Zakat

Cara menghitung zakat penghasilan dengan tepat

Sebagai umat muslim, diberikan tugas untuk menunaikan zakat penghasilan. Zakat ini berasal dari harta yang diperoleh dari pekerjaan yang halal. Hal ini termasuk gaji, honorarium, dan jasa lain yang diperoleh dengan cara baik menurut Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Untuk menghitung zakat dengan benar, penting untuk paham nishab, kadar, dan cara menghitungnya1. Nishab zakat penghasilan di 2024 setara dengan 85 gram emas atau Rp82.312.725 per tahun. Kadar zakatnya sebesar 2,5% dari jumlah penghasilan bulanan atau tahunan yang melebihi nishab2.

Wajib bersedekah adalah mereka yang memiliki penghasilan di atas nishab. Mengetahui siapa yang wajib dan cara menghitungnya penting. Dengan belajar konsep zakat secara mendalam, kita bisa melaksanakan kewajiban ini sesuai syariah.

Apa itu Zakat Penghasilan?

Zakat penghasilan juga dikenal sebagai zakat profesi. Ini bagian dari zakat mal dan berlaku untuk harta dari penghasilan rutin. Hal ini termasuk penghasilan dari pekerjaan atau keahlian profesional yang syariah, tidak melanggar prinsip3. Banyak ulama mazhab empat setuju, zakat ini waajib jika penghasilan sudah mencapai nisab dan sudah setahun3.

Pengertian Zakat Penghasilan atau Zakat Profesi

Zakat profesi berlaku untuk banyak pekerjaan dan keahlian profesional. Contohnya termasuk pejabat, pegawai, dokter, dan advokat3. Menurut fatwa Majma’ fiqh dan Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003, zakat penghasilan harus dikeluarkan3.

Landasan Hukum Zakat Penghasilan

Al Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 267 menjadi landasan zakat penghasilan. Ayat ini meminta menafkahkan sebagian dari hasil usaha yang baik pada sabtu3. Zakat penghasilan dihitung dari penghasilan kotor jika sudah mencapai nisab 85 gram emas. Besarnya zakat adalah 2,5% dari penghasilan3.

Terdapat tiga cara dalam mengeluarkan zakat penghasilan. Ini meliputi pengeluaran bruto, dipotong oprasional, dan neto atau zakat bersih3. Orang yang menerima penghasilan halal dan sudah mencapai nisab wajib membayar zakat 2,5%3. Lebih disarankan untuk membayar zakat dari penghasilan kotor sebelum mencukupi kebutuhan lainnya3.

Nishab dan Kadar Zakat Penghasilan

Zakat penghasilan wajib dibayar bila mencapai nishab, sebesar 85 gram emas per tahun45. Nishab zakat penghasilan sama dengan Rp82.312.725,- per tahun atau Rp6.859.394,- tiap bulan4. Contoh, dengan harga emas Rp938.099/gram, nishabnya jadi Rp79.292.978,-4.

Kadar zakat penghasilan adalah 2,5% dari pendapatan465. Misalnya, jika pendapatan Rp10.000.000/bulan, zakat yang harus dibayar adalah Rp250.000/bulan (2,5% x Rp10.000.000)4.

Keterangan Nilai
Nishab Zakat Penghasilan per Tahun Rp82.312.725,-4
Nishab Zakat Penghasilan per Bulan Rp6.859.394,-4
Kadar Zakat Penghasilan 2,5%465
Contoh Zakat Penghasilan Rp10.000.000/bulan Rp250.000,-4

Zakat penghasilan biasanya dikeluarkan setiap bulan bila pendapatan sudah melewati nishab. Tapi bisa juga dibayar satu kali di akhir tahun65.

Siapa Yang Wajib Menunaikan Zakat Penghasilan?

Zakat penghasilan atau zakat profesi itu wajib bagi umat Islam tertentu7. Diwajibkannya zakat penghasilan terjadi ketika seseorang menghasilkan uang di atas Rp 5.240.000 tiap bulan8. Zakat dikeluarkan sejumlah 2,5% dari penghasilan bulanan7. Misalnya, jika penghasilan bulanannya Rp10.000.000, zakat yang harus dibayarkan adalah Rp250.000 (Rp10.000.000 x 2,5%)7. Pembayarannya bisa per tahun, yaitu Rp3.000.000 (Rp250.000 x 12 bulan)7.

Kriteria Wajib Menunaikan Zakat Penghasilan

Ada kriteria tertentu untuk mengetahui siapa yang wajib bayar zakat penghasilan9. Salah satunya adalah telah mencapai nishab, atau jumlah minimal penghasilan. Nishab untuk zakat penghasilan adalah 85 gram emas tiap tahun9. Zakatnya sendiri 2,5% dari total gaji9. Jika harga emas Rp1.000.000/gram, maka nishab zakat penghasilan dalam satu tahun adalah Rp 85.000.0009. Seseorang juga harus dewasa dan berakal sehat untuk dikenakan kewajiban ini.

