Kebijakan Baru: DKI kemarin, pelantikan pejabat hingga upaya penanganan limbah kerang
Pelantikan Pejabat dan Upaya Penanganan Limbah Kerang di Jakarta
Rabu (15/4) menjadi hari bersejarah bagi ibu kota Jakarta dengan berbagai kegiatan penting. Salah satunya adalah pelantikan sebelas pejabat baru di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk jabatan Wali Kota Jakarta Selatan yang baru. Acara ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota.
“Pemerintah DKI Jakarta baru saja melantik pejabat tinggi pratama. Surat pelantikan ini sudah sesuai dengan ketentuan,” ujar Pramono.
Kolaborasi dengan UI untuk Pengolahan Limbah Kerang
Dalam upaya menjaga lingkungan, Pemprov DKI Jakarta melakukan kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk mengelola limbah kerang di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara. Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI, Suharini Eliawati, menjelaskan bahwa bahan-bahan limbah tersebut akan diubah menjadi produk bernilai guna.
“Limbah kerang akan dimanfaatkan menjadi berbagai produk, mulai dari paving block hingga suvenir,” kata Suharini.
Peningkatan Kesiapsiagaan terhadap KLB Keracunan Pangan
Pemprov DKI Jakarta juga meningkatkan kesiapsiagaan jajaran instansi terkait, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan, untuk menghadapi kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI, Sri Puji Wahyuni, menjelaskan pentingnya kesiapan tim saat kejadian.
“Kesiapsiagaan tim pada saat kejadian merupakan faktor penting dalam sistem kewaspadaan dan respon terhadap KLB keracunan pangan,” tutur Sri Puji Wahyuni.
Pembangunan Dua Flyover Baru hingga 2030
Pemprov DKI Jakarta merencanakan pembangunan dua jalan layang baru, yaitu di Jalan Latumenten, Jakarta Barat, dan Bintaro Puspita. Proyek ini diharapkan memperbaiki keselamatan dan kelancaran lalu lintas di perlintasan kereta api. Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga, mengatakan lokasi dipilih dari tujuh daerah yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Dua flyover ini dipilih dari tujuh lokasi yang sudah dimasukkan dalam RPJMD,” ujar Nirwono Joga.
Pembersihan Sungai dan Ikan Sapu-Sapu pada Jumat
Pemprov DKI Jakarta juga mengumumkan rencana pembersihan sungai dan saluran air, serta fokus pada ikan sapu-sapu, yang akan dijalankan pada Jumat (17/4). Gubernur DKI Pramono Anung mengungkapkan alasan pembersihan ikan tersebut.
“Kenapa ikan ini harus dibersihkan? Karena memang sudah merusak. Dan dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium memiliki kadar batas di atas 0,3 miligram. Dia lebih dari itu, sehingga sangat berbahaya kalau dikonsumsi,” kata Pramono.


