Pengumuman Resmi: Lebanon minta bantuan Pakistan untuk setop serangan Israel
Lebanon Mengajukan Bantuan Pakistan Untuk Menghentikan Serangan Israel
Moskow – Setelah percakapan telepon antara Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, kantor Salam mengeluarkan pernyataan yang meminta dukungan Pakistan untuk menghentikan serangan Israel terhadap kota Beirut dan penduduk sipil Lebanon. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, menegaskan kerja sama yang diharapkan antara kedua negara.
“Sambil mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Shehbaz Sharif atas upaya perdamaiannya, PM Lebanon meminta bantuan Pakistan untuk mengakhiri serangan yang menargetkan negara dan rakyatnya segera,” bunyi pernyataan tersebut.
Sebelumnya, Pakistan berperan penting dalam proses gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Mediasi dari Islamabad berhasil mendorong Presiden AS Donald Trump untuk mengumumkan kesepakatan gencatan senjata dua minggu dengan Iran. Sebagai bagian dari kesepakatan ini, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pada Rabu (8/4) bahwa Selat Hormuz—jalur utama bagi sekitar 20 persen pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair global—akan kembali dibuka.
Sementara itu, pada hari yang sama, pesawat tempur dan artileri Israel melakukan serangan terhadap belasan permukiman di Lebanon selatan, termasuk kota Tyre. Trump mengatakan bahwa penghentian serangan Israel di Lebanon tidak dimasukkan dalam kesepakatan gencatan senjata dengan Iran karena keterlibatan gerakan Hizbullah. Namun, Iran menilai hal ini sebagai pelanggaran terhadap perjanjian yang telah mereka capai dengan Washington.



