Solution For: Robby: Asian Beach Games jadi tambahan motivasi menuju Olimpiade 2028

Robby: Asian Beach Games Jadi Tambahan Motivasi Menuju Olimpiade 2028

Solution For – Jakarta, Indonesia – Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi mengungkapkan bahwa medali perak yang diraih dalam kategori speed men’s relay di Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi motivasi baru untuk menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028. Menurutnya, pencapaian tersebut berperan sebagai langkah awal untuk terus meningkatkan kemampuan, terutama dalam menghadapi tantangan persaingan internasional yang semakin ketat. “Kami berharap bisa terus berkembang hingga menembus ajang Olimpiade,” kata Robby seusai pertandingan final di Tianya Haijiao Venue Claster, Rabu (29/4) malam WIB.

Kemenangan dan Pengalaman Berharga

Dalam babak final Asian Beach Games, pasangan Robby dan Raharjati Nursamsa mencatatkan waktu 9,80 detik, sementara wakil tuan rumah Jianguo Long/Yicheng Zhao menorehkan rekor lebih cepat dengan 9,75 detik. Meski harus berada di posisi runner-up, hasil ini dianggap sebagai pembelajaran berharga dalam persiapan menuju Olimpiade 2028. “Pengalaman tampil di ajang internasional ini akan menjadi bekal penting untuk memperbaiki performa sekaligus membangun mental bertanding,” ujar Robby.

“Ke depan, kami ingin tampil lebih konsisten dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi,”

Robby menjelaskan, perjalanan mereka di ajang multievent olahraga pantai tersebut penuh dengan keberhasilan. Misalnya, dalam semifinal, pasangan tersebut mengalahkan kembaran dari Kazakhstan, Rashid Khaibullin/Rishat Khaibullin, dengan catatan waktu 10,34 detik melawan 12,12 detik. Kemenangan tersebut memperkuat kepercayaan diri mereka sebelum melangkah ke babak final.

Sementara Raharjati Nursamsa menambahkan bahwa persaingan di Asian Beach Games Sanya 2026 cukup berat, tetapi hasil yang diraih tetap menjadi fondasi untuk terus berjuang. “Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan meraih lebih banyak medali ke depan,” ujar Raharjati.

Menurut pelatih dan pengurus, partisipasi di ajang tersebut tidak hanya menambah pengalaman tetapi juga memberi kesempatan untuk mengevaluasi strategi serta teknik yang akan diterapkan di Olimpiade. Keduanya sepakat bahwa perjalanan ke Sanya memberi mereka pengenalan lebih dalam tentang tuntutan olahraga panjat tebing di level internasional. “Medali perak ini membuktikan bahwa kami mampu menyaingi tim dari negara lain,” tambah Raharjati.

Pembinaan Atlet dan Kesiapan Menuju Olimpiade 2028

Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) mengirimkan delapan atlet disiplin speed, terdiri dari empat atlet putra dan empat putri. Di antara mereka, Robby dan Raharjati menjadi salah satu pasangan yang menorehkan prestasi. Pasangan lain yang juga turut serta adalah Aditya Tri Syahria, Ramaski Aswin Kristanto, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Puja Lestari, serta Amanda Narda Mutia.

Dalam kompetisi, para atlet berlomba di dua kategori, yakni speed individu dan speed relay tim. Kompetisi ini melibatkan peserta dari berbagai negara, seperti Tiongkok, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. “Kami berharap bisa mengukir nama Indonesia di Olimpiade 2028 dengan hasil yang lebih baik,” imbuh Robby.

Hasil Asian Beach Games Sanya 2026 sekaligus menjadi pembuktian bahwa Indonesia mampu meraih medali di ajang besar. Dalam cabang olahraga ini, kontingen Merah Putih berhasil mengoleksi satu medali emas dan dua medali perak. Robby dan Raharjati menjadi bagian dari pencapaian tersebut, dengan keberhasilan mereka di babak final menjadi titik puncak dari perjuangan di Sanya.

Menurut Robby, pengalaman di Sanya membantu mereka memahami pentingnya konsistensi dan kepercayaan diri dalam setiap lomba. “Di Olimpiade, kami harus lebih fokus dan terus mengasah teknik agar bisa menyaingi atlet terbaik dunia,” katanya. Dalam persiapan menuju Los Angeles 2028, Robby dan Raharjati telah memulai program intensif untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam setiap gerakan.

Raharjati juga menyebutkan bahwa perjalanan menuju Asian Beach Games Sanya memperlihatkan tingkat kompetisi yang sangat tinggi. “Pertandingan di Sanya memperlihatkan bahwa kami perlu terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas latihan,” ujarnya. Meski meraih medali perak, pasangan tersebut tetap optimis akan mampu meraih hasil lebih baik di masa depan.

Kontingen Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026

Kontingen Indonesia di Asian Beach Games Sanya 2026 menunjukkan keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan. Selain Robby dan Raharjati, atlet lain seperti Aditya Tri Syahria dan Ramaski Aswin Kristanto juga menorehkan pencapaian di babak kualifikasi hingga perempat final. Dalam kualifikasi, mereka bahkan menjadi yang tercepat di posisi pertama, sebelum melangkah ke babak semifinal.

Pengalaman berlomba di Sanya tidak hanya menjadi bekal untuk Olimpiade 2028 tetapi juga memberikan pelajaran berharga bagi atlet muda. Robby mengakui bahwa keberhasilan di ajang ini membantu mereka memperkuat mental sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar. “Setiap medali yang diraih adalah hasil dari usaha dan dedikasi yang terus dilakukan,” katanya.

Di sisi lain, Raharjati menegaskan bahwa keberhasilan di Sanya adalah awal dari perjalanan menuju Olimpiade. “Kami akan terus berlatih dan memperbaiki diri agar bisa meraih medali lebih banyak di Olimpiade 2028,” tambahnya. Dengan dukungan dari pelatih dan tim, kedua atlet ini yakin akan mampu meraih hasil maksimal di ajang bergengsi berikutnya.

Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional. Prestasi di ajang ini, meski belum sempurna, berfungsi sebagai pengingat bahwa latihan dan persiapan harus terus dilakukan. “Semangat yang terus mengalir dari setiap lomba akan menjadi fondasi untuk Olimpiade,” pungkas Robby, menegaskan bahwa kemenangan di Sanya adalah awal dari perjuangan yang lebih besar.