AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Prabowo: Saya Tidak Toleransi kepada Koruptor

Published Juli 18, 2026 · Updated Juli 18, 2026 · By Dewi Santoso

Prabowo Tekankan Ketegasan Melawan Korupsi di Depan Publik

Prabowo - Kabupaten Malang menjadi saksi bisu atas pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto mengenai komitmen pemerintah dalam memberantas praktik korupsi. Dalam kesempatan memimpin kegiatan panen raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh pada hari Jumat, 17 Juli 2026, kepala negara tersebut menyampaikan pesan yang jelas kepada seluruh lapisan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada ruang bagi toleransi terhadap para pelaku korupsi maupun pejabat yang dianggap merugikan kepentingan negara dan rakyat banyak.

Menurut Prabowo, langkah-langkah konkret akan terus diambil oleh pemerintah untuk menggencarkan operasi pemberantasan berbagai aktivitas ilegal. Aktivitas-aktivitas tersebut dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap perekonomian nasional. Lebih dari itu, presiden juga menekankan bahwa soliditas nasional merupakan fondasi utama dalam proses pembangunan bangsa. Meskipun Indonesia saat ini menjalin hubungan diplomatik yang baik dengan banyak negara di dunia, persatuan dan integritas di dalam negeri harus tetap menjadi prioritas utama.

Komitmen terhadap Kepercayaan Rakyat

Pres Prabowo juga mengingatkan para pejabat, birokrat, serta pengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tentang tanggung jawab mereka. Semua pihak tersebut bekerja menggunakan mandat dan anggaran yang berasal dari rakyat. Karena itu, kepercayaan yang diberikan tidak boleh disalahgunakan dalam bentuk apapun.

"Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tetapi melaksanakan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat. Apalagi mencuri uang rakyat. Kita tidak toleransi. Saya tidak toleransi. Saya tidak akan ragu-ragu!"

Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh keyakinan oleh Prabowo saat berpidato di hadapan para tamu dan personel TNI. Kata-katanya mencerminkan tekad kuat untuk membersihkan birokrasi dari praktik-praktik yang merugikan publik.

Operasi Besar-besaran Melawan Praktik Ilegal

Selain fokus pada pemberantasan korupsi, pemerintah saat ini juga sedang menjalankan operasi penertiban secara besar-besaran. Operasi tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pemberantasan penyelundupan, pertambangan ilegal, perkebunan ilegal, penangkapan ikan ilegal, hingga praktik manipulasi perdagangan yang dinilai merugikan negara. Prabowo menyebut bahwa semua ini merupakan pekerjaan besar yang harus diselesaikan bersama-sama.

Ia turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan. Tujuannya adalah menjaga dan mengelola kekayaan alam Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh rakyat. Menurut analisisnya, pengelolaan sumber daya alam yang baik menjadi kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus warisan berharga bagi generasi mendatang.

"Bersatulah untuk bangsa dan rakyat kita, untuk anak-anak dan cucu kita. Bersatulah untuk mengamankan, menguasai kembali supaya rakyat bisa merasakan kekayaan tersebut," tutupnya.

Komitmen ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pembangunan berkelanjutan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan Indonesia dapat mencapai kemajuan yang lebih signifikan dalam berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.