AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Historic Moment: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 5.000 setelah Turun Tajam

Published Juni 8, 2026 · Updated Juni 8, 2026 · By Joko Wibowo

Historic Moment: Emas Antam Naik Rp 5.000 Setelah Penurunan Tajam

Historic Moment – Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas Antam, yang dikelola oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), mengalami kenaikan signifikan hari ini, Senin (8/6/2026), sebesar Rp 5.000 per gram. Perubahan ini terjadi setelah emas Antam mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir, mencerminkan volatilitas pasar global yang kembali stabil. Berdasarkan data terkini, harga emas Antam kini mencapai Rp 2,743 juta per gram, naik dari Rp 2,738 juta sebelumnya. Penyesuaian harga ini mencerminkan respons pasar terhadap kondisi ekonomi yang berubah.

Pergerakan harga emas Antam hari ini memberikan indikasi awal pemulihan tren yang sebelumnya terpuruk. Peningkatan harga terjadi di tengah optimisme pasar terhadap kebijakan moneter yang lebih fleksibel dan kestabilan geopolitik. Sebelumnya, harga emas Antam turun tajam hingga mencapai Rp 61.000 per gram, yang dipengaruhi oleh kenaikan suku bunga internasional dan kekhawatiran inflasi. Meski demikian, kekembaliannya ke level sebelumnya menunjukkan potensi pembalikan arah dalam kestabilan harga logam mulia.

Kondisi Pasar Emas Antam pada 29 Januari 2026

Pada periode tertentu, harga emas Antam mencapai puncaknya pada 29 Januari 2026, yaitu Rp 3,168 juta per gram. Peningkatan tersebut terjadi akibat sentimen positif terhadap kinerja perekonomian domestik dan kebijakan fiskal yang dinilai mendukung inflasi. Namun, dalam beberapa minggu terakhir, harga emas Antam turun karena tekanan dari kebijakan moneter yang lebih ketat dan ketidakpastian global. Kembali ke level Rp 2,743 juta per gram hari ini menunjukkan kestabilan pasar yang sedikit membaik.

Kenaikan harga emas Antam hari ini juga mengikuti pergerakan harga logam mulia lainnya di pasar internasional. Emas, sebagai aset pelindung terhadap ketidakpastian ekonomi, kembali menjadi pilihan utama bagi investor. Fluktuasi harga emas di seluruh dunia dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk perubahan suku bunga, kinerja pasar saham, dan perang dagang antar negara. Dalam konteks ini, kestabilan harga Antam bisa menjadi indikasi kuat mengenai kepercayaan pasar terhadap sektor keuangan Indonesia.

Buyback Emas Antam Naik Rp 9.000

Dalam hal transaksi buyback, harga emas Antam juga mengalami peningkatan. Berdasarkan data terkini, nilai buyback emas kini mencapai Rp 2,540 juta per gram, naik dari Rp 2,531 juta sebelumnya. Kenaikan ini memberikan manfaat tambahan bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya, karena lebih banyak keuntungan dapat diperoleh. Historic Moment ini menjadi bukti bahwa keseimbangan antara harga jual dan buyback semakin terjaga, mendukung kepercayaan pasar.

Transaksi buyback emas Antam juga dipengaruhi oleh kebijakan pajak yang berlaku. Investor yang memiliki NPWP akan dikenai pajak PPh 22 sebesar 0,45%, sementara yang tidak memiliki NPWP akan dikenai pajak 0,9%. Untuk penjualan kembali emas senilai lebih dari Rp 10 juta, pajaknya meningkat menjadi 1,5% bagi NPWP dan 3% bagi non-NPWP. Kebijakan ini diterapkan untuk mengatur alur arus dana dalam pasar emas.

Harga emas Antam hari ini memberikan momentum bagi para investor yang ingin memperkuat portofolio mereka. Historic Moment ini menunjukkan bahwa meskipun ada fluktuasi, emas tetap dianggap sebagai instrumen investasi yang aman. Perubahan harga emas bisa menjadi sinyal bagi keputusan investasi jangka pendek, terutama dalam kondisi pasar yang tidak stabil.

Membaca tren harga emas Antam, beberapa analis mengatakan bahwa kenaikan ini bisa menjadi indikasi permintaan yang membaik dari masyarakat. "Peningkatan harga emas hari ini menunjukkan bahwa investor mulai melihat potensi return yang lebih baik dari aset ini," ujar salah satu ekspert.