Lifestyle

Pengacara Bahas Peluang Ruben Onsu Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Pengacara Bahas Peluang Ruben Onsu Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah Betrand Peto's Instagram Posts Trigger Legal Considerations Pengacara Bahas Peluang

Desk Lifestyle
Published Juni 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Pengacara Bahas Peluang Ruben Onsu Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah

Betrand Peto’s Instagram Posts Trigger Legal Considerations

Pengacara Bahas Peluang Ruben Onsu Rebut – Jakarta, Beritasatu.com – Pernyataan Betrand Peto, yang kerap dikenal sebagai Onyo, melalui postingan di akun Instagram pribadinya mengenai perlakuan Sarwendah dan keluarganya terhadap anak-anaknya memicu Ruben Onsu untuk lebih serius menggugat hak asuh anak dari mantan istrinya. Pernyataan tersebut dianggap sebagai tanda bahwa kondisi anak-anak tidak lagi stabil, sehingga memperkuat niat Ruben untuk memperjuangkan hak sebagai ayah kandung.

“Kalau memang apa yang dikatakan oleh Onyo dalam unggahannya itu benar, artinya ini sebenarnya adalah ‘lampu kuning’ untuk Ruben Onsu bahwa anak-anak tidak ada di tempat yang aman. Sehingga ada kemungkinan Ruben segera memperjuangkan hak asuh anaknya yang hari ini ada di tangan S (Sarwendah),” ungkap Minola dikutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Senin (15/6/2026).

Minola juga menyebutkan adanya indikasi bahwa pihak Sarwendah berusaha menghalangi hubungan anak-anak dengan Ruben Onsu secara sistematis. “Di sana diceritakan adanya pengaruh negatif, seperti tindakan kekerasan, pengucilan, serta penganiyaan verbal yang membuat Cici semakin menolak Ruben. Kurang lebih seperti itukanunggahannya kalau tidak salah, kalau seperti itu artinya mereka tidak ada di lingkungan yang nyaman saat ini,” tegasnya.

Legal Preparation Begins

Menurut Minola, pihaknya telah menerima izin langsung dari Ruben Onsu untuk memulai persiapan berkas gugatan. “Sekarang hal itu sudah tidak menjadi pertimbangan lagi. Ruben sudah meminta kami untuk mulai mempersiapkan dan mengajukan gugatan tersebut,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Ruben Onsu telah memutuskan untuk bertindak secara serius, dengan mempercayakan tim hukumnya untuk mengurus proses formal.

Pengacara menyatakan bahwa berkas gugatan akan segera didaftarkan jika semua dokumen telah lengkap. “Kalau berkasnya sudah selesai, maka kita akan langsung ajukan ke pengadilan. Jika selesai minggu depan, maka pengajuan akan dilakukan pada hari yang sama,” jelas Minola. Ini menegaskan bahwa waktu menjadi faktor kritis dalam proses tersebut, dengan target penyelesaian berkas dalam tempo seminggu.

Background and Implications

Sebelumnya, perselisihan antara Ruben Onsu dan Sarwendah telah memicu berbagai polemik dalam keluarga. Beberapa waktu lalu, Betrand Peto, anak pertama Ruben dan Sarwendah, mengungkapkan perasaannya terhadap pengasuhan yang diterimanya. Pernyataan itu menimbulkan perdebatan antara kedua pihak, dengan Ruben berargumen bahwa anak-anak perlu diberi pengasuhan yang lebih seimbang.

Menurut Minola, pengakuan Betrand Peto menjadi bukti bahwa hubungan antara Ruben dan anak-anak sedang mengalami perubahan. “Anak-anak secara tidak langsung mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap lingkungan yang dianggap tidak mendukung pertumbuhan emosional dan psikologis,” ujarnya. Pengacara menekankan bahwa gugatan ini bukan sekadar tuntutan hukum, tetapi juga upaya untuk memperkuat posisi Ruben sebagai figur utama dalam kehidupan anak-anak.

Steps and Timeline

Proses gugatan akan dimulai dengan pemeriksaan dokumen yang dibutuhkan untuk memenuhi syarat pengajuan ke pengadilan. Minola menyebut bahwa tim hukumnya sedang bergerak cepat untuk mengumpulkan bukti-bukti yang relevan, termasuk saksi, laporan psikolog, dan catatan kehidupan anak-anak selama berada di bawah pengasuhan Sarwendah. “Kami sedang fokus pada data yang dapat membuktikan ketidakamanan lingkungan anak-anak saat ini,” katanya.

Dalam beberapa hari terakhir, ruben Onsu dan tim hukumnya telah intensif berdiskusi mengenai strategi yang akan diambil. Minola menuturkan bahwa semua pihak sudah sepakat untuk menetapkan jadwal pengajuan gugatan, dengan harapan kasus ini dapat diselesaikan dalam waktu singkat. “Kami berharap pengadilan dapat memutuskan dengan cepat agar anak-anak tidak terlalu lama berada dalam situasi yang tidak pasti,” tambahnya.

Public and Legal Reactions

Kasus ini telah menarik perhatian publik, terutama dalam lingkaran keluarga besar Ruben Onsu. Beberapa netizen mengapresiasi langkah yang diambil, sementara yang lain mengkritik Sarwendah atas pengasuhan yang dianggap kurang optimal. Meski demikian, Minola menegaskan bahwa fokus utama adalah pada kepentingan anak-anak, bukan pada perdebatan personal.

Sebagai kuasa hukum, Minola memastikan bahwa semua prosedur dilakukan dengan benar dan terbuka. “Kami tidak hanya menggantungkan pada pengakuan Betrand Peto, tetapi juga pada bukti-bukti yang lain. Semua akan dijelaskan secara jelas saat berkas gugatan disampaikan,” jelasnya. Ini menunjukkan bahwa tim hukum Ruben Onsu bersiap menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul dari pihak Sarwendah.

Kasus hak asuh ini juga menjadi momentum untuk mengulik dinamika hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah sejak pernikahan mereka berakhir. Dalam beberapa tahun terakhir, keduanya sering kali terlibat dalam kontroversi, baik melalui media sosial maupun berita. Minola menganggap bahwa keputusan ini adalah bagian dari proses penyelesaian yang lebih luas.

Sebagai penutup, Minola menekankan bahwa pengajuan gugatan adalah langkah logis setelah memperoleh bukti-bukti yang memadai. “Ruben Onsu mempercayakan kami sepenuhnya, dan kami akan berupaya agar keputusan ini memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak,” pungkasnya. Dengan langkah ini, Ruben Onsu berharap dapat memperoleh hak asuh yang lebih lengkap, yang sebelumnya dipegang oleh Sarwendah.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News dan ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu.

Leave a Comment