AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Main Agenda: Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Betrand Peto: Semoga Cepat Selesai

Published Juni 30, 2026 · Updated Juni 30, 2026 · By Yusuf Kurniawan

Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah, Betrand Peto: Semoga Cepat Selesai

Main Agenda - Jakarta, Beritasatu.com – Betrand Peto, anak angkat Ruben Onsu dan Sarwendah, berharap konflik yang sedang dihadapi kedua orang tua angkatnya bisa segera diselesaikan. Anak keempat dari pasangan selebriti tersebut menyampaikan harapannya agar situasi rumah tangga bisa kembali normal dan damai. "Untuk masalah itu (konflik Ruben Onsu dan Sarwendah), sebenarnya aku berharap cepat selesai," kata Betrand Peto, dikutip dari channel Intens Investigasi, Senin (29/6/2026).

Sebagai bagian dari keluarga, Betrand Peto mengungkapkan keinginan untuk tetap mendampingi Ruben Onsu meski kondisi terkini memicu ketegangan. Ia menyatakan, ingin menjaga suasana hati sang ayah agar tetap stabil. "Jujur, aku memang saking pengin menjaga ayah, jadi mungkin aku minta maaf juga karena menyakiti hatinya," lanjutnya.

Dalam wawancara, Betrand Peto juga menjelaskan alasan di balik unggahan di akun Instagram pribadinya. Menurutnya, postingan tersebut dibuat untuk mendinginkan emosi dan memastikan hubungan harmonis antara kedua orang tua angkat. "Aku merasa bahwa aku mengenal karakter adik-adik seperti apa. Aku tidak bercerita langsung ke ayah, tapi kumpulkan dulu untuk meredam emosi, biar mood-nya bagus," tambahnya.

“Kalau ayah, terus terang dia kaget saja,” ungkap Betrand Peto.

Menurut Betrand, unggahan yang ia bagikan di media sosial menjadi sorotan publik. Ia menjelaskan bahwa isinya bertujuan untuk memperkuat hubungan antara kedua orang tua angkat. "Aku juga saking sayang ke Bunda, aku juga tatap-tatapan sama Onty Wendy. Dia melihat aku, dan begitu pula dengan aku. Aku berusaha selalu ingin baik-baik saja," tuturnya.

Konflik yang mempercepat penyelesaian jalan harus tetap diutamakan, meski Betrand Peto mengakui sedikit kebingungan saat melihat reaksi Ruben Onsu. Ia mengungkapkan, ayahnya jarang menceritakan aktivitasnya setelah selesai menghadiri berbagai acara. "Kalau soal itu (kunjungan ke KPAI), ayah enggak cerita ke aku. Dia tidak terlalu banyak cerita habis pulang dari mana, jumpa pers kuasa hukum ayah juga aku tidak tahu," ujarnya.

Sementara itu, Betrand Peto menyebutkan momen tak terduga saat ia bertemu dengan kedua putrinya, Thalia dan Thania, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia mengatakan, pertemuan tersebut terjadi di luar rencana dan membuatnya merasa emosi para adik harus dikendalikan. "Waktu di sana, waktu bunda dan adik-adik sampein itu di luar dugaan aku. Aku enggak tahu kalau mereka di sana, tapi pas aku lihat, aku memberikan ruang buat adik-adik untuk bisa bertemu dengan ayah," katanya.

Perspektif Betrand Peto dalam Konflik Keluarga

Betrand Peto juga mengungkapkan bahwa ia berusaha menjadi pihak netral dalam perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia mengakui bahwa kejadian masa lalu yang diunggahnya di media sosial memicu perdebatan, namun tetap ingin menjaga hubungan baik dengan seluruh anggota keluarga. "Aku jugasay hisama Bunda, aku juga tatap-tatapan sama Onty Wendy. Dia melihat aku, dan begitu pula dengan aku. Aku berusaha selalu ingin baik-baik saja," tuturnya.

