Man City Tak Terbendung, Haaland Bawa The Citizens Cetak Sejarah
Manchester City Raih Tujuh Kemenangan Beruntun dan Ukir Rekor Awal Musim
Amalzakat.com – Manchester City melanjutkan start sempurna mereka di Premier League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Ipswich Town di Stadion Etihad, Sabtu (17/10/2026). Hasil tersebut membawa The Citizens mencatat tujuh kemenangan dari tujuh laga pembuka, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih klub itu dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris.
Erling Haaland menjadi tokoh utama kemenangan City melalui dua golnya. Phil Foden turut menyumbang satu gol, sementara Ipswich sempat memberikan ancaman serius lewat gol Daizen Maeda dan penalti Zian Flemming pada akhir pertandingan.
Kemenangan ini mempertegas posisi pasukan Enzo Maresca di puncak klasemen sementara. City kini memiliki jarak enam poin dari para pesaing terdekatnya, sekaligus menjaga momentum kuat pada fase awal musim yang masih panjang.
Foden Membuka Jalan, Ipswich Memberi Jawaban Cepat
Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak menit-menit pertama. Manchester City tampil dominan dalam penguasaan bola dan berusaha menekan pertahanan Ipswich melalui pergerakan cepat di sepertiga akhir lapangan.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-19. Phil Foden membuka skor untuk tuan rumah dan membuat Etihad bergemuruh. Gol itu sempat memberi kesan bahwa City akan mengendalikan pertandingan dengan nyaman, tetapi Ipswich menunjukkan keberanian untuk melawan.
Daizen Maeda segera membawa tim tamu kembali ke dalam laga. Pemain tim nasional Jepang itu melewati Marc Guehi sebelum menuntaskan peluang untuk menyamakan kedudukan. Gol tersebut mengubah suasana pertandingan dan memaksa City kembali bekerja keras untuk merebut kendali.
Haaland kemudian menjadi pembeda menjelang pergantian babak. Striker asal Norwegia itu mengembalikan keunggulan Manchester City sehingga babak pertama ditutup dengan skor 2-1. City memperoleh keunggulan penting, tetapi perlawanan Ipswich membuat pertandingan jauh dari kata selesai.
Haaland Menentukan Hasil pada Babak Kedua
Setelah turun minum, City berupaya memperlebar jarak melalui serangkaian serangan. Tuan rumah menciptakan banyak peluang, sementara Ipswich tetap mencari kesempatan lewat serangan balik dan situasi bola mati.
Gol ketiga City akhirnya datang pada menit ke-69. Haaland menerima umpan terobosan dari Iliman Ndiaye, lalu menyelesaikannya dengan tenang untuk menaklukkan penjaga gawang lawan. Gol itu menjadi gol kedua Haaland dalam pertandingan dan memberi City ruang bernapas lebih besar.
Penyerang berusia 26 tahun tersebut bahkan sempat merasa telah melengkapi hattrick setelah menghasilkan penyelesaian akrobatik. Namun, gol itu tidak disahkan karena Enzo Fernandez berada dalam posisi offside pada rangkaian serangan sebelumnya.
Meski gol tambahan dianulir, City masih tampak berada dalam posisi aman. Akan tetapi, Ipswich menolak menyerah. Menjelang akhir laga, tim tamu memperoleh hadiah penalti yang kemudian dieksekusi Zian Flemming. Gianluigi Donnarumma tidak mampu menghentikan tendangan tersebut, dan skor berubah menjadi 3-2.
Gol Flemming membuat menit-menit terakhir kembali menegangkan. Ipswich berusaha mengejar gol penyama kedudukan, sedangkan City harus bertahan dengan disiplin untuk menjaga keunggulan. Pada akhirnya, tim tuan rumah mampu melewati tekanan hingga peluit akhir dibunyikan.
Rekor Klub dan Catatan Bersejarah Maresca
Tujuh kemenangan beruntun pada awal musim membawa Manchester City memasuki catatan sejarah klub. Mereka kini menyamai rekor awal musim yang sebelumnya ditorehkan Chelsea pada 2005/2006 serta Liverpool pada 2019/2020, ketika kedua klub tersebut juga memenangi tujuh laga pertama Premier League.
Capaian ini memiliki arti besar bagi City karena menandai konsistensi mereka di tengah perhatian besar terhadap klub. Pertandingan melawan Ipswich merupakan laga kandang pertama City di Liga Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan keuangan kompetisi.
Sebelum kembali bermain di Etihad, Manchester City juga berhasil meraih kemenangan di Anfield atas Liverpool. Dua hasil tersebut menunjukkan bahwa skuad Maresca tetap mampu menjaga fokus di lapangan ketika situasi di luar pertandingan menjadi sorotan.
Enzo Maresca pun menorehkan pencapaian pribadi. Pelatih asal Italia itu tercatat sebagai manajer pertama yang memenangkan tujuh pertandingan pertamanya bersama satu klub di ajang Premier League. Catatan tersebut memperlihatkan dampak langsung yang diberikannya sejak mengambil alih tim.
Perjalanan Masih Panjang
Meski keunggulan enam poin memberikan modal yang sangat baik, Manchester City masih harus menghadapi perjalanan panjang dalam perebutan gelar. Premier League dikenal sebagai kompetisi yang menuntut stabilitas sepanjang musim, terutama ketika jadwal padat dan tekanan meningkat pada paruh kedua kompetisi.
Bagi City, kemenangan atas Ipswich juga menjadi pengingat bahwa dominasi tidak selalu berarti laga akan berjalan mudah. Mereka mampu mencetak tiga gol dan menghasilkan banyak peluang, tetapi tetap harus bertahan hingga akhir karena Ipswich menemukan cara untuk memperkecil ketertinggalan.
Haaland kembali membuktikan perannya sebagai penentu hasil, sementara Foden, Ndiaye, dan para pemain lain memberi kontribusi penting dalam membangun kemenangan. Dengan tujuh kemenangan sempurna, Manchester City kini membawa kepercayaan diri tinggi menuju pertandingan-pertandingan berikutnya.
Untuk Ipswich, kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi perjuangan hingga menit akhir menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan masalah kepada pemuncak klasemen. Respons cepat Maeda dan gol penalti Flemming menjadi bukti bahwa tim tamu tidak kehilangan keberanian meski bermain di kandang lawan.
Manchester City menutup pekan dengan tiga poin, rekor baru, serta jarak aman di puncak klasemen. Namun, kemenangan tipis atas Ipswich juga menegaskan bahwa setiap pertandingan akan tetap menuntut konsentrasi penuh dari sang pemimpin Premier League.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Man City Tak Terbendung Haaland Bawa?Man City Tak Terbendung Haaland Bawa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Man City Tak Terbendung Haaland Bawa matter?Man City Tak Terbendung Haaland Bawa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.