikannya menambahkan narasi: “ADILI Joko Widodo kalau tidak diadili Manusia macam ini habis isi dunia ini di babatnya Dari Sabang Sampai Merauke Jangan diam turun ke jalan.”

2. Video Purbaya Yudhi Sadewa Dituduh Bagi-Bagi Dana Bantuan Rp50 Juta

Dalam berita lain, video yang menyebar menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan penyaluran dana bantuan sebesar 50 juta rupiah. Informasi ini diunggah di akun Facebook pada 12 Februari 2026. Isi video tercantum: “Purbaya Yudhi Sadewa Bagi-Bagi Dana Bantuan Hadir Untuk Hari Ini. Total Dana Bantuan 50 JUTA Untuk 25 Orang Pemenang Tercepat Yang Beruntung!!! ➡ Like & Follow Halaman Ini ➡ Susun Kata Di Bawah Ini ➡ Kirim Jawaban Ke Via Messenger📌 Semoga Anda Beruntung”. Narasi dalam video juga menyatakan: “Saudara saudaraku, yang menulis amin semoga jadi yang pertama menerima kabar baik, yang hanya melihat semoga Allah beri ketenangan dan rejeki, dan yang terus berdoa insyaallah merasakan kebaikan lebih dahulu, kita kuat karena saling mendoakan dan menguatkan. Jika pesan ini menenangkan follow akun ini atau klik tanda tambah dan bagikan videonya agar lebih banyak saudara kita merasakan harapan yang sama.”

3. Hoaks Mengaitkan PKI dengan Yemen Melalui Menteri Kebudayaan

Hoaks ketiga menyebut Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa PKI berasal dari Yaman. Postingan ini beredar sejak pekan lalu dan diunggah di akun Facebook pada 12 November 2025. Isinya mencantumkan tangkapan layar dari TV One News dengan foto Fadli Zon dan narasi: “Fadlizon: Tidak Ada PKI DI NKRI kalu Tidak Ada Pendatang Dari Yaman. PKI Itu Habib Pendatang Dari Hadromut Yaman Dibawa Oleh Belanda”. Akun tersebut menambahkan teks: “Ternyata Asal Usul PKI Itu Dari Yaman, Kata Fadli Zon.”

Ads
RumahBerkat - Post

Upaya Melawan Pemalsuan Informasi

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com menjadi anggota International Fact Checking Network (IFCN) dan bekerja sama dengan Facebook. Kami juga terlibat dalam inisiatif cekfakta.com, tetapi kemitraan ini tidak mengurangi kemandirian kami. Jika Anda memiliki data atau fakta terkait hoaks yang ingin diperiksa, kirimkan ke email

cekfakta.liputan6@kly.id

. Untuk respons lebih cepat, hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.