Yang Terjadi Saat: Disney mulai pangkas 1.000 pekerjaan

Disney mulai pangkas 1.000 pekerjaan

Dalam langkah strategis awalnya, Disney, perusahaan hiburan dan media besar Amerika Serikat, mulai melakukan pengurangan karyawan hingga 1.000 orang. Tindakan ini dilakukan di bawah kepemimpinan CEO baru, Josh D’Amaro, sebagai bagian dari upaya menyederhanakan operasional dan meningkatkan efisiensi.

“Disney telah mengalami berbagai transformasi selama beberapa tahun belakangan ini, baik secara internal maupun di seluruh sektor industri hiburan,” tulis D’Amaro dalam surat pernyataan yang diterima oleh berbagai media. “Kami sedang mengevaluasi ulang cara mengelola sumber daya untuk menciptakan tim yang lebih gesit dan teknologi-terdukung, sesuai dengan tuntutan pasar masa depan.”

Menurut laporan dari Los Angeles Times, perusahaan ini menargetkan pengurangan posisi kerja di beberapa area kritis, termasuk studio televisi dan film, ESPN, unit produk teknologi, serta fungsi pemasaran dan korporat. Jumlah karyawan yang terkena dampak diperkirakan tidak melebihi 1 persen dari total tenaga kerja sekitar 230.000 orang.

Langkah ini merupakan respons terhadap tantangan industri, terutama penurunan keuntungan dari layanan streaming dibanding pendapatan siaran konvensional. D’Amaro juga menyoroti persaingan ketat dari perusahaan teknologi besar yang memengaruhi pendapatan box office. “Kita perlu terus menyesuaikan strategi agar tetap kompetitif dalam dunia yang berubah cepat,” tambahnya.