AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Topics Covered: Sarwendah Menolak Dituding Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak

Published Juni 21, 2026 · Updated Juni 21, 2026 · By Maya Kurniawan

Sarwendah Menolak Dituding Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak

Topics Covered - Dari Jakarta, Beritasatu.com melaporkan bahwa isu terkait penghalangan Ruben Onsu untuk bertemu dengan dua anaknya, Thalia dan Thania Onsu, kembali memanas dalam beberapa hari terakhir. Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, memberikan pernyataan menyangkal tudingan yang dilayangkan oleh pihak Ruben. Menurut Chris, kliennya tidak pernah menjadi penghalang atau menyulitkan akses Ruben sebagai ayah untuk bertemu dengan anak-anak. Hal ini diungkapkan dalam wawancara virtual yang dilakukan bersama sejumlah media pada Sabtu (20/6/2026).

Pernyataan Pengacara Sarwendah

Dalam kesempatan tersebut, Chris memaparkan bahwa Sarwendah selama ini bersikap terbuka terhadap pertemuan antara Ruben dengan anak-anak mereka. "Sarwendah tidak pernah menghalangi Ruben Onsu untuk bertemu dengan kedua anaknya. Jika ada yang menganggapnya mempersulit, mohon tunjukkan bukti konkret di mana upaya tersebut terjadi," ujar Chris dalam sebuah wawancara virtual. Ia menegaskan bahwa semua proses pertemuan antara kedua orang tua dan anak-anak telah berjalan sesuai mekanisme yang diatur.

"Kalau dibilang mempersulit, coba tolong tunjukkan kepada kami di mana mempersulitnya?"

Chris menjelaskan bahwa kliennya justru menunjukkan keinginan untuk memfasilitasi komunikasi antara Ruben dan anak-anak. Menurutnya, Sarwendah tetap memberikan ruang bagi Ruben untuk memenuhi kewajibannya sebagai ayah. Selama ini, pihak Sarwendah menilai bahwa Ruben justru yang menutup komunikasi dengan S sebagai ibu dari anak-anak tersebut. "Justru RO (Ruben Onsu) yang menghentikan komunikasi, terakhir kali mengirimkan pesan WhatsApp di akhir tahun lalu. Setelah itu, RO juga hanya sempat chatting dengan anaknya di bulan April, lalu tidak ada lagi hubungan," jelas Chris.

Histori Komunikasi yang Disangkal

Menurut Chris, pihak Sarwendah mempertanyakan apakah Ruben benar-benar mengalami kesulitan dalam menjalani pertemuan dengan anak-anak. Ia menambahkan bahwa semua upaya untuk mempercepat komunikasi antara kedua orang tua sudah dilakukan. "Jadi, di mana upaya mempersulitnya? Kecuali RO mencoba bertemu anak dan tidak diberi izin, barulah itu disebut sebagai tindakan mempersulit," tegasnya. Ini membantah tudingan bahwa Sarwendah menghalangi akses Ruben secara aktif.

"RO terakhir WhatsApp terakhir itu kurang lebih akhir tahun ke S sebagai ibunya anak-anak. Lalu setelah itu RO juga sempat chat ke anaknya pas April, setelah itu tidak ada lagi komunikasi. Jadi di mana upaya mempersulitnya? Kecuali RO mencoba ketemu anak dan tidak dikasih itu namanya mempersulit inikantidak,"

Chris menjelaskan bahwa selama ini Ruben Onsu yang lebih sering berhenti berkomunikasi dengan Sarwendah. Ia menilai bahwa tuntutan penghalangan dari pihak Ruben tidak memiliki dasar yang jelas, karena Sarwendah sebenarnya tidak membatasi akses tersebut. "Sampai saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan Sarwendah menghalangi Ruben. Justru, pihak Ruben yang kurang aktif dalam berkoordinasi," tambahnya.

Langkah Penyelesaian yang Dilakukan Pihak Sarwendah

Sebagai langkah untuk menyelesaikan perseteruan, Chris menyatakan bahwa pihak Sarwendah telah mengirimkan surat ke Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Surat tersebut diharapkan dapat membuka dialog dan memperkuat kesepahaman antara kedua belah pihak. "Kita sudah mengirim surat ke RO untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan," katanya. Menurut Chris, surat tersebut telah mendapat tanggapan yang baik dari Minola.

Chris menekankan bahwa pihaknya ingin menyelesaikan masalah ini dengan damai, tanpa konflik yang mengganggu kehidupan anak-anak. "Kita berdua, saya dan Bang Minola, sepakat untuk menjadi penengah agar pertemuan antara RO dan S bisa terwujud secepat mungkin," ujarnya. Ia berharap pertemuan tersebut akan berjalan lancar, khususnya setelah Ruben Onsu pulang umrah dan semua persiapan sudah siap.

Konteks Perseteruan Rumah Tangga

Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu telah berlangsung cukup lama, terutama terkait pengasuhan anak-anak. Pihak Ruben mengklaim bahwa Sarwendah sering kali menghalangi pertemuan dengan anak-anak, sementara Sarwendah menyatakan bahwa Ruben lebih banyak yang mengabaikan tanggung jawabnya. Menurut Chris, ini adalah salah satu konflik yang diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang jelas.

Dalam pernyataannya, Chris juga mengungkapkan bahwa pihak Sarwendah sangat peduli terhadap keharmonisan keluarga. "Kita ingin semua masalah ini bisa selesai dengan baik dan anak-anak tidak terkena dampak negatif," katanya. Ia menambahkan bahwa Sarwendah tetap memprioritaskan kepentingan anak-anak, baik secara emosional maupun secara kehidupan sehari-hari.

Harapan untuk Kesepahaman

Kedua belah pihak sepakat untuk mencari solusi terbaik, khususnya terkait pengasuhan dan pertemuan dengan anak-anak. Chris menilai bahwa langkah ini dapat membantu mengurangi ketegangan yang terjadi di antara mereka. "Alhamdulillah sudah dibalas oleh Bang Minola, di mana pertemuan antara RO dan S akan terjadi setelah RO pulang umrah," tuturnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus berusaha menengahi permasalahan ini agar bisa selesai dengan baik.

Selain itu, Chris juga menyebutkan bahwa pihak Sarwendah telah berupaya secara aktif untuk menjaga hubungan harmonis antara Ruben dan anak-anak. Ia menegaskan bahwa tidak ada tindakan mempersulit yang dilakukan oleh Sarwendah, melainkan keinginan untuk memastikan pertemuan tersebut berjalan secara natural dan tidak dipaksakan. "Kita berharap semua pihak bisa saling memahami dan berkomunikasi secara terbuka," jelasnya.

Perseteruan ini telah memperlihatkan bagaimana konflik rumah tangga bisa berdampak pada hubungan antara orang tua dan anak. Meski ada perbedaan pandangan, kedua