Panduan Kebaikan

Amal Jariyah Adalah Kebaikan yang Tidak Akan Terputus Pahalanya

Amal jariyah adalah amal baik atau kebaikan yang terus memberikan manfaat atau pahala kepada pelakunya bahkan setelah ia meninggalkan dunia ini. Contohnya adalah menyumbangkan ilmu yang bermanfaat, membangun fasilitas umum seperti masjid atau sekolah, atau menyumbangkan untuk amal yang berkelanjutan seperti sumur air bersih atau yayasan amal.

Asal usul istilah amal jariyah berasal dari bahasa Arab. “Amal” merujuk pada perbuatan, sementara “jariyah” menggambarkan kelanjutan, kesinambungan, atau aliran.

Amal Jariyah adalah tindakan kebajikan yang memiliki dampak positif. Pahala dari amal ini terus mengalir bahkan setelah seseorang telah meninggal dunia, artinya pahala dari amal tersebut akan terus mengalir kepada orang yang telah melakukannya, bahkan setelah kematian mereka. Hal ini karena amal tersebut masih memberikan manfaat atau kontribusi positif kepada orang lain atau masyarakat.

Dalam Islam, melakukan kebaikan selalu ditekankan sebagai ajaran utama. Amal jariyah menjadi salah satu bentuk perbuatan baik yang disarankan untuk dilakukan oleh semua umat Muslim.

Simak penjelasan dari kami mengenai pengertian Amal Jariyah adalah kebaikan yang tidak akan terputus pahalanya dibawah ini.

Amal Jariyah Dalam Ajaran Islam

Amal Jariyah adalah tindakan baik dalam agama Islam yang terus-menerus memberikan pahala bagi pelakunya, bahkan setelah meninggal dunia. Ini berarti pahala dari amal tersebut tidak berhenti saat seseorang telah wafat, tetapi terus mengalir dan memberikan manfaat kepada mereka di akhirat.

Amal Jariyah Dalam Ajaran Islam

Rasulullah SAW pernah menyebutkan tiga amalan yang termasuk dalam amal jariyah dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra dan disebutkan dalam Imam Muslim.

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: Apabila manusia itu meninggal dunia maka terputuslah segala amalnya kecuali tiga: yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan doa anak sholeh yang berdoa baginya.

Dalam riwayat hadis lain, Rasulullah bersabda,
عَنْ أَنَسٍ رَ ضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ : سَبْعٌ يَجْرِي لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ وَهُوَ فِي قَبْرِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ : مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا أَوْ أَجْرَى نَهْرًا أَوْ حَفَرَ بِئْرًا أَوْ غَرَسَ نَخْلاً أَوْ بَنَى مَسْجِدًا أَوْ وَرَّثَ مُصْحَفًا أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

Artinya: Dari Anas Radhiyallahu anhu, beliau mengatakan:

”Rasûlullâh Shaallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu) : Orang yang yang mengajarkan suatu ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanamkan kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf atau meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal.”

Amal Jariyah merupakan bagian dari ajaran Islam yang mendorong umat Muslim untuk berbuat baik dengan ikhlas dan berinvestasi dalam perbuatan baik yang berkelanjutan, sehingga mereka dapat terus meraih pahala bahkan setelah meninggal dunia.

Contoh Amal Jariyah

Dalam Islam, amal jariyah sangat dianjurkan karena memberikan manfaat yang berkesinambungan. Berdasarkan hadis Rasulullah SAW, berikut ini beberapa contoh amal jariyah.

1. Ilmu yang Bermanfaat

Menyebarkan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain merupakan salah satu bentuk amal jariyah. Sebagai contoh, jika seseorang mengajar ilmu yang berguna kepada orang lain, pahala dari ilmu tersebut akan terus mengalir bahkan setelah kematian pengajar, ketika ilmu tersebut terus diteruskan dan dimanfaatkan oleh murid-muridnya.

Doa dari Anak Sholeh dan Sholehah

2. Doa dari Anak Sholeh dan Sholehah

Mendidik anak-anak agar menjadi generasi yang baik, sholeh, dan sholehah juga termasuk dalam amal jariyah. Orang tua yang mendidik anak-anak mereka dengan nilai-nilai agama dan akhlak yang baik akan terus mendapatkan pahala bahkan setelah meninggal dunia, jika anak-anak mereka tumbuh menjadi individu yang saleh dan salehah.

3. Sedekah Harta

Memberikan sedekah harta untuk keperluan kemaslahatan umat juga termasuk dalam amal jariyah. Pahala dari sedekah tersebut terus mengalir bahkan setelah pemberi sedekah meninggal dunia, terutama jika sedekah tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan kepada masyarakat.

