Latest Program: Presiden Como 1907: Chiesa dan Cambiaso Terlalu Mahal untuk Direkrut
Presiden Como 1907: Chiesa dan Cambiaso Terlalu Mahal untuk Direkrut
Latest Program - Kompetisi sepak bola Italia mencatatkan satu hal baru sejak musim lalu, ketika Como 1907 melangkah dari Serie B ke Liga Champions dalam waktu kurang dari dua tahun di bawah arahan pelatih Cesc Fàbregas. Pencapaian ini dianggap sebagai kejutan besar bagi tim yang sebelumnya dikenal sebagai klub kecil. Dalam pernyataan terbaru, Mirwan Suwarso, presiden Como, mengungkapkan bahwa klub sedang mengevaluasi berbagai opsi untuk memperkuat tim menjelang musim depan, termasuk langkah besar untuk debut di Liga Champions.
"Banyak orang mengira itu tidak mungkin, tetapi saya yakin kami akan memainkan pertandingan kandang Liga Champions di Stadion Sinigaglia," ujar Mirwan Suwarso, Sabtu (6/6/2026), mengutip pernyataannya.
Kompetisi domestik dan internasional menjadi fokus utama klub saat ini. Mirwan menjelaskan bahwa meskipun prestasi memasuki Liga Champions dianggap sebagai momen luar biasa, manajemen tetap memprioritaskan persiapan untuk masa depan. "Kami tidak merayakannya dengan terlalu gembira, tetapi lebih fokus pada pemahaman apa yang telah dicapai. Cesc selalu percaya dia bisa memenangkan setiap pertandingan, jadi kami percaya pada keyakinannya," katanya.
Strategi Transfer dan Fokus pada Masa Depan
Dalam upayanya membangun tim yang kompetitif, Como tidak mengesampingkan proses transfer. Mirwan mengakui bahwa klub sedang memantau sejumlah pemain, terutama yang memiliki potensi besar. Namun, ia mengungkapkan bahwa dua nama utama, Federico Chiesa dan Andrea Cambiaso, dinilai memiliki tarif yang melebihi anggaran yang tersedia. "Harga untuk pemain tersebut sedikit lebih tinggi dari kisaran yang kami harapkan," jelasnya.
Presiden Como juga menekankan pentingnya kesetiaan pada rencana jangka panjang. Meskipun ada keinginan untuk mendatangkan bintang-bintang baru, ia berpendapat bahwa fokus utama masih pada pemantauan pemain yang bisa memberikan nilai tambah tanpa mengorbankan keseimbangan anggaran. "Kami sedang mempertimbangkan banyak opsi, tetapi keputusan akhir akan bergantung pada kesesuaian dengan visi pembangunan klub," imbuh Mirwan.
Pembenahan Infrastruktur
Kompetisi Liga Champions tidak hanya membutuhkan pemain berkualitas, tetapi juga peningkatan fasilitas. Como tengah melakukan renovasi Stadion Sinigaglia untuk memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan tingkat internasional. "Stadion ini akan menjadi basis utama kami, dan kami yakin bisa menghadirkan pertandingan yang menarik bagi penonton," tambah Mirwan.
Pembenahan infrastruktur ini dilakukan secara bertahap. Mirwan menjelaskan bahwa selain memperkuat tim, klub juga ingin memastikan bahwa fasilitas pendukung seperti pelatihan, kesehatan, dan logistik siap menghadapi tantangan baru. "Kami sedang membangun fondasi yang kuat untuk jangka panjang, bukan hanya untuk musim ini," katanya.
Masa Depan Nico Paz
Dalam rangkaian rencana transfer, nama Nico Paz, gelandang muda berbakat dari Argentina, menjadi sorotan. Meskipun pemain tersebut masih terikat kontrak dengan Real Madrid, yang memegang opsi pembelian kembali, Mirwan mengatakan bahwa klub tetap menunggu keputusan pihak Real. "Masa depan Nico Paz bergantung pada Real Madrid, jadi kami menunggu. Kami sudah lama tidak berbicara dengan klub tersebut, tetapi jika ada peluang, kami siap mengejar yang terbaik," ungkapnya.
Presiden Como mengungkapkan bahwa Nico Paz memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas skuad. "Dia adalah pemain yang konsisten, dan kami percaya ia bisa menjadi bagian dari tim kami jika opsi itu terbuka," tambah Mirwan. Namun, ia juga menyatakan bahwa jika harga untuk pemain tersebut terlalu tinggi, klub akan mencari alternatif lain.
Lainnya
Selain topik transfer dan infrastruktur, beberapa berita lain juga mendapat perhatian. Diantaranya, Iran mengecam serangan AS yang dianggap melanggar gencatan senjata. Jonatan Christie, atlet bulu tangkis Indonesia, berhasil memasuki babak final Indonesia Open. Di Jepang, seorang WNI tewas ditikam sesama warga negara, sementara dua orang lainnya terluka. Kapal tanker Jepang juga berlabuh di Yokohama setelah melewati Selat Hormuz.
Ratu Sofya, seorang tokoh pemerintahan, mengungkapkan bahwa ia kehilangan kontrak kerja karena kasus dugaan fitnah yang menimpanya. Dalam bidang lain, Bea Cukai Indonesia sedang mengoptimalkan pemeriksaan fisik barang impor untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan tarif. Di sisi ekonomi, rupiah mengalami penurunan, yang memengaruhi stabilitas ekonomi nasional. Diplomasi internasional dianggap sebagai alat untuk mendukung kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.
Como 1907 berharap dapat menyelesaikan semua persiapan dalam waktu dekat. "Saat ini, kami menunggu keputusan Real Madrid terkait Nico Paz sambil menyusun strategi untuk memperkuat tim di berbagai kompetisi musim depan," tutur Mirwan. Pemimpin klub ini optimis bahwa dengan kombinasi rekrutmen yang tepat dan fasilitas yang memadai, Como bisa tetap bersaing dalam ajang bergengsi tersebut.