Diumumkan: AS desak Pakistan untuk bujuk Iran setujui gencatan
AS desak Pakistan untuk bujuk Iran setujui gencatan
Laporan dari The Financial Times, Selasa (8/4), menyebutkan bahwa Amerika Serikat menekankan kepada Pakistan selama beberapa minggu untuk menyerahkan tekanan pada Iran agar menyetujui gencatan senjata. Menurut sumber-sumber, presiden AS Donald Trump meminta tindakan ini sejak 21 Maret, dengan tujuan mengembalikan akses ke Selat Hormuz yang sempat tertutup karena kenaikan harga minyak global.
Dalam upayanya, AS dan Pakistan percaya bahwa Iran lebih mungkin menerima proposal jika disampaikan oleh Islamabad, negara tetangga yang tetap netral sejak awal konflik. Sebelumnya, pada akhir Februari, AS dan Israel melakukan serangan terhadap beberapa target di Iran, termasuk Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban di kalangan warga sipil. Sebagai balasan, Iran menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.
Eskalasi tersebut menghambat pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur utama distribusi minyak dan LNG. Akibatnya, harga bahan bakar meningkat di banyak negara. Pada hari Senin (7/4), Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dan menyatakan Iran setuju membuka Selat Hormuz kembali. Menurut laporan, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran akan memulai pembicaraan dengan AS di Islamabad pada Kamis (10/4).
“Iran juga telah setuju untuk membuka Selat Hormuz,” kata Trump.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti



