Rekrutmen 5.476 pengelola Kampung Nelayan Merah Putih resmi dibuka
Rekrutmen 5.476 Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih Dibuka
Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan perekrutan nasional sebanyak 5.476 formasi khusus untuk pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hari ini, Rabu. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan bahwa seleksi dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel tanpa adanya pungutan biaya.
Dalam jumpa pers di Jakarta, dia menegaskan bahwa seluruh proses hanya melalui situs resmi phtc.panselnas.go.id. “Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan, itu dianggap penipuan,” ujarnya. Kriteria peserta meliputi lulusan D3, D4, dan S1 dari berbagai jurusan dengan usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75.
“Tidak ada jalur khusus, tidak ada titipan, dan tidak ada biaya. Semua proses hanya melalui kanal resmi,” tutur Zulkifli Hasan. Ia juga menekankan bahwa penempatan akan lebih mengutamakan warga lokal. “Jika dua kandidat memiliki nilai serupa, maka yang dipilih adalah dari wilayah terdekat,” tambahnya.
Sejumlah 30.000 formasi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga dibuka dalam skema yang sama, yaitu di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara. Peserta yang lolos akan ditempatkan sebagai pegawai BUMN dengan kontrak kerja selama dua tahun.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDMKP) Nyoman Radiarta menjelaskan bahwa perekrutan mencakup empat posisi utama: manajer, kepala produksi, penjamin mutu, dan administrator keuangan. “Posisi manajer membutuhkan minimal lulusan D4, sementara kepala produksi, penjamin mutu, dan administrator keuangan terbuka bagi lulusan D3,” katanya.
Pemerintah menargetkan 1.300 Kampung Nelayan Merah Putih selesai dibangun akhir tahun ini. Pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2026 melalui platform yang ditentukan.


