Rencana Khusus: PTBA siapkan Ombilin dan proyek Mempawah untuk ekspansi
PTBA siapkan Ombilin dan proyek Mempawah untuk ekspansi
Jakarta – Perusahaan tambang batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sedang mengembangkan dua proyek strategis, yaitu tambang Ombilin di Sumatera Barat dan pembangkit listrik di Mempawah, Kalimantan Barat. Hal ini bertujuan memperkuat rencana ekspansi serta meningkatkan nilai tambah bahan bakar minyak. Direktur Utama PTBA, Arsal Ismail, menyebut bahwa tambang Ombilin memiliki cadangan batu bara hingga 102 juta ton, dengan potensi untuk dimanfaatkan secara optimal.
Tambang Ombilin Masih Memiliki Potensi
Dalam wawancara di Jakarta, Senin, Arsal menjelaskan bahwa dari total cadangan tersebut, sekitar 2 juta ton berada di tambang terbuka, sementara 100 juta ton lainnya berupa tambang bawah tanah. Ia menambahkan, “Kalau dengan harga batu bara saat ini, kita seharusnya bisa memaksimalkan peluang itu.”
“Kami sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Kebudayaan, karena daerah itu masuk dalam kawasan warisan dunia UNESCO,” ujar Arsal.
Sementara itu, Direktur Operasi dan Produksi PTBA, Ilham Yacob, menyatakan bahwa saat ini sedang berlangsung penyusunan analisis dampak lingkungan (AMDAL) untuk proyek Ombilin. Dia berharap proses tersebut dapat selesai dalam enam bulan, bahkan lebih cepat bila ada kemungkinan.
“Harapannya di akhir 2026 kita sudah mulai bisa menambang di open pit Ombilin,” kata Ilham.
Proyek Pembangkit Listrik untuk Dukungan Industri
Dalam upaya mengoptimalkan sumber daya batu bara, PTBA juga menyiapkan pembangkit listrik di Mempawah. Proyek ini bertujuan memperkuat pengolahan bauksit menjadi alumina dan aluminium oleh Inalum. “Target kita awal 2027 sudah mulai pembangunan fisik,” ungkap Turino Yulianto, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA.
Sebelumnya, pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mendorong percepatan reaktivasi tambang Ombilin. Jika kembali beroperasi, tambang ini bisa menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja. Selain AMDAL, PTBA juga sedang mempersiapkan studi kelayakan dan proses lainnya, termasuk kontraktor berpengalaman untuk tambang bawah tanah.
Minat Investor dari Berbagai Negara
Turino menambahkan bahwa proyek pembangkit listrik di Mempawah masih dalam tahap proses dan penjajakan mitra. Ia menyebutkan, ada minat dari investor, baik dalam negeri maupun luar negeri, seperti China, Korea Selatan, Jepang, serta pengusaha nasional. “Calon mitra yang dijajaki berasal dari berbagai negara,” jelasnya.



