Visit Agenda: Konser F-Forever Jakarta Diserbu Penggemar F4 dan Ashin
Konser F-Forever Jakarta: Antusiasme Penggemar F4 dan Ashin Mencapai Puncak
Visit Agenda - Jakarta, Beritasatu.com - Konser pertama dari rangkaian "F-Forever 1st World Tour" yang diadakan oleh grup F-Forever berhasil digelar di venue Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Kamis (28/5/2026). Kesuksesan acara tersebut terlihat jelas dari jumlah penggemar yang memadati lokasi sejak pagi hari. Antusiasme penonton terus memanas, terutama menjelang hari kedua konser yang dijadwalkan pada Jumat (29/5/2026). Acara ini dihadiri oleh para personel legendaris grup F4, yaitu Jerry Yan, Van Ness Wu, dan Vic Zhou, serta vokalis band Mayday, Ashin. Kegiatan konser berlangsung selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Mei 2026, dan menawarkan pengalaman pertunjukan yang lengkap.
Pemegang Tiket dan Akses Khusus
Konser tersebut membagi akses ke penonton berdasarkan jenis tiket yang dibeli. Loket penukaran tiket tersedia sejak pukul 09.00 hingga 20.00 WIB, memberi kesempatan bagi penggemar yang belum memperoleh akses utama untuk mengatur kunjungan mereka. Bagi pemegang tiket RSVP Panindan F-Forever di deret depan A-C, mereka diberi keistimewaan untuk menikmati VIP Lounge mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Gerbang venue juga dibuka pukul 12.00 WIB, namun penonton bisa masuk ke area konser mulai pukul 17.00 WIB. Selama acara, penggemar tidak hanya menikmati pertunjukan tetapi juga menerima pelayanan khusus dari staf promotor Color Asia Live.
Antusiasme Penggemar yang Meluas
Menurut pantauan di lokasi, penggemar mulai datang sejak pukul 10.00 WIB, dengan jumlah yang terus bertambah seiring mendekati waktu konser. Banyak di antara mereka mengungkapkan kegembiraan yang luar biasa, karena pertunjukan ini dianggap sebagai momen langka bagi penggemar serial Meteor Garden. "Sayang fans sejak Meteor Garden sekitar 24 tahun lalu. Sudah menunggu banget karena cita-cita zaman kecil dulu belum kesampaian," ujar Irene, penggemar asal Kebumen, kepada wartawan di lokasi konser pada Jumat (29/5/2026). Ketertarikan penggemar terhadap grup F4 dan Ashin jelas terlihat dari jumlah peserta yang memenuhi venue.
Konsep Panggung dan Tema
Konser "F-Forever 1st World Tour" memiliki konsep panggung yang inovatif, yaitu Four-Point Star Stage. Desain ini dirancang agar para penampil dapat berinteraksi secara lebih intens dengan penonton dari berbagai sudut arena. Dengan struktur panggung yang simetris dan pemandangan yang terbuka, penonton merasa lebih dekat dengan idola mereka. Selain itu, konser ini tidak hanya sekadar pertunjukan musik tetapi juga menggambarkan perjalanan karier keempat anggota F4 dan Ashin. Beberapa babak pertunjukan mengangkat tema-tema seperti Faith, Friends, Fans, Family, hingga Fixed Stars, yang mencerminkan hubungan kuat antara artis dan penggemar.
Persiapan dan Detail Tambahan
Sebagai tambahan, acara ini juga menghadirkan suasana festival yang penuh keberanian. Penggemar tidak hanya menikmati lagu-lagu ikonik F4 dan Mayday tetapi juga memakai kostum khas, menciptakan suasana yang menggabungkan nostalgia dan modernitas. Konsep panggung yang dirancang secara khusus memperkuat pengalaman ini, dengan elemen visual dan suara yang selaras dengan tema musik yang ditampilkan. Pertunjukan hari kedua dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB, dan seluruh peserta serta staf mempersiapkan diri untuk menemani para penggemar dalam momen spesial ini.
Perayaan dan Tren Lain
Di samping konser F-Forever, berbagai informasi menarik juga diberitakan di media. Berita terkait persiapan Perayaan Waisak 2026 di Candi Borobudur menjadi topik hangat, dengan banyak kegiatan budaya dan religius yang diharapkan dapat menginspirasi masyarakat. Sementara itu, kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis mendapat perhatian khusus, menunjukkan pentingnya diplomasi internasional dalam memperkuat hubungan bilateral. Dalam rangka libur Idul Adha, Ragunan juga menjadi tempat yang ramai dengan kegiatan penyembelihan hewan kurban, yang dihadiri oleh ribuan warga Jakarta. Selain itu, nilai tukar Rupiah yang terus menurun memicu ketegangan di pasar keuangan, sementara negara-negara yang berpartisipasi dalam kurban mencoba membumikan semangat kebersamaan dan keberagaman.
"Sayang fans sejak Meteor Garden sekitar 24 tahun lalu. Sudah menunggu banget karena cita-cita zaman kecil dulu belum kesampaian," ujar Irene, penggemar asal