Lifestyle

Key Strategy: Alasan Onyo Minta Giorgio Bangun Rumah untuk Sarwendah

Alasan Onyo Minta Giorgio Bangun Rumah untuk Sarwendah Konflik Rumah Tangga dan Permintaan dari Anak Angkat Key Strategy - Dari Jakarta, Beritasatu.com

Desk Lifestyle
Published Juni 7, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Alasan Onyo Minta Giorgio Bangun Rumah untuk Sarwendah

Konflik Rumah Tangga dan Permintaan dari Anak Angkat

Key Strategy – Dari Jakarta, Beritasatu.com melaporkan – Ruben Onsu dan Sarwendah, pasangan selebriti yang dikenal dengan kehidupan pribadi yang sering menjadi sorotan publik, kembali menghadapi gelombang kontroversi. Perseteruan antara kedua orang tua angkat Betrand Peto, yang juga merupakan anak pertama mereka, semakin memanas akibat campur tangan pihak luar. Onyo, selaku putra dari keduanya, secara terbuka menyampaikan pendapatnya untuk memperjelas konflik tersebut. Menurutnya, kehadiran Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah, yang dianggap ikut campur dalam urusan rumah, telah memperumit situasi.

“Ini dari hatiku, aku cuma mau bilang, untuk pasangannya Bunda, aku sebagai anak cowoknya Bunda cuma mau bilang. Biarenggakada lagi permasalahan tentang rumah ini, aku saraninbikinrumah untuk Bunda,” ujar Onyo dikutip dari kanal YouTube Selebrita, Jumat (5/6/2026).

Onyo menjelaskan bahwa dengan adanya rumah pribadi Sarwendah, konflik yang terjadi seputar biaya pembangunan dan pengelolaan properti bisa diminimalkan. Sebagai anak, ia berharap Giorgio bisa mengambil peran aktif dalam membangun rumah tersebut, agar hubungan antara Sarwendah dan Ruben tidak semakin retak. Menurutnya, pembangunan rumah menjadi salah satu isu yang paling banyak memicu perdebatan di antara kedua orang tua angkatnya.

“Biar Bundanya juga nyaman. Biarenggakada perdebatan lagi tentang rumah, coba bikin rumah buat Bunda dan juga biar Bundanya juga senang karena aku juga ikut, aku paham siapa yang bangun rumah ini,” tambahnya.

Onyo menekankan bahwa keberadaan rumah pribadi Sarwendah bisa menjadi langkah positif untuk mewujudkan keharmonisan dalam keluarga. Ia berpendapat bahwa rumah yang dibangun oleh Giorgio akan membuat Sarwendah merasa lebih dihargai dan nyaman, sementara Ruben yang telah membiayai rumah sebelumnya tidak perlu terlibat dalam permasalahan yang sama. Dengan adanya rumah baru, Onyo berharap bisa menyelesaikan konflik yang telah berlarut-larut.

Perspektif Onyo sebagai Anak dalam Konflik Keluarga

Sumber informasi menyebutkan bahwa Onyo secara terbuka menyampaikan harapannya untuk meringankan beban Sarwendah. Ia menilai, rumah pribadi bisa menjadi simbol kebebasan dan kenyamanan, terutama bagi seorang ibu yang selama ini dianggap menghabiskan banyak waktu dan energi untuk kebutuhan rumah tangga. Onyo juga mengungkapkan bahwa keberadaan Giorgio bisa menjadi penyelesaian masalah, selama ia bersedia mengambil tanggung jawab atas pembangunan rumah tersebut.

“Aku mohon untuk orang-orang siapa pun itu yang lagi sama Bunda. Jangan ikut campur masalah rumah tangga. Aku pun sebagai anaknyaenggakikut campur. Semoga cepat kelar ini permasalahannya. Balik lagi jangan ikut campur, maupun itu saudara kandung atau apa pun itu jangan ikut campur,” pungkas Onyo.

Permintaan Onyo ini sekaligus menunjukkan bahwa ia ingin memperkuat posisi Sarwendah dalam keluarga. Dengan membangun rumah sendiri, Sarwendah bisa memiliki ruang yang lebih privat dan terpisah dari konflik yang terjadi di antara suaminya dan kekasihnya. Onyo juga berharap bahwa keputusan ini bisa memberikan solusi jangka panjang, bukan hanya sebagai perbaikan sementara. Ia menyatakan bahwa rumah menjadi salah satu aset yang penting dalam kehidupan keluarga, dan peran Giorgio dalam pembangunannya bisa menjadi pengakuan terhadap pengaruhnya sebagai pasangan Sarwendah.

Beberapa Kontroversi yang Mengiringi Hubungan Ruben dan Sarwendah

Sebelumnya, hubungan antara Ruben Onsu dan Sarwendah sempat dihiasi dengan perdebatan di media sosial. Beberapa penggemar Ruben menganggap Sarwendah terlalu banyak mengambil peran dalam urusan rumah, sementara penggemar Sarwendah menilai Ruben kurang memperhatikan kebutuhan ibu angkatnya. Onyo, sebagai anak mereka, turut merasa terbebani oleh situasi ini. Ia berharap bahwa Giorgio bisa menjadi pihak ketiga yang netral dan membantu meredakan ketegangan tersebut.

Kehadiran Giorgio Antonio dianggap sebagai faktor pendorong konflik karena ia berada dalam hubungan asmara dengan Sarwendah. Dalam beberapa kesempatan, Giorgio sering memasukkan pernyataan yang menimbulkan polemik, termasuk mengenai kontribusi Sarwendah terhadap pengelolaan keuangan rumah. Onyo menyampaikan bahwa ia ingin Giorgio lebih fokus pada hubungan dengan Sarwendah, bukan menjadi pihak yang memicu perdebatan terus-menerus.

Konten Berita Terkait

Simak berita dan artikel lainnya di Google News. Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu. – Kim Jong Un: Korea Utara Kembangkan Senjata Bawah Air Rahasia – Sempat Diduga Malapraktik, Polisi Bongkar Penyebab Wafatnya Hulk Hogan – Mobil Listrik China Tetap Bisa Masuk Pasar AS meski Banyak Hambatan – Harga Emas Antam Pekan Ini Alami Penurunan Rp 61.000 – Iran Tuntut AS Cairkan Aset Beku US$ 24 Miliar jika Ingin Berdamai – Bea Cukai Optimalkan Pemeriksaan Fisik Barang Impor – Koordinasi Kebijakan Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah – Indonesia Libas Oman dalam Garuda Championship 2026 – BPOM Temukan Jutaan Kosmetik Ilegal di Tangerang – Rupiah Tumbang, Ekonomi Terguncang – Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional – Negara yang Ikut Berkurban Membumikan “Opera” di Lintasan Khatulistiwa

Leave a Comment