AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Bercerai dari Rully Anggi Akbar, Boiyen: Dia Sudah Gue Blokir!

Published Oktober 24, 2026 · Updated Oktober 24, 2026 · By Maya Kurniawan - amalzakat.com

Foto : Maya Kurniawan - amalzakat.com

Boiyen Menutup Komunikasi dengan Mantan Suami Usai Perceraian

Amalzakat.com – Komedian Yeni Rahmawati, yang dikenal sebagai Boiyen, memilih benar-benar menata ulang kehidupannya setelah pernikahannya dengan Rully Anggi Akbar berakhir di Pengadilan Agama Tigaraksa. Ia menegaskan bahwa hubungan komunikasi dengan mantan suaminya kini telah dihentikan, termasuk melalui pemblokiran kontak.

“Alhamdulillah sudah enggak pernah ketemu dengan dia. Sudah diblokir juga,” tegas Boiyen dalam program FYP, Jumat (23/10/2026).

Keputusan itu menjadi bagian dari upayanya menetapkan batas yang jelas setelah perceraian. Boiyen menyampaikan bahwa ia tidak lagi ingin terhubung dengan masa lalu tersebut dan berusaha menjalani hari-hari dengan perhatian yang lebih besar pada dirinya sendiri.

Foto dan Kenangan Lama Turut Dihapus

Bukan hanya akses komunikasi yang ditutup, Boiyen juga membersihkan berbagai kenangan digital mengenai mantan suaminya. Seluruh foto yang berkaitan dengan Rully disebutnya sudah tidak lagi disimpan. Langkah itu ia ambil agar dapat melanjutkan kehidupan tanpa terus terikat pada pengalaman yang telah berakhir.

“Foto-fotonya saja sudah aku hapus, semua kenangannya juga sudah dihapus,” jelasnya.

Baginya, menerima keadaan menjadi jalan untuk bergerak ke depan. Boiyen tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan dan memilih mengisi waktunya dengan lingkungan pertemanan yang membawa suasana positif.

“Ya sudah aku ikhlaskan saja, dan sekarang lebih fokus sama berteman yang seru-seru saja,” tuturnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan pilihannya untuk memprioritaskan kebahagiaan pribadi setelah fase rumah tangga yang tidak berlanjut. Dalam situasi seperti perceraian, membatasi kontak dan menyingkirkan pemicu kenangan dapat menjadi cara seseorang membangun ruang emosional baru, meski setiap orang tentu memiliki proses yang berbeda.

Lebih Selektif Menentukan Pasangan

Pengalaman pernikahannya membuat Boiyen menilai pemilihan pasangan sebagai hal yang perlu dilakukan dengan lebih hati-hati. Ia mengaku kini tidak lagi mudah terpikat pada sikap yang terlalu manis dalam ucapan. Baginya, pendekatan yang lebih realistis menjadi pertimbangan penting untuk hubungan pada masa depan.

“Sekarang aku lebih enggak suka kayak terlalu manis di mulut saja. Jadi lebih takut sama pria seperti itu. Aku lebih mencari yang realistis saja,” bebernya.

Boiyen ingin mengambil pelajaran dari hubungan yang telah dijalani agar persoalan serupa tidak kembali terjadi. Sikap selektif yang ia sampaikan bukan semata soal mencari pasangan baru, melainkan juga tentang memahami kebutuhan, batasan, dan cara membangun relasi yang lebih terbuka.

Ia pun menggambarkan perubahan caranya memandang urusan sederhana saat bepergian bersama pasangan. Percakapan mengenai biaya, yang kerap dianggap sensitif dalam hubungan, kini ingin ia hadapi dengan lebih lugas sejak awal.

“Enggak cuma itu saja, kalau pergi bareng sekarang aku lebih to the point saja. Mau patungan apa bayar sendiri-sendiri,” tambahnya.

Keterbukaan mengenai pengeluaran dapat membantu kedua pihak memahami ekspektasi masing-masing. Dalam pandangan Boiyen, pembicaraan yang jelas soal hal-hal praktis tampaknya lebih penting daripada membiarkan asumsi tumbuh dalam hubungan.

Perjanjian Pranikah Jadi Pertimbangan Penting

Selain menaruh perhatian pada karakter pasangan dan transparansi finansial, Boiyen juga memikirkan perlindungan aset jika suatu hari kembali menikah. Ia menyebut perjanjian pranikah akan menjadi syarat penting dalam rencana pernikahan berikutnya.

“Kalau nanti aku menikah harus pakai itu (perjanjian pranikah). Nanti, kalau enggak uang saya habis dibawa si laki,” tutupnya.

Perjanjian pranikah dipandang Boiyen sebagai bentuk antisipasi untuk menjaga harta yang dimilikinya. Pernyataan itu selaras dengan keinginannya untuk lebih realistis dan berhati-hati setelah melewati pengalaman rumah tangga sebelumnya.

Untuk saat ini, Boiyen menempatkan pemulihan diri dan pergaulan yang menyenangkan sebagai fokus utama. Ia telah memilih menutup akses kepada masa lalu, menghapus kenangan yang tidak ingin dipertahankan, serta membawa sejumlah pelajaran ke dalam cara pandangnya terhadap hubungan di kemudian hari.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Bercerai dari Rully Anggi Akbar Boiyen?

Bercerai dari Rully Anggi Akbar Boiyen is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Bercerai dari Rully Anggi Akbar Boiyen matter?

Bercerai dari Rully Anggi Akbar Boiyen matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.