AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

City Menang dengan 10 Pemain, 1 Sentuhan Haaland Hancurkan Man United

Published September 14, 2026 · Updated September 14, 2026 · By Fajar Hakim - amalzakat.com

Foto : Fajar Hakim - amalzakat.com

Manchester City Taklukkan Manchester United Meski Bermain 10 Orang

Amalzakat.com – Manchester City membawa pulang kemenangan penting dari Old Trafford usai menundukkan Manchester United 1-0 dalam derbi Manchester pada pekan keempat Liga Inggris 2026/2027, Minggu (13/9/2026). Erling Haaland menjadi pembeda lewat gol pada menit ke-59, ketika The Citizens sudah lama kehilangan Phil Foden akibat kartu merah.

Hasil tersebut menunjukkan ketahanan City dalam pertandingan yang berlangsung keras dan penuh tekanan. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 tidak membuat tim tamu kehilangan arah. City tetap mampu meredam serangan tuan rumah, sembari menunggu kesempatan untuk memberikan pukulan menentukan.

Foden Diusir pada Babak Pertama

Pertandingan memanas pada fase awal laga setelah Phil Foden terlibat insiden dengan kapten Manchester United, Bruno Fernandes, di dekat garis lapangan. Fernandes lebih dahulu melakukan pelanggaran terhadap Foden. Seusai terjatuh, Foden melakukan aksi balasan yang membuat wasit Michael Oliver segera mengeluarkan kartu merah langsung.

Keputusan itu kemudian ditinjau melalui VAR. Tayangan ulang mengonfirmasi bahwa kaki Foden mengenai tubuh Fernandes, sehingga tindakan tersebut dinilai sebagai kekerasan. City pun harus melanjutkan sebagian besar pertandingan tanpa salah satu pemainnya.

Kondisi tersebut sempat membuka peluang bagi United untuk mengambil kendali. Namun, pasukan tuan rumah gagal memaksimalkan sejumlah kesempatan yang didapat sebelum dan setelah jeda pertandingan.

United Dua Kali Digagalkan Tiang

Manchester United sebenarnya nyaris memecah kebuntuan sebelum City menemukan gol. Marcus Rashford mengancam melalui tendangan bebas langsung pada menit ke-44, tetapi bola hanya membentur tiang gawang. Peluang itu menjadi salah satu momen penting yang membuat tuan rumah gagal mengubah dominasi tekanan menjadi keunggulan.

Pada menit ke-50, Kobbie Mainoo kembali membuat City waspada. Tembakannya mengenai tiang kiri gawang, membuat United kembali kehilangan peluang emas. Dua kesempatan tersebut memperlihatkan betapa tipisnya margin dalam derbi yang berjalan ketat ini.

City, meski unggul jumlah penguasaan situasi bertahan, tidak hanya menunggu lawan. Tim tamu beberapa kali tetap membangun serangan dan berusaha memanfaatkan ruang yang muncul ketika United menaikkan garis permainan.

Haaland Menentukan Lewat Sentuhan Penting

Gol yang ditunggu City akhirnya hadir pada menit ke-59. Haaland memanfaatkan peluang di sisi kanan kotak penalti Manchester United, lalu melepaskan sepakan kaki kiri yang mengarah ke gawang. Bola masuk dan membuat para pemain City merayakan keunggulan yang sangat berarti dalam situasi kekurangan pemain.

Gol tersebut sempat tertunda karena pemeriksaan VAR. Setelah peninjauan selesai, Haaland dinyatakan tidak berada dalam posisi offside. Wasit kemudian mengesahkan gol itu dan City unggul 1-0.

Bagi City, satu peluang yang dikonversi Haaland cukup untuk mengubah jalannya pertandingan. Ketajaman penyerang tersebut kembali menjadi faktor krusial saat timnya membutuhkan penyelesaian efektif di tengah laga yang tidak mudah.

Donnarumma Menjaga Keunggulan City

Setelah tertinggal, Manchester United meningkatkan intensitas serangan. Bruno Fernandes memperoleh peluang pada menit ke-69 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, Gianluigi Donnarumma berhasil mengamankan bola dan menjaga City tetap berada di depan.

United terus berupaya mencari gol penyama kedudukan hingga pengujung laga. Harry Maguire memiliki kesempatan lewat sundulan pada menit ke-85, sementara Bryan Mbeumo juga mendapat peluang ketika masa tambahan waktu berjalan. Donnarumma tampil tenang dalam menghadapi ancaman-ancaman tersebut dan memastikan gawangnya tidak kebobolan.

Soliditas pertahanan City menjadi penentu setelah gol Haaland. Dengan satu pemain lebih banyak, United terus menekan, tetapi tidak mampu menemukan celah yang cukup untuk menaklukkan kiper City. Peluit akhir memastikan skor tetap 1-0 bagi tim tamu.

Tiga Poin yang Menguatkan Awal Musim

Kemenangan di markas rival sekota ini memperpanjang catatan sempurna Manchester City pada awal musim Liga Inggris 2026/2027. Tiga poin dari Old Trafford memiliki nilai lebih karena diraih dalam keadaan tidak ideal, dengan City bermain 10 orang selama lebih dari satu jam pertandingan.

Bagi skuad asuhan Enzo Maresca, hasil ini menjadi bukti bahwa disiplin bertahan dan kemampuan memanfaatkan peluang tetap dapat menghasilkan kemenangan, bahkan saat menghadapi tekanan besar dalam laga derbi. City mampu bertahan saat diperlukan, lalu menyerang dengan efektif ketika kesempatan datang.

Manchester United, di sisi lain, harus menyesali peluang yang terbuang. Tiang gawang menggagalkan Rashford dan Mainoo, sedangkan beberapa kesempatan lain tidak mampu melewati Donnarumma. Dalam pertandingan dengan selisih gol tipis, kegagalan memaksimalkan momen-momen tersebut menjadi sangat menentukan.

Derbi Manchester kali ini juga menegaskan bahwa pertandingan besar sering kali ditentukan oleh detail kecil: satu keputusan kartu merah, satu peluang yang mengenai tiang, satu pemeriksaan VAR, dan satu penyelesaian tajam dari Haaland. City berhasil menjaga seluruh detail itu berpihak kepada mereka hingga akhir laga.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is City Menang dengan 10 Pemain 1 Sentuhan?

City Menang dengan 10 Pemain 1 Sentuhan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does City Menang dengan 10 Pemain 1 Sentuhan matter?

City Menang dengan 10 Pemain 1 Sentuhan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.