AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Wagub Minta Dana Otsus Naik 2,5 Persen dalam RUU Pemerintahan Aceh

Published September 10, 2026 · Updated September 10, 2026 · By Rizki Pratama - amalzakat.com

Aceh Dorong Dana Otsus 2,5 Persen untuk Percepat Pembangunan dan Pemulihan Bencana

Amalzakat.com – Pemerintah Aceh berharap perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dapat memberikan kepastian keberlanjutan dana otonomi khusus. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, yang dikenal sebagai Dek Fadh, mengusulkan agar alokasi dana otsus Aceh ditetapkan sebesar 2,5 persen dalam Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan UU Pemerintahan Aceh.

Usulan tersebut muncul di tengah kebutuhan anggaran yang besar untuk melanjutkan pembangunan daerah sekaligus menangani dampak bencana hidrometeorologi. Pemulihan masyarakat serta perbaikan infrastruktur yang terdampak menjadi perhatian penting dalam agenda pembangunan Aceh.

“Harapan masyarakat Aceh, dana otsus Aceh dapat terus berlanjut sebesar 2,5% pada tahun depan. Aceh sedang membutuhkan anggaran yang besar, khususnya untuk pembangunan dan pemulihan pascabencana. Semoga pembahasan RUU ini memberikan kepastian dan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Aceh,” ujar Dek Fadh, Rabu (9/9/2026).

Kebutuhan Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Dana otonomi khusus dipandang memiliki posisi strategis bagi Aceh karena dapat menopang berbagai kebutuhan daerah. Dalam situasi pascabencana, ketersediaan anggaran menjadi unsur penting agar rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dijalankan secara berkelanjutan.

Dek Fadh menekankan bahwa dukungan pembiayaan diperlukan untuk mempercepat pembangunan, terutama setelah bencana hidrometeorologi menimbulkan dampak bagi warga dan sejumlah fasilitas umum. Ia berharap dana otsus dapat segera dimanfaatkan secara maksimal untuk menjawab kebutuhan tersebut.

“Karena itu, kita berharap dana otsus dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Aceh, termasuk kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana,” kata politisi Partai Gerindra itu.

Keberlanjutan dana otsus menjadi salah satu isu utama yang diharapkan masuk dalam perhatian pembahasan perubahan RUU Pemerintahan Aceh. Bagi Aceh, kepastian regulasi akan membantu pemerintah daerah menyusun arah pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat dengan lebih terukur.

Pembahasan revisi undang-undang ini juga memiliki arti penting karena menyangkut masa depan kebijakan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan daerah. Dukungan anggaran yang stabil diharapkan dapat memperkuat kapasitas Aceh dalam menjalankan pembangunan, menghadapi pemulihan pascabencana, dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

DPR Setujui RUU sebagai Usul Inisiatif

Sebelumnya, DPR menyetujui RUU tentang Pemerintahan Aceh untuk menjadi usul inisiatif DPR. Keputusan itu dibacakan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam rapat paripurna di Senayan, Jakarta, pada Selasa (8/9/2026).

Persetujuan tersebut menjadi tahap awal dalam proses revisi UU Pemerintahan Aceh. Meski demikian, rancangan undang-undang itu masih harus melewati pembahasan lanjutan sebelum dapat disahkan sebagai undang-undang.

Pemerintah Aceh menyambut keputusan DPR tersebut. Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyebutnya sebagai momentum untuk memperkuat kepastian regulasi dan menjaga kesinambungan pembangunan serta kesejahteraan warga Aceh.

“Kami mengapresiasi keputusan DPR RI yang telah menyetujui RUU Perubahan UU Pemerintahan Aceh menjadi usul inisiatif DPR. Kita berharap proses selanjutnya berjalan lancar dan kepentingan Aceh serta masyarakat Aceh dapat menjadi perhatian dalam pembahasan hingga pengesahan,” ujar Mualem, Rabu (9/9/2026).

Mualem meminta seluruh unsur yang terlibat dalam revisi UUPA menjaga komunikasi dan menempatkan kepentingan rakyat Aceh sebagai tujuan utama. Ia menyoroti perlunya pertukaran pandangan antara Tim Pemerintah Aceh, DPR Aceh, serta Forbes Aceh di Jakarta selama proses pembahasan berlangsung.

“Antara Tim Pemerintah Aceh dan DPR Aceh serta Forbes Aceh di Jakarta agar saling bertukar pendapat, dan fokus kepada kepentingan rakyat Aceh,” kata Mualem.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak dari Aceh yang telah lama memikirkan dan bekerja untuk penyempurnaan UUPA. Kerja sama serta kekompakan dinilai perlu terus dijaga agar proses legislasi dapat menghasilkan kebijakan yang menjawab kebutuhan daerah.

“Saya juga sangat berterimakasih pada semua pihak dari Aceh yang telah bertahun lamanya berfikir dan bekerja untuk penyempurnaan UUPA yang semuanya demi kepentingan rakyat Aceh. Mari kita perkuat kerjasama dan merawat kekompakan kita yang telah terbangun dengan baik,” ujarnya.

Harapan Pembahasan Tanpa Hambatan

Dek Fadh turut memberikan apresiasi terhadap keputusan DPR menjadikan RUU perubahan UU Pemerintahan Aceh sebagai usul inisiatif. Namun, ia mengingatkan bahwa keputusan tersebut belum menjadi akhir dari proses legislasi. Tahapan pembahasan tetap diperlukan sebelum revisi itu memperoleh pengesahan.

“Keputusan DPR ini menjadi langkah yang baik bagi Aceh. Kita tentu mengapresiasi dan berterima kasih kepada DPR RI yang telah memberikan perhatian terhadap Aceh,” ujar Dek Fadh.

Ia berharap pembahasan dapat berlangsung lancar sehingga kepastian hukum bagi Aceh segera terwujud. Kepastian itu dinilai penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah, khususnya dalam menyiapkan langkah pembangunan serta pemulihan berbagai dampak bencana.

“Kita berharap pembahasan undang-undang ini tidak mendapat hambatan lagi sehingga bisa segera disahkan. Ini penting untuk memberikan kepastian bagi Aceh dan masyarakat Aceh,” katanya.

Harapan atas dana otsus sebesar 2,5 persen menempatkan pembahasan RUU Pemerintahan Aceh sebagai agenda yang relevan bagi warga Aceh. Proses berikutnya akan menentukan bagaimana kepastian regulasi dan dukungan fiskal dapat menopang pembangunan, rehabilitasi, rekonstruksi, serta kesejahteraan masyarakat di masa mendatang.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Wagub Minta Dana Otsus Naik 2 5?

Wagub Minta Dana Otsus Naik 2 5 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Wagub Minta Dana Otsus Naik 2 5 matter?

Wagub Minta Dana Otsus Naik 2 5 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.