AmalZakat
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

What Happened During: Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih AC Milan

Published Juni 15, 2026 · Updated Juni 15, 2026 · By Tegar Saputra

Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih AC Milan

What Happened During - Jakarta, Beritasatu.com - Ruben Amorim secara resmi ditunjuk sebagai pelatih baru AC Milan. Pengumuman ini pertama kali muncul melalui media sosial X oleh Fabrizio Romano, praktisi transfer sepak bola dunia, Senin (15/6/2026). Kabar mengenai kepindahan Ruben Amorim ke AC Milan langsung mencuri perhatian penggemar sepak bola di seluruh Eropa. Pelatih asal Portugal ini dianggap telah menyelesaikan kesepakatan dengan klub berjuluk Rossoneri untuk memulai era baru di San Siro.

"Ruben Amorim ke AC Milan sebagai pelatih kepala baru. Here We Go!"

Dalam pernyataannya, Fabrizio Romano menjelaskan bahwa kesepakatan antara Amorim dan AC Milan telah tercapai secara lisan. Kontrak yang ditandatangani memiliki durasi hingga akhir Juni 2028, dengan kemungkinan perpanjangan hingga musim depan. "Kesepakatan lisan telah tercapai untuk kontrak yang berlaku hingga Juni 2028 ditambah opsi hingga Juni 2029," tambahnya. Menurut sumber tersebut, Ruben Amorim telah menerima semua ketentuan yang diajukan AC Milan dan akan segera menandatangani kontrak dalam waktu dekat.

"Amorim telah menerima semua ketentuan dan akan menandatangani kontrak minggu ini sebagai manajer baru AC Milan," ujar Romano. Kiprahnya sebagai pelatih, yang sebelumnya sempat menangani Braga B, kini dianggap sebagai langkah penting dalam kariernya. Sebelum menjadi pelatih kepala di Inggris, Ruben Amorim pernah mengarahkan tim junior SC Braga, sebuah klub yang berbasis di Portugal. Dari sana, ia melangkah ke level lebih tinggi setelah sukses memimpin Sporting CP ke kemenangan besar.

Karier yang Menginspirasi

Sebelum memperoleh perhatian dunia melalui Manchester United, Ruben Amorim sudah menunjukkan potensi sebagai pelatih di lingkungan lokal. Di SC Braga, ia mampu membawa tim junior mencapai puncak klasemen Liga Portugal U-23, yang menegaskan kemampuannya mengembangkan pemain muda. Kemampuan ini terus berkembang hingga ia ditunjuk sebagai pelatih utama SC Braga pada musim 2021/2022, di mana klub tersebut memperoleh tiket ke Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2002.

Pelatih yang baru berusia 41 tahun ini kembali mencuri perhatian dengan mengantar Sporting CP ke puncak Liga Portugal pada musim 2020/2021. Kemenangan tersebut menjadi titik balik dalam karier profesionalnya, menegaskan strategi taktis dan kemampuan manajerial yang kuat. Selama tiga musim di Portugal, ia tidak hanya meraih gelar juara, tetapi juga menciptakan budaya tim yang kompetitif, yang akhirnya membawanya ke klub besar Inggris, Manchester United.

Pada 2023, Ruben Amorim diangkat sebagai pelatih baru Manchester United menggantikan Erik ten Hag. Meski tidak langsung memperoleh kesuksesan segera, ia sukses membangun tim yang solid dan memperkenalkan gaya permainan yang dinamis. Kiprahnya di Old Trafford juga membuatnya dikenal oleh penggemar sepak bola Indonesia, yang mengapresiasi permainan kreatif dan taktik yang ia terapkan.

Kemungkinan Kiprah Baru di Serie A

Dengan keberhasilan di Eropa Barat, Ruben Amorim kini dianggap siap melangkah ke liga top Eropa, yaitu Serie A. Keputusannya untuk bergabung dengan AC Milan dilihat sebagai langkah strategis untuk menantang lebih tinggi. Menurut Fabrizio Romano, Amorim telah menyetujui seluruh syarat yang ditawarkan Rossoneri, termasuk kompensasi finansial dan peran dalam pengembangan tim.

Kelahiran Ruben Amorim di Lisbon pada 1983 membuatnya menjadi pelatih pertama dari Portugal yang memimpin tim besar Serie A. Tantangan ini dianggap sebagai peluang emas untuk menunjukkan kemampuannya di level internasional. Dalam beberapa hari terakhir, berita kepindahannya ke AC Milan sudah memicu antusiasme besar di kalangan penggemar, dengan harapan ia mampu memperkuat posisi klub di papan atas Liga Italia.

Analisis dari para ahli sepak bola mengungkapkan bahwa Amorim memiliki visi yang jelas dan kemampuan adaptasi yang tinggi. Ia dikenal sebagai pelatih yang mampu membangun tim yang kompak dan berprestasi, serta memiliki bakat dalam mengembangkan pemain muda. Kehadirannya di San Siro diperkirakan akan membawa perubahan signifikan dalam cara AC Milan bermain, terutama dengan penggunaan sistem taktis yang inovatif.

Sebagai pelatih yang baru berusia 41 tahun, Ruben Amorim memiliki waktunya untuk meraih keberhasilan besar di Serie A. Kesuksesannya di Portugal dan Inggris menunjukkan bahwa ia mampu mengelola tim dengan berbagai kondisi, baik dalam situasi tekanan maupun stabilitas. Penggemar AC Milan optimis bahwa ia bisa menantang Juventus dan Inter Milan di puncak klasemen.

Persiapan untuk Era Baru

Kontrak dengan AC Milan akan memulai era baru bagi klub yang kini menghadapi persaingan sengit di Liga Italia. Amorim dikenalkan sebagai pelatih yang memiliki pengalaman di level elite, serta kemampuan untuk membawa tim menghadapi musim yang berat. Selain itu, ia diharapkan bisa memperkuat hubungan antar pemain dan staf, yang menjadi kunci sukses klub besar.

Langkah ini juga menegaskan komitmen AC Milan untuk merekrut pelatih internasional yang mampu mengubah struktur tim. Dengan melibatkan Ruben Amorim, klub berharap bisa menempatkan diri sebagai pesaing utama di Eropa dalam beberapa tahun ke depan. Meski belum ada detail resmi mengenai rencana perubahan dalam skuad, penggemar sepak bola sudah menantikan transformasi yang akan terjadi.

Dari sisi perspektif berita, pengumuman kepindahan Ruben Amorim ke AC Milan menjadi sorotan utama di media. Berbagai situs olahraga, seperti Beritasatu.com