Special Plan: Humaniora kemarin, pengawasan Daycare hingga tiga hal hadapi disrupsi
Humaniora kemarin: Pengawasan Daycare dan Tiga Isu Penting dalam Menghadapi Disrupsi
Jakarta – Lima poin berita humaniora pada hari Minggu menarik minat publik dan tetap relevan untuk dibaca. Informasi tersebut mencakup kebijakan terkait lembaga penitipan anak, upaya mencegah dampak teknologi, serta klarifikasi mengenai isu kesehatan. Berikut ringkasan berita-berita tersebut.
Pengawasan Berkala untuk Lembaga Daycare Disarankan
Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) menyarankan pemerintah daerah untuk melakukan pengawasan rutin terhadap daycare di wilayah masing-masing. Permintaan ini ditekankan khusus kepada Pemerintah Kota Yogyakarta, menyusul kasus penganiayaan yang terjadi di salah satu lembaga penitipan anak.
Mendiktisaintek: Tiga Faktor Penting untuk Hadapi Disrupsi Global
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan bahwa peningkatan bidang sains, sinergi antar sektor, serta kerja sama internasional menjadi kunci dalam menghadapi dinamika global yang semakin tidak pasti. Menurutnya, isu seperti perdagangan, energi, dan rantai pasok terus memengaruhi kehidupan sehari-hari.
“Dunia saat ini menghadapi dinamika global yang kompleks dan penuh ketidakpastian,” ujar Brian di Jakarta.
Jamaah Calon Haji NTB Padati Stan Penukaran Riyal Arab Saudi
Para jamaah calon haji dari Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat, membanjiri stan pertukaran uang riyal Arab Saudi di Asrama Haji Kota Mataram sebelum berangkat ke Tanah Suci. Aktivitas ini ramai sejak pagi, dengan para jamaah berbondong-bondong menukarkan rupiah ke mata uang Saudi untuk memudahkan transaksi saat di sana.
BGN: Kematian Balita di Cianjur Tidak Disebabkan oleh MBG
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Sudaryati Deyang membantah laporan bahwa kematian balita M Abdul Bais di Cianjur, Jabar, disebabkan oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak akurat.
“Kematian bayi usia dua tahun di Cianjur bukan akibat program MBG,” jelas Nanik di Jakarta.
Universitas Pamulang Sosialisasikan Keamanan Data di Era AI
Para mahasiswa program S2 Teknik Informatika di Universitas Pamulang mengadakan sosialisasi cara melindungi data pribadi di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan. Mereka menekankan pentingnya penggunaan password yang diperbarui secara berkala untuk mencegah pencurian identitas.
“Pembuatan dan penggantian password secara rutin bisa menjaga keamanan data seseorang,” kata I Made Mustika Kerta Astawa di Tangerang.


