AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada Siswa SMA Taruna Nusantara

Published Oktober 31, 2026 · Updated Oktober 31, 2026 · By Joko Wibowo - amalzakat.com

Foto : Joko Wibowo - amalzakat.com

Prabowo Ajak Siswa Taruna Nusantara Menjaga Semangat Persatuan

Amalzakat.com – Presiden Prabowo Subianto menyerukan kepada para siswa SMA Taruna Nusantara untuk menjadikan nilai Sumpah Pemuda sebagai pegangan dalam belajar, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan Indonesia. Pesan tersebut disampaikan saat peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi di Kota Cimahi, Jawa Barat, Jumat (30/10/2026).

Di hadapan para pelajar, Prabowo menempatkan pendidikan sebagai ruang penting untuk menumbuhkan kesadaran kebangsaan. Ia berharap kesempatan belajar di sekolah itu dimanfaatkan secara sungguh-sungguh, sehingga para siswa kelak mampu mengambil peran sebagai generasi penerus yang berprestasi, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap kepentingan nasional.

"Saya percaya kalian akan berbuat yang terbaik, kalian akan belajar yang terbaik, kalian akan mengambil nilai-nilai dari SMA Taruna Nusantara," kata Prabowo.

Sumpah Pemuda sebagai dasar kebangsaan

Prabowo menekankan bahwa semangat yang dibangun di lingkungan SMA Taruna Nusantara perlu berpijak pada ikrar satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Nilai tersebut dipandangnya sebagai fondasi yang tetap relevan bagi kehidupan berbangsa di tengah keberagaman Indonesia.

Sumpah Pemuda lahir dari kesadaran generasi muda sebelum kemerdekaan untuk menyatukan cita-cita kebangsaan. Prabowo menyoroti usia para pemuda saat itu yang masih sangat belia, namun telah mampu melahirkan gagasan besar bagi arah perjuangan Indonesia.

"Pemuda-pemudi tersebut usianya sangat muda, melahirkan suatu sumpah yang demikian cemerlang, luar biasa kita harus akui," ujar Prabowo.

Bagi pelajar, pesan itu dapat dimaknai sebagai ajakan untuk melihat perbedaan bukan sebagai alasan untuk terpecah. Sekolah menjadi tempat untuk membiasakan kerja sama, menghargai sesama, dan mengembangkan kemampuan tanpa meninggalkan tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Menghormati keragaman untuk memperkuat negara

Kepala Negara mengingatkan bahwa Indonesia memiliki banyak suku, agama, ras, budaya, dan adat. Karena itu, persatuan tidak cukup dimaknai sebagai slogan, melainkan perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Ia kembali menegaskan arti Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan bersama dalam mengelola kemajemukan. Dalam pandangannya, kekuatan Indonesia justru terletak pada kemampuan masyarakatnya untuk tetap bersatu meski memiliki latar belakang yang beragam.

"Hanya dengan persatuan, hanya dengan Bhinneka Tunggal Ika, hanya dengan mengakui dan menghormati semua suku dan semua agama dan semua ras, dan semua budaya, dan semua adat, kita bisa bernegara dengan baik," tegasnya.

Penegasan tersebut juga berkaitan dengan tantangan yang dihadapi bangsa di masa depan. Kemajuan pendidikan, pembangunan, dan kehidupan demokratis memerlukan ruang sosial yang damai. Perselisihan yang mengabaikan kepentingan bersama dapat melemahkan kemampuan bangsa untuk bergerak menuju tujuan yang lebih besar.

Belajar dari perjalanan sejarah

Selain berbicara mengenai persatuan, Prabowo meminta generasi muda untuk tidak menjauh dari sejarah. Memahami perjalanan bangsa dinilainya penting agar pengalaman masa lalu dapat menjadi pelajaran dalam mengambil keputusan pada masa kini maupun masa depan.

"Mereka yang malas belajar sejarah akan dihukum oleh sejarah. Ini pelajaran ribuan tahun," katanya.

Prabowo menyinggung masa penjajahan yang pernah dialami Indonesia, termasuk dampak dari lemahnya persatuan antaranak bangsa. Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa politik pecah belah dapat menimbulkan kerugian besar apabila masyarakat tidak memiliki kesadaran untuk menjaga kebersamaan.

Ia mengajak para siswa mengambil hikmah dari kelebihan sekaligus kekurangan para pendahulu. Para pendiri bangsa telah meninggalkan banyak teladan dan gagasan besar, sementara berbagai kekeliruan pada masa lalu perlu dipahami agar tidak berulang dalam kehidupan nasional.

"Jangan kita ulangi kesalahan-kesalahan pendahulu-pendahulu kita. Pendahulu kita banyak kecemerlangan, tetapi kita belajar dari kekurangannya," pesannya.

Pendidikan dan harapan bagi generasi penerus

Peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi menjadi momentum untuk menegaskan kembali hubungan antara pendidikan dan pembentukan watak kebangsaan. Pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu, tetapi juga dengan kemampuan untuk bersikap disiplin, bertanggung jawab, serta menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.

Prabowo menyampaikan keyakinannya bahwa para siswa dapat tumbuh menjadi generasi unggul apabila menggunakan masa pendidikan secara maksimal. Pesan tentang Sumpah Pemuda, penghormatan terhadap kebinekaan, dan kesediaan belajar dari sejarah menjadi bagian dari bekal moral yang ia tekankan bagi para pelajar.

Dengan memelihara semangat persatuan sejak di sekolah, generasi muda diharapkan mampu menghadapi perbedaan dengan kedewasaan dan membawa Indonesia ke arah kemajuan. Nilai kebangsaan yang dipraktikkan dalam keseharian akan menjadi dasar penting bagi lahirnya pemimpin, profesional, dan warga negara yang mampu menjaga keutuhan bangsa.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada?

Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada matter?

Prabowo Tekankan Nilai Sumpah Pemuda kepada matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.