Special Plan: Ayahanda Muhammad Qodari Meninggal Dunia, Erick Thohir Melayat
Ayahanda Muhammad Qodari Meninggal Dunia, Erick Thohir Melayat
Special Plan - Kota Depok menjadi tempat berkumpulnya kerabat dan kenalan untuk menghormati sosok yang meninggal dunia pada Selasa (23/6/2026) siang hari. Pria yang dikenal sebagai H. Sulaiman Said bin Muhammad Said, ayahanda dari Muhammad Qodari, yang menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), berpulang pada usia 79 tahun. Berita duka tersebut segera menyebar ke berbagai lapisan masyarakat, memicu antusiasme pengunjung yang datang secara berkelanjutan ke kediaman keluarga di Perumahan Pesona Depok Estate, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.
Kondisi Terakhir Almarhum
Menurut keterangan dari Muhammad Qodari, putra almarhum, sang ayah menjalani aktivitas harian secara normal sebelum menghembuskan napas terakhir. Ia sempat menunaikan ritual mandi dan bersiap untuk salat Asar. Saat duduk di kursi, kondisi tubuhnya tiba-tiba berubah hingga tidak dapat beranjak lagi. Kepastian kematian terjadi setelah ia dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan tidak sadarkan diri di IGD.
Keluarga mengungkapkan bahwa almarhum dalam kondisi kesehatan yang baik sebelum wafat. Tidak ada riwayat penyakit jantung atau kanker yang diketahui. Kematian ini menimbulkan kekecewaan besar bagi keluarga, terutama karena almarhum dianggap sebagai sosok yang penuh perhatian, humoris, serta dekat dengan berbagai kalangan di sekitarnya.
Penghormatan dari Tokoh Masyarakat
Kehadiran para pelayat menunjukkan perhatian yang tinggi terhadap sosok H. Sulaiman Said. Tokoh masyarakat, sahabat, kerabat, serta pejabat pemerintahan tampak hadir secara bergantian untuk memberikan penghormatan terakhir. Kehadiran mereka mencerminkan kesan yang tinggi, baik dari komunitas lokal maupun lingkaran politik.
Banyak warga mengenang almarhum sebagai figur yang selalu aktif dalam kegiatan sosial. Dalam keluarga, ia dianggap sebagai orang yang mengajarkan nilai-nilai kehidupan sejak masa kecil, termasuk dalam hal pendidikan agama dan membaca. Kedekatan yang hangat dengan lingkungan sekitar membuat kepergiannya dianggap sebagai kehilangan besar bagi masyarakat.
Pesan dari Erick Thohir
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, turut hadir dalam acara melayat. Ia memberikan belasungkawa kepada Muhammad Qodari dan keluarga yang ditinggalkan. Dalam wawancara, Erick menyampaikan perasaannya tentang kepergian almarhum:
“Saya turut berdukacita kepada Pak Qodari dan keluarga. Saya yakin almarhum akan diterima di sisi Allah Swt dengan sebaik-baiknya. Beliau adalah figur yang ikhlas dan selama ini mengabdi kepada bangsa dan negara. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,”
Pernyataan tersebut menunjukkan penghargaan tinggi terhadap dedikasi almarhum. Erick mengungkapkan bahwa H. Sulaiman Said memiliki sikap tulus dan pantang menyerah dalam berbagai peran yang ia ambil.
Keluhan dan Harapan Keluarga
Menurut Muhammad Qodari, kepergian ayahandanya tidak hanya berdampak pada keluarga, tetapi juga menjadi kehilangan besar bagi masyarakat. Ia menyebut almarhum sebagai guru pertama yang membimbingnya sejak kecil. Dalam pengakuan Qodari, sosok ayahandanya sangat berpengaruh dalam membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan anak-anak serta warga sekitar.
Keluhan akan kepergian almarhum mengalir dari berbagai kalangan. Banyak orang yang mengenal H. Sulaiman Said menyampaikan belasungkawa dan kenangan manis tentang kebaikan serta kehangatan hatinya. Kehadiran almarhum dalam kegiatan sosial, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat luas, menjadi bukti nyata dari kontribusi yang ia berikan.
Proses Kematian dan Pemakaman
Jenazah H. Sulaiman Said akan disalatkan setelah salat Subuh, kemudian dimakamkan di lokasi yang tidak jauh dari kediaman keluarga di Depok. Pemakaman tersebut menjadi momen penting untuk merenungkan perjalanan hidup almarhum, yang dianggap sebagai bentuk penghormatan terakhir. Keluarga berharap pemakaman bisa memberikan kelegaan bagi semua pihak yang merasa kehilangan.
Prosesi pemakaman dirancang dengan penuh keharmonisan, sesuai dengan kebiasaan yang dikenal almarhum. Kedekatan dengan lingkungan sekitar membuat warga sekitar merasa terpanggil untuk hadir dalam acara tersebut. Hal ini juga menunjukkan bahwa sosok H. Sulaiman Said tidak hanya terkenal dalam lingkup keluarga, tetapi juga mendapat penghargaan dari masyarakat luas.
Simak Berita Terkini
Berita dan artikel lainnya bisa dibaca melalui platform Google News. Pembaruan terkini juga tersedia di WhatsApp Channel Beritasatu, DFSK Fokus Kembangkan PHEV di Tengah Tantangan Infrastruktur EV, serta berbagai topik lain seperti Calon Manajer Kopdes Wafat, Kemenhan Evaluasi Latihan Militer, dan lainnya.
Di tengah kesedihan yang melanda, keluarga dan masyarakat berharap kepergian H. Sulaiman Said dapat menjadi pengingat tentang pentingnya keikhlasan dan dedikasi dalam hidup. Kehadirannya di dunia ini telah meninggalkan jejak yang tak terlupakan, baik melalui peran dalam pemerintahan maupun hubungan sosial yang hangat.
Almarhum meninggalkan warisan yang berharga, terutama dalam membentuk generasi muda. Dengan cara hidup yang penuh semangat, ia memberikan contoh tentang bagaimana menjadi pribadi yang baik. Kehilangan ini akan terus dirasakan, tetapi semangat almarhum diharapkan dapat terus hidup dalam hati para kenalannya.
Muhammad Qodari, sebagai anak yang dekat dengan ayahandanya, mengatakan bahwa kepergian ini adalah momen yang sangat berat. Ia berharap doa dari masyarakat dapat membawa almarhum ke surga dengan selamat. “Beliau mengajarkan banyak hal, termasuk cara hidup yang penuh makna,” tutur Qodari dalam wawancara.
Dengan kepergian H. Sulaiman Said, m