Kebijakan Baru: Pemerintah imbau jamaah umrah tunda keberangkatan ke Tanah Suci

Ads
RumahBerkat - Post

Pemerintah Imbau Jamaah Umrah Tunda Perjalanan ke Tanah Suci

Kementerian Haji dan Umrah Indonesia memberikan arahan agar calon jamaah umrah yang akan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat menunda keberangkatannya. Kebijakan ini diambil mengingat kondisi keamanan di wilayah Timur Tengah yang terus berubah dan tidak stabil. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa imbauan ini bertujuan memastikan keselamatan warga negara.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya meningkat, kami menyarankan jamaah umrah yang berencana berangkat segera menunda perjalanan mereka,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Minggu.

Pemerintah juga meminta jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi serta keluarga di Tanah Air tetap tenang dan tidak gundah. Koordinasi terus dilakukan dengan otoritas Arab Saudi, maskapai penerbangan, dan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk menangani jamaah yang mengalami penundaan kepulangan.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Wamenhaj menegaskan bahwa upaya pemantauan terhadap situasi keamanan tengah dijalankan. “Kami berharap kondisi segera kembali normal. Pemerintah akan terus mengawasi perkembangan dan mengambil langkah yang diperlukan demi kenyamanan jamaah,” tambahnya.

Imbauan tersebut juga diberikan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum diverifikasi. Semua pihak diminta merujuk pada sumber resmi pemerintah untuk menghindari kebingungan dan keresahan di kalangan masyarakat.

Ads
RumahBerkat - Post

Persiapan Ibadah Haji 1447 H/2026 M Tetap Berjalan Normal

Kementerian Haji dan Umrah menjamin bahwa penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak terganggu. Tahapan perencanaan dan komunikasi dengan pihak terkait masih berlangsung sesuai jadwal. Wamenhaj menyatakan bahwa upaya penyesuaian terhadap jadwal umrah akan diupayakan secara optimal.