Simak lagi warta soal pertunjukan BIGBANG – regulasi rokok elektronik

Siaran Berita Terkini: BIGBANG, Regulasi Rokok Elektronik, dan Penjualan Mobil

Jakarta, pada Senin (13/4), Kanal Hiburan, Gaya Hidup, Teknologi, dan Otomotif ANTARA membahas berbagai isu terkini, termasuk penampilan BIGBANG di festival musik Coachella, dampak rokok elektronik, kepatuhan platform digital terhadap PP Tunas, serta perkembangan penjualan kendaraan bermotor. Berikut ringkasan berita terkini yang bisa disimak kembali di pagi hari ini.

BIGBANG Tampil di Coachella, Mengakhiri Pergiannya

Grup K-pop BIGBANG kembali memperkuat kehadirannya di panggung musik global dengan berpartisipasi dalam Coachella Valley Music and Art Festival 2026. Tiga anggota utama, yaitu G-Dragon, Taeyang, dan Daesung, mengisi waktu kurang dari satu jam pada Minggu (12/4) di California, Amerika Serikat. Pertunjukan ini menandai babak baru dalam karier mereka setelah beberapa waktu vakum.

Risiko Rokok Elektronik dan Kebutuhan Regulasi yang Ketat

Menurut Prof. Agus Dwi Susanto, anggota Dewan Eksekutif Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), rokok elektronik atau vape mengandung nikotin yang berpotensi menyebabkan ketergantungan. Selain itu, zat-zat seperti formaldehida dan asetaldehida, serta bahan toksik lainnya, bisa memicu terjadinya peradangan dan meningkatkan risiko kanker. Ia menekankan perlunya penguatan aturan penggunaan vape, mengingat akses ke produk tersebut semakin mudah dan promosinya semakin intensif.

“Komponen utama vape bisa memicu adiksi hingga risiko kanker,” ujar Prof. Agus Dwi Susanto.

Pemerintah Tunggu Respons Platform Digital Terhadap PP Tunas

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid mengatakan pemerintah masih menunggu respons dari TikTok, Roblox, dan Google hingga Selasa (14/4) untuk memastikan mereka memenuhi kewajiban sesuai PP Tunas. Regulasi ini mencakup aturan mengenai konten digital yang memengaruhi kebiasaan masyarakat.

Penjualan Mobil Teratas: BYD dan Jaecoo Masuk Daftar 10 Besar

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, BYD dan Jaecoo berhasil masuk dalam daftar 10 produsen mobil dengan penjualan terbanyak di kuartal pertama tahun 2026. BYD menduduki peringkat keenam dengan total penjualan 10.265 unit dan pangsa pasar 4,8 persen, sementara Jaecoo berada di posisi kedelapan dengan 7.927 unit dan 3,7 persen pangsa pasar.