Visit Agenda: Arsenal ke final Liga Champions setelah singkirkan Atletico 1-0
Arsenal Melaju ke Final Liga Champions Usai Kalahkan Atletico Madrid 1-0
Visit Agenda – Jakarta – Kemenangan Arsenal atas Atletico Madrid dengan skor 1-0 pada leg kedua semifinal Liga Champions di Stadion Emirates pada Rabu membawa tim London tersebut ke babak final. Gol tunggal Bukayo Saka menjadi penentu kemenangan, mengubah agregat menjadi 2-1 setelah leg pertama berakhir 1-1. Ini adalah final pertama bagi The Gunners sejak 2006, ketika mereka gagal menjadi juara setelah kalah 1-2 dari Barcelona, menurut situs resmi UEFA.
Pertandingan Leg Kedua
Di leg pertama, Atletico Madrid langsung menunjukkan ambisi mereka dengan menguasai bola sejak awal. Peluang pertama muncul di menit ke-8 saat Antoine Griezmann dan Giuliano Simeone bekerja sama, menciptakan ruang bagi Julian Alvarez. Namun, tembakan Alvarez melesat di sisi kiri gawang. Arsenal mencoba merespons dengan percobaan Riccardo Calafiori dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Pada menit ke-34, Atletico memperoleh peluang untuk mengklaim penalti setelah Leandro Trossard terjatuh akibat kontak dengan Griezmann. Wasit memutuskan tidak memberikan penalti, yang memicu kecewa di kalangan pemain dan penggemar tim. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum, dengan Bukayo Saka mencetak gol di menit ke-44 setelah memanfaatkan bola muntah dari sepakan Leandro Trossard yang bekerja sama dengan Viktor Gyokeres.
Kinerja Tim di Babak Kedua
Babak kedua membawa perubahan, dengan Atletico Madrid tampil lebih agresif untuk mengejar ketertinggalan. Giuliano Simeone terjatuh di kotak penalti saat berduel dengan Gabriel Magalhaes, tetapi wasit kembali menolak memberikan hadiah. Serangan-serangan terus mengalir dari tim Diego Simeone, namun kiper Arsenal, David Raya, tampil dengan soliditas luar biasa, menghalau berbagai ancaman. Di sisi lain, Arsenal hampir memperbesar keunggulan pada menit ke-65 melalui sepakan Viktor Gyokeres, yang melesat tipis di atas gawang.
Menjelang akhir pertandingan, Atletico meningkatkan intensitas serangan mereka. Masuknya Alexander Sorloth sebagai pemain pengganti memberi semangat baru, tetapi usaha-usaha Sorloth masih diblok lini pertahanan Arsenal. Meski begitu, The Gunners tetap mengontrol permainan dan menjaga rekor tak terkalahkan di Liga Champions musim ini, dengan 10 kemenangan dan tiga hasil imbang.
Antusiasme Pemain dan Kehadiran Penggemar
Dalam babak pertama, atmosfer Stadion Emirates dipenuhi antusiasme tinggi. Pemain-pemain Arsenal terlihat lebih percaya diri, menguasai bola di tengah lapangan dan menciptakan peluang yang cukup mengancam. Sementara itu, Atletico Madrid berusaha membangun tekanan melalui serangan balik cepat. Namun, upaya mereka selalu dihentikan oleh pertahanan yang kukuh di bawah asuhan Mikel Arteta.
Pada menit ke-44, Saka mencetak gol yang menjadi penentu kemenangan. Gol ini tercipta setelah lemparan Leandro Trossard ke arah Viktor Gyokeres mengarah ke posisi Saka, yang dengan cepat mengambil peluang dan melesakkan bola ke gawang Oblak. Hasil ini memastikan Arsenal melangkah ke babak final, menjadi salah satu kemenangan terbesar dalam perjalanan mereka di kompetisi ini.
Latar Belakang Final dan Lawan Terakhir
Kemenangan ini membawa Arsenal ke partai puncak Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2006, saat mereka hanya finish sebagai runner-up setelah kalah 1-2 dari Barcelona. Dalam final, tim asuhan Arteta akan menghadapi pemenang pertandingan antara Paris Saint-Germain dan Bayern Muenchen, yang baru memainkan leg kedua semifinal pada hari berikutnya. Ini menjadi pertemuan menarik antara dua tim kuat yang sebelumnya telah memperlihatkan dominasi mereka di kompetisi E