Momen Bersejarah: Presiden dijadwalkan takziah kepada tiga prajurit TNI gugur di Lebanon
Presiden dijadwalkan takziah kepada tiga prajurit TNI gugur di Lebanon
Tangerang, Jumat (3/4) – Presiden Prabowo Subianto akan melakukan upacara penghormatan terakhir bagi tiga anggota TNI yang meninggal dalam misi perdamaian di Lebanon. Acara ini dijadwalkan berlangsung di Gedung VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu petang pukul 18.40 WIB.
Persiapan untuk prosesi tersebut sudah disiapkan sejak Sabtu sore. Ruangan khusus, tempat persemayaman tiga jenazah, dipenuhi dengan foto para prajurit yang gugur, karangan bunga, serta kursi yang siap digunakan oleh keluarga dan ahli waris mereka.
Tiga peti jenazah berbalut bendera Merah Putih telah ditempatkan sejak pukul 18.25 WIB. Saat peti tersebut masuk ke ruang acara, beberapa anggota keluarga menunjukkan keharuan. Presiden nantinya akan memberikan penghormatan sebelum menemui keluarga para prajurit.
Setelah upacara, jenazah akan diterbangkan ke Bandung dan Yogyakarta menggunakan ambulans, kemudian disampaikan ke rumah duka masing-masing. Inspektur upacara dalam prosesi ini adalah Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak.
Upacara penghormatan di Lebanon
Sebelumnya, UNIFIL juga menggelar upacara perkenalan untuk tiga prajurit TNI di Lebanon. Acara berlangsung pada Kamis (2/4) di Hanggar Lebanese Air Force Beirut, dipimpin oleh Force Commander UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara.
Upacara tersebut dihadiri oleh Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, Atase Pertahanan RI di Mesir, serta perwakilan dari Pusat Pemasyarakatan PBB di New York. Force Commander secara simbolis menyematkan scarf PBB pada peti jenazah dan menyampaikan ucapan belasungkawa langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir.
Peserta upacara juga termasuk sejumlah pejabat militer seperti Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita. Selain itu, hadir pula Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.



