Korban Tewas akibat Longsor di TPST Bantargebang Bertambah Jadi 4 Orang
Korban Tewas akibat Longsor di TPST Bantargebang Bertambah Jadi 4 Orang
Satu hari setelah kejadian, tim penyelamat berhasil mengungkapkan jumlah korban meninggal akibat longsor di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Berlokasi di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, insiden tersebut terjadi pada pukul 14.30 WIB.
“Saat truk sampah sedang antri untuk mengangkat muatan, longsor tiba-tiba melandai dan menimpa lima unit truk serta satu warung di dekat lokasi,” jelas Isnawa Adji, Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, seperti dilansir Antara.
Dugaan sementara menyebutkan, 10 orang terlibat dalam kejadian ini, terdiri dari lima warga setempat dan lima pengemudi truk. Hingga saat ini, empat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya berhasil selamat.
Tim SAR gabungan masih berusaha mencari korban yang tersisa dengan memanfaatkan dua puluh ekskavator. Berdasarkan laporan dari Basarnas DKI Jakarta, jumlah korban tewas telah mencapai empat orang, termasuk Irwan Suprihatin yang ditemukan di dalam truk.
“Korban Irwan Suprihatin ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” tutur Ramli Prasetyo, Humas Kantor SAR Jakarta. Selain itu, dua korban selamat yakni Setiabudi dan Johan juga telah dievakuasi.”
Di sisi lain, petugas masih terus melakukan pendataan untuk memastikan semua informasi lengkap. Tercatat, masih banyak truk sampah yang tertimbun dan bangunan warung yang terkena dampak di area TPST tersebut.



