Agenda Utama: Prabowo bertemu empat mata dengan Macron bahas isu bilateral-global

Prabowo Bertemu Macron di Paris untuk Diskusi Bilateral dan Global

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan pribadi dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Prancis, Selasa (14/4) siang waktu setempat. Pertemuan tersebut fokus pada penguatan kerja sama bilateral di beberapa sektor strategis, serta berbagi pandangan terkait perkembangan dinamika internasional.

Kedatangan Prabowo di Istana Élysée diiringi upacara kehormatan oleh pasukan Prancis, yang menampilkan pertunjukan musik sebagai bagian dari tradisi. Macron menunggu di lobi istana sebelum menyambut tamunya di pelataran gedung. Keduanya saling berpelukan dan berjabat tangan sebelum memasuki ruangan. Saat menuju Les Salon des Portraits, mereka melakukan percakapan ringan, diikuti dengan sesi foto di depan pintu masuk.

Forum Strategis untuk Kerja Sama dan Perspektif Global

Sekretariat Kepresidenan Indonesia dalam siaran resminya, yang diterbitkan di Jakarta pada Rabu, menyatakan pertemuan Prabowo dan Macron bertindak sebagai forum strategis untuk memperkuat kolaborasi bilateral. “Pertemuan tersebut memberikan kesempatan bagi kedua pemimpin untuk bertukar pandangan mengenai dinamika global yang sedang berubah,” tulis siaran resmi.

“Selain mempererat kerja sama dengan pemerintah Prancis, Presiden juga menyampaikan pandangan Indonesia terkait stabilitas dan perdamaian dunia,” kata Sekretariat Presiden dalam siarannya.

Setelah selesai berdiskusi, Macron mengundang Prabowo untuk makan siang. Acara ini dianggap sebagai bagian dari diplomasi tingkat tinggi untuk memperdalam hubungan antarpemimpin dan membangun fondasi kemitraan. Dalam rangkaian kunjungan resmi ke Prancis, Prabowo didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Teddy menjelaskan bahwa pertemuan ini menjadi momen penting bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis mengenai isu global, seperti perang Iran versus Amerika Serikat dan konflik zionis Israel. “Pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menjelaskan posisi Indonesia dalam menjaga kestabilan dan mendorong perdamaian,” ujarnya.

Kunjungan Prabowo ke Paris kali ini merupakan yang kedua pada tahun 2026, setelah pertemuan pertama pada 23 Januari. Pada kunjungan sebelumnya, Prabowo menerima undangan Macron dan berjumpa selama 2,5 jam di Élysée Palace, yang diakhiri dengan jamuan malam.