Menyikapi rencana Ruben Onsu memperjuangkan hak asuh Thalia dan Thania, Betrand Peto memutuskan untuk tidak ikut campur. Ia menyerahkan sepenuhnya urusan tersebut kepada Ruben Onsu. "Kalau soal itu (hak asuh Thalia dan Thania), biarkan menjadi urusan ayah. Aku hanya mendukung gimana biar ayah bisa bertemu dengan adik-adik di waktu yang pas," tutupnya.

Konflik yang mempercepat penyelesaian jalan antara Ruben Onsu dan Sarwendah memicu perhatian publik terhadap dinamika keluarga mereka. Betrand Peto, sebagai anak angkat, memperlihatkan peran sebagai mediator dan penjaga harmoni. Meski beberapa kali menunjukkan ketegangan, ia tetap berusaha menyampaikan keinginan untuk menjaga hubungan baik dengan semua pihak.

Dalam rangka menyelesaikan konflik, Betrand Peto juga menjelaskan bahwa ia memahami emosi sang ayah yang terganggu. "Aku tidak mengetahui kunjungan Ruben Onsu ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Aku juga tidak tahu banyak tentang aktivitasnya setelah pulang dari berbagai acara," ujarnya. Meski demikian, ia tetap berkomitmen untuk mendukung apa pun yang terbaik bagi keluarga.

Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah menjadi sorotan karena konflik yang berlangsung dalam waktu beberapa bulan terakhir. Betrand Peto, sebagai bagian dari keluarga, mengakui peran pentingnya dalam menjaga emosi para adik dan menghadirkan ruang bagi pertemuan antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Ia juga menegaskan bahwa peran orang tua angkat harus tetap dihargai, meski konflik memicu perubahan dalam kehidupan keluarga.

Banyak pihak menilai bahwa konflik ini adalah bagian dari proses yang wajar dalam hubungan orang tua angkat. Betrand Peto, dengan kejujurannya, memberikan gambaran bahwa ia ingin semua pihak bisa bersatu kembali. "Aku juga berharap bahwa kejadian-kejadian di masa lalu bisa menjadi pelajaran, tapi tetap ingin semua baik-baik saja," tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Betrand Peto menegaskan komitmen untuk menjadi bagian dari solusi. Ia tidak hanya berharap konflik cepat selesai, tetapi juga berusaha memberikan peran aktif sebagai pihak yang mengedepankan kepentingan keluarga. "Semoga aku bisa membantu menyelaraskan semua, biar ayah dan bunda bisa kembali harmonis," harapnya.

Untuk menambah konteks, Betrand Peto juga mengungkapkan perasaannya terhadap dampak konflik terhadap para adiknya. Ia menegaskan bahwa anak-anak harus tetap merasa aman dan dijaga. "Aku ingin adik-adik bisa terus tumbuh dalam lingkungan yang nyaman, jadi aku berusaha meredam emosi mereka," tambahnya.

Sementara itu, komunikasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah terus berlangsung, meski tidak terlalu terbuka di media sosial. Betrand Peto menjadi jembatan untuk menyampaikan perasaan para adik dan menjaga keseimbangan dalam keluarga. "Aku merasa bahwa aku bisa memahami segala masalah yang dialami oleh kedua orang tua angkat, jadi aku tetap berusaha membantu," ujarnya.

Konflik Ruben Onsu dan Sarwendah tidak hanya menimbulkan perhatian di kalangan penggemar, tetapi juga menjadi cerminan bagaimana hubungan keluarga bisa terganggu oleh berbagai faktor. Betrand Peto, dengan usianya yang masih muda, menunjukkan kemampuan emosional dan keinginan untuk menjadi bagian dari solusi. "Semoga konflik ini bisa menjadi pembelajaran, dan keluarga bisa kembali bersatu," harapnya.

Artikel terkait: Simak berita dan artikel lainnya di Google News. Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu. Pemerintah Ajak Masyarakat Semarakkan HUT Ke-81