Lifestyle

Key Strategy: Tren Drakor Multi-Season Jadi Andalan Baru Industri Hiburan Korsel

eason Jadi Andalan Baru Industri Hiburan Korsel Key Strategy - Dalam industri hiburan Korea Selatan, format drama Korea (drakor) berbasis multi-musim mulai

Desk Lifestyle
Published Juni 15, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Tren Drakor Multi-Season Jadi Andalan Baru Industri Hiburan Korsel

Key Strategy – Dalam industri hiburan Korea Selatan, format drama Korea (drakor) berbasis multi-musim mulai menjadi strategi yang diterapkan secara luas. Sebelumnya, kebanyakan drama hadir dalam satu musim dengan cerita yang selesai dalam belasan episode. Namun, kini berbagai produser, stasiun televisi, dan platform streaming semakin memilih mengembangkan serial populer ke musim berikutnya. Perubahan ini dianggap sebagai respons terhadap peningkatan biaya produksi serta persaingan yang ketat di industri hiburan. Dengan memperpanjang serial yang telah memiliki basis penonton besar, produser diharapkan bisa mengurangi risiko kegagalan dibandingkan mengembangkan proyek baru dari awal.

Kemunculan Format Multi-Season sebagai Strategi Berkelanjutan

Kebiasaan menghadirkan drama dalam lebih dari satu musim tidak hanya menjadi tren, tetapi mulai dianggap sebagai model produksi yang wajar. Salah satu stasiun televisi yang aktif menerapkan pendekatan ini adalah SBS. Kesuksesan drakor medis Dr Romantis pada 2016 dianggap sebagai awal dari strategi serialisasi. Drama tersebut mencapai rating puncak 28,4%, yang menjadi motivasi bagi SBS untuk melanjutkan beberapa judul lain ke musim kedua. Contoh kesuksesan termasuk The Fiery Priest, The Penthouse: War in Life, dan Taxi Driver, yang membantu memperkuat posisi stasiun ini di pasar drama Korea.

“Yang membuat drama berseri SBS berhasil adalah kombinasi pembangunan dunia yang kuat, karakter yang menarik, dan cerita yang menghadirkan keadilan bagi para tokohnya,” ujar Kim Ki-seul, Kepala Program SBS, melansir Korea Times pada Senin (15/6/2026).

Kim menekankan bahwa keberhasilan drakor berseri tidak hanya bergantung pada popularitas, tetapi juga pada kemampuan membangun dunia cerita yang memikat dan karakter yang mampu mempertahankan keterikatan emosional penonton. Strategi ini juga diadopsi oleh platform streaming global seperti Netflix dan Disney+. Misalnya, Squid Game, Weak Hero, Bloodhounds, dan All of Us Are Dead terus dikembangkan ke musim berikutnya. Sementara itu, Disney+ tengah mempersiapkan musim kedua Moving, yang sebelumnya mendapat tanggapan positif di pasar internasional.

Perkembangan drakor multi-season terkait erat dengan pertimbangan bisnis. Serial yang sukses di musim pertama dianggap memiliki potensi lebih besar untuk mempertahankan penonton dibandingkan proyek baru yang belum teruji. Fenomena ini juga didukung oleh adaptasi novel dan webtoon populer menjadi drama, yang membawa komunitas pembaca besar ke layar. Produksi yang sudah memiliki basis penonton jelas menawarkan kepastian dalam hal penjualan dan pemasaran.

Kritik dan Tantangan dalam Model Multi-Season

Menurut kritikus drama sekaligus profesor dari Chungnam National University, Yoon Suk-jin, format multi-season membuat proses produksi lebih efisien karena elemen-elemen utama seperti karakter dan dunia cerita sudah terbukti diminati. Namun, ia menyoroti bahwa keberhasilan musim pertama tidak selalu menjamin kesuksesan musim berikutnya. Tantangan terbesar berada pada kemampuan kreator untuk menjaga kualitas cerita agar tetap segar dan relevan. Contohnya, banyak serial Barat dirancang sejak awal untuk beberapa musim, sementara drakor Korea sering kali memutuskan melanjutkan produksi setelah menemukan respons positif dari penonton.

“Pada masa lalu, banyak proyek sekuel gagal terlaksana karena kendala jadwal atau negosiasi honor pemain utama. Namun, perlambatan industri drama saat ini membuat para aktor lebih bersedia kembali untuk musim berikutnya,” jelas Yoon Suk-jin.

SBS telah mengonfirmasi beberapa drakor yang akan berlanjut ke musim kedua. Salah satunya adalah Flex X Copy, yang dibintangi Ahn Bo-hyun sebagai pewaris konglomerat yang menjadi detektif. Drama hukum Good Partner, karya Choi Yu-na berdasarkan pengalaman nyata, juga akan kembali. Selain itu, produksi musim kedua The Judge from Hell, dengan Park Shin-hye, sedang berlangsung. Penerapan format ini menunjukkan komitmen industri hiburan Korea Selatan untuk mengembangkan konten yang mampu bertahan di pasar yang dinamis.

Perkembangan drakor multi-season juga memengaruhi interaksi antara produser dan aktor. Dengan keberhasilan musim pertama, aktor lebih mungkin kembali berperan, karena kepastian penonton yang tinggi. Namun, ini membutuhkan kesepahaman antara seluruh tim kreatif untuk memastikan alur cerita tetap konsisten dan menarik. Tren ini menunjukkan pergeseran dari model produksi tradisional ke pendekatan yang lebih strategis, dengan fokus pada kelangsungan kisah dan pembangunan karakter yang kompleks.

Menurut analisis industri, format multi-season mendorong kreativitas dalam mengembangkan cerita yang lebih dalam dan memperkaya dunia fiksi. Namun, ada risiko bahwa pengulangan elemen yang sama bisa membuat penonton merasa bosan. Untuk mengatasi ini, produser sering kali memperkenalkan elemen baru atau menyesuaikan narasi agar tetap memikat. Fenomena ini juga mencerminkan adaptasi industri terhadap preferensi penonton yang semakin menginginkan konten yang lebih panjang dan kompleks.

Drakor multi-season kini menjadi pilar utama dalam industri hiburan Korea Selatan, dengan kontribusi dari berbagai pihak, termasuk produser, stasiun televisi, dan platform streaming. Meskipun ada tantangan, model ini dianggap efektif dalam mengurangi risiko kegagalan, mengoptimalkan anggaran, dan membangun konsistensi kualitas. Dengan terus berkembangnya tren ini, drakor berbasis multi-musim diharapkan bisa menjadi salah satu bentuk hiburan yang paling stabil dan diminati secara global.

Dalam konteks ini, Korsel mencoba mengimbangi antara inovasi dan kesederhanaan. Produser yang memilih format multi-season berusaha menjaga keseimbangan antara eksplorasi cerita baru dan pengulangan elemen yang sukses. Meski demikian, keberhasilan jangka panjang masih bergantung pada kemampuan tim kreatif untuk tetap memperkaya narasi dan menawarkan pengalaman menonton yang unik. Dengan demikian, drakor multi-season bukan hanya sekadar tren, tetapi bagian dari evolusi industri hiburan yang terus bergerak sesuai dengan dinamika pasar dan preferensi penonton.

Leave a Comment