Agenda Kunjungan: Polisi Tahan Penyelenggara Usai Tur Messi di Kolk
Kunjungan Singkat Lionel Messi ke India Malah Picu Kekacauan yang Tak Terduga
Bukan hanya keajaiban olahraga, tetapi juga kisah perjalanan yang berubah drastis dalam hitungan menit. Ketika penampilan Lionel Messi di Stadion Salt Lake, Kolkata, India, seharusnya menjadi momen penuh semangat, malah berujung pada kekacauan yang memicu kehebohan. Para penggemar yang datang dari berbagai penjuru negeri tiba-tiba berubah dari penonton yang antusias menjadi pelaku aksi yang tak terduga, mengingatkan kita bahwa kekecewaan bisa memicu kekacauan dengan cepat.
Harapan Tertuju pada 45 Menit, Tapi… Hanya 20 Menit?
Tur Messi ke India ini dijadwalkan sebagai rangkaian acara yang memadukan hiburan dan edukasi. Ia akan menghadiri konser, klinik sepak bola pemuda, dan turnamen padel, sekaligus meluncurkan inisiatif amal. Namun, yang terjadi justru mengecewakan. Penampilannya di Stadion Salt Lake hanya berlangsung selama 20 menit, padahal rencananya seharusnya berlangsung 45 menit. Apa yang membuat para penggemar menjadi marah?
“Saya tidak percaya ada begitu banyak kesalahan manajemen,”
kata Eddie Lal Hmangaihzuala, seorang penggemar yang datang dari Mizoram sejauh 1.500 km.
“Messi pergi dengan cepat, saya pikir dia merasa tidak aman. Saya hampir tidak sempat melihatnya.”
Komentar Eddie mencerminkan kekecewaan yang meluap menjadi aksi. Para penggemar yang telah rela menghabiskan waktu dan uang untuk tiket seharga $38,65 (3.500 rupee) tiba-tiba merasa dikhianati. Bahkan ada yang membayar hingga $130, sejumlah besar untuk acara seumur hidup. Kekacauan itu terjadi Sabtu (13/12), saat Messi masuk ke stadion. Fan-fan yang frustrasi melemparkan kursi yang disobek, benda-benda dari tribun, dan bahkan ada yang memanjat pagar untuk mencoba mendekati bintang sepak bola legendaris tersebut.
Penyelenggara Ditahan, Kekacauan Tidak Terelakkan
Direktur Jenderal Kepolisian Bengal Barat, Rajeev Kumar, mengungkapkan bahwa Satadru Dutta, penyelenggara utama tur tersebut, telah ditahan sebagai tindakan tegas.
“Kami mengambil tindakan agar kesalahan manajemen ini tidak dibiarkan tanpa hukuman,”
katanya kepada wartawan. Langkah ini mengisyaratkan bahwa pihak penyelenggara dianggap bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi.
Meski demikian, kekacauan ini tidak hanya mengguncang penggemar lokal, tetapi juga mengundang pertanyaan tentang kesiapan penyelenggaraan acara internasional di India. Apakah pengelolaan event seperti ini bisa menjadi pelajaran untuk masa depan, atau justru menjadi catatan buruk dalam sejarah olahraga nasional?
Konteks lebih luas dari insiden ini adalah keharusan menyambut bintang besar dari luar negeri dengan layanan yang sepadan. Mengingat tujuan tur Messi adalah untuk membangun hubungan dengan penggemar Asia, kekecewaan yang terjadi bisa berdampak pada reputasi event dan minat publik terhadap kegiatan olahraga internasional di India. Yang menarik, Menteri Utama Bengal Barat, Mamata Banerjee, langsung memberikan respons cepat dengan meminta maaf di media sosial dan memerintahkan penyelidikan.
“Saya sangat terganggu dan terkejut dengan kesalahan manajemen yang terjadi hari ini di stadion Salt Lake,”
tulisnya di X.