Gol menit akhir antar Indonesia buka Piala Asia U17 dengan kemenangan

Gol Penutup Menit Kunci Bawa Indonesia Kalahkan China

Gol menit akhir antar Indonesia buka – Jakarta – Tim nasional U17 Indonesia mencatatkan hasil positif di babak penyisihan grup Piala Asia U17 2026, setelah mengalahkan China dengan skor 1-0 dalam pertandingan di King Abdullah Sport City Pitch A, Selasa. Kemenangan ini diraih berkat gol tercipta di menit ke-87 melalui aksi Keanu Sanjaya, pemain Bali United yang memperdaya pertahanan lawan dengan tendangan mendatar.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Indonesia menghadapi tantangan berupa serangan-serangan terarah dari tim China yang beberapa kali menerobos pertahanan Garuda Muda. Namun, upaya-upaya mereka berujung sia-sia karena blok yang kuat dan kiper Mike Rajasa yang tampil cemerlang. Pemain bertahan yang dipimpin oleh Mathew Baker menunjukkan soliditas luar biasa, dengan beberapa kali mencegah serangan berbahaya dari lawan.

Meski awal pertandingan terasa berat, Indonesia perlahan menemukan ritme permainan mereka. Taktik defensif yang digunakan di babak pertama memberikan keuntungan besar, terutama karena membatasi ruang gerak pemain China. Namun, di tengah pertandingan, timnas U17 masih mengalami kesulitan menguasai bola. Hingga menit ke-15, mereka belum bisa membangun serangan yang mengancam, meski berusaha memperbaiki permainan dengan perubahan formasi di babak kedua.

Dalam babak kedua, Indonesia mengadopsi formasi 5-4-1 untuk memperkuat pertahanan, sementara formasi 3-4-3 diterapkan saat menyerang. Strategi ini membantu menjaga stabilitas permainan, terutama dalam menghadapi serangan berulang dari China. Pada menit ke-43, Chico Jericho menciptakan peluang bagus untuk Indonesia, tetapi tendangan terakhirnya gagal membuahkan hasil karena gangguan tiga pemain lawan.

China juga menunjukkan kegigihan, terutama pada menit ke-62 saat mendapatkan peluang berbahaya. Kiper Mike Rajasa berhasil menepis bola dengan tangan yang kuat, mencegah skor imbang. Sementara itu, Farik Rizqi memberikan lemparan jauh pada menit ke-67, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena handball oleh pemain Indonesia. Kesempatan lain tercipta di menit ke-78, saat Baker memberikan umpan panjang yang diubah menjadi peluang untuk menembus pertahanan China, namun tendangan Baker menyamping gawang.

Semangat permainan Indonesia semakin berkobar di menit-menit akhir. Setelah upaya berulang kali dilakukan, keunggulan Garuda Muda akhirnya tercipta di menit ke-87. Keanu Sanjaya, yang diberi umpan dari Baker, menyambar bola dengan sempurna dan memasukkan gol ke gawang China. Momen ini menjadi penentu kemenangan, mengingat China berusaha keras untuk menyamakan skor hingga wasit meniup peluit akhir.

Hasil ini memberikan peluang besar bagi Indonesia untuk melangkah ke babak perempat final. Dengan kemenangan 1-0, Garuda Muda berada di posisi kedua Grup B, mengumpulkan tiga poin. Kekalahan China menjadi kemenangan bagi Indonesia, sekaligus memberikan kepercayaan diri yang lebih tinggi sebelum pertandingan berikutnya. Dalam grup yang sama, Jepang juga meraih kemenangan 3-1 atas Qatar, membuat mereka unggul selisih gol dari Indonesia.

Sebelumnya, Indonesia menghadapi tantangan dalam menghadapi tim yang dianggap kuat. China, sebagai salah satu pemain kunci dalam babak penyisihan, memperlihatkan kecepatan dan akurasi serangan yang mengancam. Tapi ketatnya pertahanan Indonesia dan kepercayaan diri yang semakin meningkat membuat mereka mampu mengatasi tekanan tersebut. Pemain-pemain muda Garuda Muda terbukti cukup tangguh, terutama dalam menjaga keunggulan di menit-menit akhir.

Kemajuan Timnas U17 Indonesia di Piala Asia

Kemenangan atas China bukan hanya membawa poin, tapi juga menjadi bukti kemajuan timnas U17 Indonesia di kancah Asia. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto mengakui bahwa performa anak asuhnya menunjukkan peningkatan signifikan dari pertandingan sebelumnya. “Permainan hari ini lebih terarah, dan kami berusaha memanfaatkan setiap kesempatan yang muncul,” ujarnya dalam wawancara setelah pertandingan.

Dalam laga ini, Mathew Baker dan Mike Rajasa menjadi pilar utama. Baker menunjukkan kompetensi sebagai bek tengah dengan beberapa penyelamatan penting, sementara Rajasa menepis bola dari lawan dengan sangat baik. Kombinasi antara pertahanan yang solid dan serangan yang diselaraskan menunjukkan bahwa Indonesia siap bersaing di Piala Asia U17.

Sementara itu, penampilan Farik Rizqi dan Chico Jericho menarik perhatian. Meski mereka belum bisa mencetak gol, kedua pemain memberikan kontribusi penting dalam membangun serangan. Rizqi, yang dikenal sebagai striker andalan, sempat menciptakan peluang yang bisa berujung ke gol, tapi wasit menganggapnya tidak valid. Jericho, di sisi lain, tampil cukup aktif di babak pertama, meski kesulitan mempertahankan keseimbangan saat menembus pertahanan.

Pertandingan melawan Qatar akan menjadi ujian berikutnya bagi Indonesia. Dalam laga tersebut, Garuda Muda akan mencoba memperkuat dominasi mereka, sekaligus mengejar peluang untuk meraih posisi terbaik di Grup B. Sementara itu, Jepang akan melawan China pada waktu yang sama, Sabtu (9/5) pukul 23.00 WIB, dalam pertandingan yang dinanti-nanti oleh banyak pihak.

Hasil kemenangan ini memberikan semangat baru bagi Indonesia untuk terus membangun performa. Dengan basis pemain muda yang sangat potensial, Garuda Muda berharap bisa memperlihatkan permainan yang lebih matang di babak penyisihan grup. Keanu Sanjaya, yang menjadi penentu kemenangan, menunjukkan kemampuan teknis dan mental yang sangat baik, memperkuat harapan timnas U17 bisa berjaya di Piala Dunia U17 2026 yang akan dihelat di Qatar.

Di sisi lain, China harus menerima kekalahan setelah upaya mereka gagal mengubah skor. Meski sempat mendominasi pertandingan, mereka gagal mencetak gol di menit-menit akhir. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu beradaptasi dengan berbagai strategi yang diterapkan oleh lawan. Pemain-pemain Garuda Muda terus memperlihatkan potensi mereka, dengan harapan bisa melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Timnas U17 Indonesia akan menghadapi Qatar pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB. Pertandingan ini menjadi penentu untuk mengamankan posisi puncak di Grup B. Sementara itu, Jepang akan bertemu dengan China pada waktu yang sama, menambahkan ketegangan di babak penyisihan. Kemenangan atas China di hari pertama menunjukkan bahwa Indonesia siap menghadapi tantangan berat di babak berikutnya, dengan semangat yang lebih berkobar.

Kombinasi taktik defensif dan ofensif yang diterapkan oleh Garuda Muda menunjukkan pers