Kriteria Wajib Zakat Penghasilan

Sebagai kesimpulan, orang wajib bayar zakat penghasilan jika mereka: 1) Mendapat penghasilan di atas Rp5.240.000 setiap bulan8, 2) Telah mencapai nishab 85 gram emas per tahun9, dan 3) Sudah balig dan berakal sehat798.

cara menghitung zakat penghasilan

Zakat penghasilan atau zakat profesi wajib bagi Muslim yang gajinya di atas nisab. Nisab adalah jumlah minimum yang ditetapkan. Ada poin penting untuk perhitungan zakat yang harus Anda tahu.

Rumus Menghitung Zakat Penghasilan

Untuk hitung zakat penghasilan, pakai rumus dasar ini. Kalikan 2,5% dengan gaji bersih yang diterima per bulan10. Misalnya, jika Anda bisa Rp 3.500.000 setiap bulan, zakatnya adalah 2,5% x Rp 3.500.000, yaitu Rp 87.50010.

Contoh Perhitungan Zakat Penghasilan

Contohnya begini. Bapak Fulan gaji bulanan Rp 3.500.000. Dia punya sisa Rp 1.850.000 setelah ongkos hidup dihitung10. Dalam setahun, dia dapat Rp 22.200.00010. Nisab zakat penghasilan sekitar Rp 21.250.00010. Jadi, Bapak Fulan bayar 2,5% dari sisa uangnya, yaitu Rp 46.250 per bulan10. Zakat tahunan Bapak Fulan adalah 12 x Rp 46.250, total Rp 555.00010.

Nah, itu tadi contoh perhitungan zakat penghasilan. Rumusnya simple, 2,5% gaji bersih per bulan. Atau, kumpulkan gaji setahun jika tidak nisab10311.

Golongan Penerima Zakat Penghasilan

Islam memandang delapan golongan sebagai penerima zakat, termasuk zakat penghasilan12. Mereka termasuk fakir, miskin, dan amil. Juga muallaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil12. Untuk membagi zakat penghasilan, kita bisa memberikannya langsung atau melalui BAZNAS dan organisasi zakat lainnya.

Zakat dibagi menjadi Zakat Fitrah dan zakat Mal12. Zakat Fitrah dibayarkan saat bulan Ramadan. Zakat Mal, meliputi harta seperti emas, perak, dan pendapatan12. Ini termasuk juga zakat dari usaha, peternakan, dan industri.

Untuk Zakat Mal, penting untuk memiliki harta yang sah. Harta tersebut harus melebihi nisab dan zakat harus dibayar sesuai waktu12. Sedangkan Zakat Fitrah, syaratnya antara lain menjadi Muslim, hidup saat Ramadan, dan memiliki kelebihan harta dari kebutuhan Idul Fitri12.

Jenis Golongan Penerima Zakat Penjelasan
Fakir Orang yang hampir tidak memiliki apa-apa dan tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar.
Miskin Orang yang memiliki sedikit harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Amil Mereka yang bertugas mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
Muallaf Orang baru memeluk agama Islam yang membutuhkan dukungan untuk memperkuat iman dan pengetahuan.
Riqab Budak atau tawanan yang berusaha membebaskan diri.
Gharimin Orang-orang yang berhutang dan kesulitan memenuhi hidup.
Fisabilillah Individu yang berjuang di jalan Allah melalui kegiatan seperti dakwah atau jihad.
Ibnu Sabil Musafir yang kehabisan bekal saat mentaati perintah Allah.

Yang penting, kita wajib memahami siapa yang berhak mendapat zakat. Ini akan membuat zakat kita bermanfaat secara maksimal bagi golongan yang membutuhkan12.

Cara Membayar Zakat Penghasilan

Menunaikan zakat penghasilan adalah kewajiban umat Muslim tertentu. Anda bisa bayar langsung pada yang berhak atau lewat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)13.

Membayar ke BAZNAS membawa lebih dari satu kelebihan. Probabilitas mengenai siapa yang terbantu oleh zakat jadi lebih akurat dan luas. Proses bayar jadi lebih gampang dan hemat waktu. Ketiga, Anda bisa mendapat Bukti Setor Zakat (BSZ) untuk potongan pajak13.

BAZNAS memudahkan banyak opsi untuk bayar zakat penghasilan. Ini termasuk transaksi lewat Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Central Asia (BCA), dan Bank Mandiri. Mereka juga punya aplikasi dan platform online untuk bayar zakat penghasilan14.

Membayar Zakat Penghasilan Melalui BAZNAS

Berikut adalah langkah-langkah bayar zakat penghasilan lewat BAZNAS:

  1. Hitung sendiri jumlah zakat penghasilan yang diperlukan. Nisab zakat penghasilan adalah sama dengan Rp 5.240.000 setiap bulan, diukur oleh 85 gram emas13.
  2. Bayar 2,5% dari pendapatan yang sudah sesuai nisab sebagai zakat penghasilan13.
  3. Transfer pembayaran ke rekening BAZNAS di Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Central Asia (BCA), atau Bank Mandiri.
  4. Dapatkan Bukti Setor Zakat (BSZ) sebagai bukti pembayaran untuk potongan pajak.

