Agenda Utama: Pemprov DKI terima 61.174 asprasi masyarakat dalam Musrenbang 2026

Pemprov DKI Jakarta Terima 61.174 Aspirasi Masyarakat dalam Musrenbang 2026

Jakarta – Selama Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026, Pemprov DKI Jakarta menerima total 61.174 usulan dari masyarakat, yang berasal dari berbagai tingkatan mulai dari kelurahan hingga kabupaten/kota. Menurut Atika Nur Rahmania, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, usulan tersebut terdiri dari 12.158 yang diterima antara 2-10 April lalu, serta 5.861 masukan langsung dari warga.

Musrenbang RKPD 2027 di Jakarta

Sebagai langkah lanjutan, Pemprov DKI mengadakan Musrenbang tingkat provinsi pada hari Kamis, yang bertujuan untuk membahas rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai sektor pemerintahan, dengan harapan pembahasan dapat dilakukan secara partisipatif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan warga.

“Kami menggunakan berbagai metode agar semua usulan dapat dielaborasi dalam rencana pembangunan tahun 2027,” kata Atika.

Selain itu, usulan dari reses DPRD DKI Jakarta juga turut diserap, sebanyak 43.155 masukan yang diharapkan bisa dimasukkan ke dalam RKPD 2027. Uus Kuswanto, Sekretaris Daerah DKI, menambahkan bahwa Musrenbang tingkat kota/kabupaten sebelumnya meminta seluruh perangkat daerah untuk memastikan alokasi anggaran sesuai dengan kebijakan pusat, visi daerah, dan isu strategis tahun ini. Ia juga menekankan pentingnya efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan dana, serta meningkatkan kerja sama lintas sektor.

“Kemudian, mengembangkan potensi kewilayahan sebagai pilar pertumbuhan baru untuk mendukung visi besar Jakarta sebagai kota global melalui pendekatan inovatif dan kolaboratif,” ujar Uus.

Pemprov DKI berharap, melalui forum Musrenbang, semua masukan dan kesepakatan yang dihasilkan dapat memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah, sehingga lebih efektif dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan masa depan.