AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Zulhas Ajak Delegasi Global Perluas Kerja Sama Bisnis di Indonesia

Published Oktober 15, 2026 · Updated Oktober 15, 2026 · By Maya Kurniawan - amalzakat.com

Foto : Maya Kurniawan - amalzakat.com

Zulhas Ajak Delegasi Global Perluas Kerja Sama Bisnis di Indonesia

Amalzakat.com – Zulhas Ajak Delegasi Global Perluas kerja sama bisnis dengan Indonesia dalam pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Rabu (14/10/2026). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengundang pelaku usaha serta delegasi internasional untuk melihat peluang perdagangan dan investasi yang tersedia di Indonesia.

Di hadapan para menteri, duta besar, dan tamu dari berbagai negara, Zulkifli Hasan menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia tetap menjadi mitra bisnis yang menarik. Ia menilai kondisi ekonomi nasional dan perkembangan perdagangan luar negeri dapat menjadi dasar kepercayaan bagi perusahaan global yang ingin memperluas aktivitasnya di pasar Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi dan surplus ekspor jadi modal

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang disebut mencapai 5,45%. Ia juga menyampaikan bahwa ekspor Indonesia mencatatkan surplus. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan adanya ruang yang kuat bagi pengembangan kerja sama perdagangan dengan negara-negara lain.

“Indonesia tumbuh, 5,45% pertumbuhan kita. Ekspor kita surplus. Jadi tamu-tamu yang delegasi yang dibawa oleh Ambassador kemarin datang ke Indonesia tepat. Percayalah bisnis Anda akan semakin maju,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia menambahkan bahwa pelaku usaha internasional tidak perlu ragu untuk membangun relasi dagang yang lebih luas dengan Indonesia. Zulhas Ajak Delegasi Global Perluas jejaring bisnis melalui kunjungan, dialog, dan kerja sama yang berkelanjutan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh kedua belah pihak.

Pemerintah berharap kegiatan seperti TEI dapat membuka akses terhadap pasar baru sekaligus mempertemukan produsen Indonesia dengan pembeli, investor, dan mitra strategis dari berbagai kawasan. Penguatan hubungan dagang ini juga diarahkan untuk meningkatkan devisa serta memperkokoh posisi Indonesia dalam perdagangan dunia.

Penguatan pangan mendukung kepercayaan mitra internasional

Pada kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan memaparkan perkembangan sektor pangan selama hampir dua tahun masa pemerintahan. Ia menyebut penguatan produktivitas dalam negeri telah mendukung pencapaian swasembada beras dan jagung. Sektor pangan dinilai penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi dan daya tahan pasokan nasional.

Menurut Zulkifli Hasan, Indonesia pada 2024 masih mengimpor sekitar 4,5 juta ton beras. Pada 2025, kondisi itu disebut berubah menjadi surplus 4,2 juta ton. Perubahan tersebut dikaitkan dengan pembenahan kebijakan harga, pupuk, dan irigasi yang mendukung peningkatan produksi dalam negeri.

Peningkatan produksi pangan juga dihubungkan dengan kesejahteraan petani. Nilai tukar petani subsektor padi dan jagung disebut meningkat dari 116 pada 2024 menjadi 131. Pemerintah memandang perbaikan ini sebagai salah satu fondasi untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membangun keyakinan mitra bisnis terhadap kapasitas ekonomi Indonesia.

Peluang ekspor ke Asia Selatan dan Afrika

Zulhas Ajak Delegasi Global Perluas kemitraan perdagangan tidak hanya untuk mendatangkan investasi, tetapi juga untuk memperbesar akses produk Indonesia ke pasar luar negeri. Pemerintah membuka peluang pengembangan pasar ekspor baru, termasuk di kawasan Asia Selatan dan Afrika.

Perluasan tujuan ekspor diharapkan membantu pelaku usaha Indonesia memperoleh pasar yang lebih beragam. Pada saat yang sama, kerja sama dengan delegasi internasional dapat mendorong pertukaran kebutuhan pasar, peluang pasokan, serta hubungan bisnis jangka panjang yang saling menguntungkan.

FAQ

Di mana Trade Expo Indonesia ke-41 berlangsung?

Trade Expo Indonesia ke-41 berlangsung di ICE BSD, Tangerang Selatan, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Apa pesan utama Zulkifli Hasan kepada delegasi internasional?

Zulkifli Hasan mengajak delegasi dan pelaku usaha global memperluas kerja sama bisnis dengan Indonesia, dengan menekankan peluang yang didukung pertumbuhan ekonomi serta surplus ekspor.

Mengapa sektor pangan disampaikan dalam pembukaan TEI?

Sektor pangan dipaparkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi nasional. Pemerintah menilai peningkatan produksi beras dan jagung, bersama perbaikan kesejahteraan petani, dapat memperkuat kepercayaan mitra perdagangan internasional.

Related Reading