BAZNAS memberi kalkulator zakat penghasilan di situs resmi. Cukup masukan jumlah pendapatan Anda, kalkulator akan tunjukkan jumlah zakat penghasilan yang perlu dibayar14.

Bayar lewat BAZNAS bantu zakat sampai pada orang yang tepat sasaran. Ini juga dapat mengurangi kesenjangan ekonomi, bantu yang berhak, dan buat hubungan masyarakat lebih baik1315.

Jangan lupa zakat penghasilan lewat BAZNAS. Selain memenuhi kewajiban agama, Anda turut andil bantu sesama dan ciptakan kesejahteraan bersama131415.

Hikmah Menunaikan Zakat Penghasilan

Menunaikan zakat dari penghasilan itu adalah suatu kewajiban. Ini bukan hanya menjadikan kita lebih baik, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain16. Dengan berzakat, harta dan hati kita menjadi bersih. Ini juga membantu mereka yang membutuhkan16.

Zakat membuat harta kita diridhai Tuhan16. Ia membersihkan harta hasil kerja yang jujur. Melalui zakat, kita juga belajar peduli dan adil terhadap sesama17.

Ketaatan kita membayar zakat penghasilan membuka pintu kebaikan besar. Ini juga salah satu rukun Islam yang penting17. Dalam hal ini, Allah menjanjikan balasan dan ketenangan hati bagi pelakunya17.

Hikmah membayar zakat tidak hanya terasa spiritual, tapi juga sosial dan ekonomi17. Sebagai Muslim, kita harus bayar zakat dengan niat tulus, sebagai bukti cinta pada Tuhan dan perhatian pada sesama17.

Pentingnya Menghitung Zakat Penghasilan dengan Tepat

Menghitung zakat penghasilan yang benar sangat penting bagi umat Muslim18. Ini menunjukkan kita mematuhi ajaran Islam. Kita memastikan harta kita disucikan. Dan kita mengalirkan hak milik orang lain. Menghitungnya tepat juga membuat kita mendapatkan berkah dari Allah SWT.

18 Bagi yang gaji nya mencapai nisab, perlu membayar zakat penghasilan 2,5%19. Nisab itu sama dengan 520 kg beras20. Atau setara dengan 85 gram emas, dengan nilai sebesar Rp 5.240.000 per bulan. Penting bagi kita tahu ini. Kita akan melakukan perhitungan dengan benar dan sesuai syariah.

Sekarang19, membayar zakat penghasilan lewat online sungguh memudahkan. Teknologi membantu kita menghitung dan membayar kapan saja. Zakat juga bisa kurangi pajak untuk wajib pajak Muslim. Dengan menghitung dengan tepat, kita dapat menikmati kemudahan dan keuntungan lain.

Link Sumber

  1. https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20240325104555-569-1078561/bagaimana-cara-menghitung-zakat-penghasilan
  2. https://baznas.go.id/artikel/baca/Zakat-Penghasilan:-Niat,-Cara-Menghitung,-dan-Cara-Membayarnya/154
  3. https://ddwaspada.org/begini-cara-hitung-zakat-penghasilan/
  4. https://news.detik.com/berita/d-7269523/cara-hitung-zakat-penghasilan-berdasarkan-fatwa-mui-dan-sk-baznas
  5. https://www.liputan6.com/hot/read/5264657/mengenal-zakat-profesi-waktu-pengeluaran-nisab-kadarnya-dan-cara-menghitungnya
  6. https://baitulmal.acehprov.go.id/zakat-penghasilan
  7. https://www.allianz.co.id/explore/cara-mudah-menghitung-zakat-penghasilan-dan-cara-membayarnya.html
  8. https://baznas.jogjakota.go.id/detail/index/28770
  9. https://baznas.jogjakota.go.id/detail/index/29545
  10. https://lazismu.org/view/bagaimana-menghitung-zakat-profesi
  11. https://zakat.or.id/cara-menghitung-zakat-penghasilan/
  12. https://baznas.go.id/zakat
  13. https://an-nur.ac.id/bagaimana-cara-menghitung-zakat-penghasilan/
  14. https://www.detik.com/sulsel/berita/d-7256163/begini-cara-hitung-zakat-penghasilan-yang-mudah-dan-praktis-sudah-tahu
  15. https://bmh.or.id/begini-cara-menghitung-zakat-dari-gaji-yang-sesuai-syariat/
  16. https://www.detik.com/hikmah/ziswaf/d-6848616/zakat-profesi-pengertian-dan-cara-menghitung-besarannya
  17. https://gramedia.com/literasi/pengertian-zakat/
  18. https://www.generali.co.id/id/healthyliving/healthy-wealth/cara-menghitung-zakat-penghasilan-untuk-karyawan-kantor
  19. https://avrist.com/lifeguide/2020/06/12/begini-cara-gampang-menghitung-zakat-penghasilan
  20. https://an-nur.ac.id/bagaimana-cara-menghitung-zakat-penghasilan

Amal Zakat

Melalui situs amalzakat, kita bisa berkontribusi pada kebaikan. Temukan makna dalam berbagi untuk kesejahteraan bersama.