4. Pemberian Mushaf

Memberikan mushaf (Al-Qur’an) kepada orang lain adalah contoh lain dari amal jariyah. Al-Qur’an adalah kitab suci dalam Islam, dan membacanya mendatangkan pahala. Jika seseorang memberikan Al-Qur’an kepada orang lain, pahala dari setiap kali Al-Qur’an dibaca oleh penerima akan terus mengalir dan memberikan manfaat kepada pemberi sedekah.

5. Pembangunan Masjid

Membangun sebuah masjid adalah salah satu contoh nyata dari amal jariyah. Masjid merupakan tempat ibadah yang penting dalam Islam, dan orang yang membangun masjid akan terus menerima pahala bahkan setelah meninggal dunia. Mereka juga dijanjikan tempat yang istimewa di surga.

6. Membangun Rumah Sakit

Membangun rumah sakit merupakan amal jariyah yang menitikberatkan pada pelayanan kesehatan. Rumah sakit membantu banyak orang yang sakit dan membutuhkan perawatan medis.

Orang yang berinvestasi dalam pembangunan rumah sakit akan terus mendapatkan pahala dari setiap pasien yang mendapatkan manfaat dari fasilitas tersebut.

7. Membangun Gedung Sekolah

Membangun gedung sekolah adalah amal jariyah yang menitikberatkan pada pendidikan. Dengan adanya gedung sekolah, orang dapat belajar ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka.

Orang yang turut berkontribusi dalam pembangunan sekolah akan terus mendapatkan pahala dari ilmu yang diajarkan dan dimanfaatkan oleh murid-murid di sekolah tersebut.

Keutamaan Amal Jariyah

Amal jariyah adalah salah satu bentuk ibadah yang memiliki banyak keutamaan. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan amal jariyah sebagai bentuk investasi spiritual yang berkelanjutan dan penuh berkah.

Berikut adalah keutamaan amal jariyah.

1. Mendapatkan Ganjaran Harta dan Pahala Berlipat

Dalam surat Al-Hadid ayat 18 Allah berfirman,

اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia. (QS. Al-Hadid:18)

Dalam surat Al-Baqarah ayat 261 juga dijelaskan,

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.

Allah akan melipatgandakan pahala bagi orang yang gemar bersedekah, baik laki-laki maupun perempuan. Orang yang bersedekah tidak perlu khawatir menjadi miskin, karena Allah telah berjanji untuk melipatgandakan harta dan pahalanya.

2. Mencegah Kematian Buruk dan Memanjangkan Usia

Dalam salah satu riwayah hadits Rasulullah pernah menjelaskan, “Sesungguhnya sedekahnya orang muslim itu dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang buruk, Allah akan menghilangkan darinya sifat sombong, kefakiran dan sifat bangga pada diri sendiri.” (HR. Thabrani).

Amalan baik yang dilakukan akan terus memberikan manfaat dan mendatangkan pahala meskipun orang tersebut telah meninggal dunia. Selain itu, bersedekah juga diyakini dapat mencegah kematian yang buruk, serta menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan kebanggaan pada diri sendiri.

3. Penghapus Dosa

Sedekah, yang termasuk amal jariyah, dianggap sebagai cara untuk menghapus dosa-dosa seseorang, sebagaimana air memadamkan api. Ini berarti bahwa dengan bersedekah dan melakukan amal jariyah, seseorang dapat membersihkan diri dari dosa-dosa yang mereka lakukan.

4. Menjauhkan Diri dari Api Neraka

Bersedekah dan melakukan amal jariyah juga dipandang sebagai cara untuk menjauhkan diri dari api neraka. Dengan memberikan sebagian harta kepada orang yang membutuhkan atau untuk keperluan kemaslahatan umat, seseorang memperoleh perlindungan dari siksa api neraka.

5. Memperoleh Naungan di Hari Akhir

Amal jariyah juga membawa keutamaan bahwa orang yang melaksanakan amal ini akan mendapat naungan di hari akhirat, di mana matahari sangat dekat dengan kepala setiap orang dan panas yang dahsyat dirasakan. Naungan ini merupakan perlindungan dari panasnya matahari pada hari kiamat, dan sedekah jariyah adalah salah satu amalan yang memberikan naungan tersebut. Orang beriman berada di bawah naungan sedekah mereka pada hari kiamat.

Amal Zakat

Melalui situs amalzakat, kita bisa berkontribusi pada kebaikan. Temukan makna dalam berbagi untuk kesejahteraan bersama.